GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDIP Tugaskan Ganjar di Pilkada 2024

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan mantan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo akan ditugaskan dalam Pilkada Serentak 2024.
Selasa, 14 Mei 2024 - 07:48 WIB
Ganjar Pranowo
Sumber :
  • Muhammad Bagas-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan mantan calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo akan ditugaskan dalam Pilkada Serentak 2024.

"Ya nanti akan ada penugasan-penugasan setidaknya di dalam pilkada ini," ujar Hasto di Gedung Galeri Nasional, Senin (13/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasto menyebut Ganjar akan membantu upaya-upaya pemenangan pilkada hingga mempersiapkan kader-kader melalui Sekolah Partai.

Sebab, kata dia, dulu Ganjar banyak berkecimpung di Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) dan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP.

"Karena latar belakang Pak Ganjar dulu banyak di Badiklat dan Baguna partai," terang dia. 

tvonenews

Sebagai informasi, Ganjar mengawali karier politiknya sebagai simpatisan PDIP. Dia terpilih sebagai anggota DPR RI pada 2004 dan 2013.

Setelah itu, Ganjar berhasil memenangkan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah pada 2013 dan 2018 yang mengantarkannya memimpin Jawa Tengah dua periode.

Kemudian, dia mengikuti Pilpres 2024 bersama Mahfud Md. Namun, mereka hanya mampu meraih 27.050.878 suara atau 16,47 persen dari suara sah.

Sementara itu, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memperoleh 96.214.691 suara atau 58,58 persen.

Kemudian, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memperoleh suara 40.971.906 atau 24,95 persen dari suara sah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo-Gibran memenangkan di 36 provinsi. Sedangkan, Anies-Muhaimin menang di 2 provinsi. Sementara itu, Ganjar-Mahfud tidak unggul di provinsi mana pun. 

Dengan demikian, secara aturan Prabowo-Gibran memenangkan Pilpres 2024 dalam 1 putaran. Adapun jumlah suara sah dalam rekapitulasi Pilpres 2024 ini sebesar 164.270.475. (ant/nsi) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPRD Surabaya Bahas Penonaktifan BPJS PBI JK dalam Audiensi dengan BPJS Kesehatan

DPRD Surabaya Bahas Penonaktifan BPJS PBI JK dalam Audiensi dengan BPJS Kesehatan

DPRD Kota Surabaya membahas penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) warga Surabaya dalam audiensi bersama BPJS Kesehatan.
Nasabah Kartu Kredit Laporkan Dugaan Premanisme Debt Collector ke Polrestabes Surabaya

Nasabah Kartu Kredit Laporkan Dugaan Premanisme Debt Collector ke Polrestabes Surabaya

Tan Yudianto Hartanu, 55 tahun, nasabah kartu kredit Bank Mega, melaporkan dugaan tindakan premanisme yang dialaminya kepada Polrestabes Surabaya.
Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, influencer saham yang didenda Rp5,35 miliar oleh OJK karena manipulasi perdagangan, dari edukator investasi hingga terseret pelanggaran pasar modal.
Tersingkir dari Skuad Manchester City, Manuel Akanji Bersyukur Temukan Ritme di Inter Milan

Tersingkir dari Skuad Manchester City, Manuel Akanji Bersyukur Temukan Ritme di Inter Milan

Bintang Manchester City, Manuel Akanji, buka suara soal kepindahannya ke Inter Milan. Bek asal Swiss itu mengakui proses transfernya berlangsung penuh tekanan.
Harga Emas Pegadaian 'Terbang' Hari Ini, UBS Naik Rp44.000 Jadi Rp3 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian 'Terbang' Hari Ini, UBS Naik Rp44.000 Jadi Rp3 Juta per Gram

Perlu dicatat, harga logam mulia di Pegadaian dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar.
Dwi Sasetyaningtyas Dikecam karena Pamer Anak Jadi WNA Inggris, LPDP Tegaskan Soal Tanggung Jawab Moral Penerima Beasiswa

Dwi Sasetyaningtyas Dikecam karena Pamer Anak Jadi WNA Inggris, LPDP Tegaskan Soal Tanggung Jawab Moral Penerima Beasiswa

Kontroversi bermula ketika Dwi Sasetyaningtyas mengunggah video di akun media sosialnya yang menampilkan surat resmi dari Home Office Inggris dan paspor Inggris milik anaknya. 

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT