News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Penikaman Imam Mushola di Jakbar Masih Berkeliaran, Polisi Gerak Cepat Lakukan Ini

Polisi membentuk tim khusus untuk memburu sosok misterius yang menikam imam mushola berinisial MS (71) di wilayah Kedoya Utara, pada Kamis (16/5) dini hari.
Jumat, 17 Mei 2024 - 23:34 WIB
Polisi bentuk tim khusus buru penikam imam mushala di Jakbar
Sumber :
  • Instagram @warga.jakbar

Jakarta, tvOnenews.com - Pelaku penikaman imam mushola di wilayah Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat masih berkeliaran.

Polisi membentuk tim khusus untuk memburu sosok misterius yang menikam imam mushola berinisial MS (71) di wilayah Kedoya Utara, pada Kamis (16/5) dini hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol. M Syahduddi saat ditemui di Jakarta, Jumat (17/5/2024).

"Penyidik gabungan dari Polres Jakbar dan Reskrim Kebon Jeruk sudah kita bentuk menjadi satu tim untuk sama-sama bergerak mencari keberadaan pelaku," ungkapnya. 

Hingga kini, polisi telah memeriksa tiga orang saksi terkait kasus penikaman yang menyebabkan MS tewas usai dilarikan ke rumah sakit.

"(Ada) tiga orang saksi," kata Syahduddi.

Selain itu, polisi juga telah memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian serta memeriksa jalur yang dilintasi oleh pelaku sebelum dan sesudah kejadian.

"Saat ini kita sedang melakukan proses penyelidikan dengan mengumpulkan petunjuk maupun bukti-bukti, keterangan saksi-saksi yang ada di TKP, melakukan penelusuran terhadap CCTV yang ada di sekitar TKP terkait dengan kedatangan pelaku dan juga lintasan jalur yang digunakan pelaku," jelasnya.

Lebih lanjut, Syahduddi mengungkapkan berdasarkan hasil visum, korban tewas karena luka tusuk di bagian belakang kanan tubuhnya.

"(Luka tusuk) di bagian belakang, menghadap bagian lambung sisi sebelah kanan," ungkapnya.

Seorang saksi di lokasi, Supriyadi, mengatakan bahwa penikaman terjadi tempat wudhu Mushala Uswatun Hasanah.

"Pas waktu adzan subuh kan kita langsung naik ke atas tuh (lantai atas musala). Saya lagi solat sunnah dua rakaat, enggak lama pak ustadz teriak dua kali 'maling, maling'. Enggak lama jamaah pada turun (menuju tempat wudhu) lihat si korbannya sudah berdarah-darah," katanya di lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Supriyadi mengatakan bahwa korban ditusuk pada punggung bagian kanan.

"Katanya sih ditusuknya di belakang. Tapi pas ditusuknya saya enggak lihat karena kan kejadiannya itu di tempat wudhu, itu kan gelap. Kita kan shalatnya di atas, jadi kita enggak ada yang tahu. Tahunya pas korban sudah berdarah saja," ujar Supriyadi. (ant)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kegiatan Belajar Mengajar SDN Srengseng Sawah 15 Kembali Normal Peneror Ditangkap, MPLS Dilakukan seperti Biasa

Kegiatan Belajar Mengajar SDN Srengseng Sawah 15 Kembali Normal Peneror Ditangkap, MPLS Dilakukan seperti Biasa

Setelah penyisiran polisi memastikan kondisi sekolah aman usai dugaan teror bom, KBM di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, dipastikan kembali berlangsung normal.
Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Ternyata Seorang Wiraswasta, Tidak Melawan saat Ditangkap

Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Ternyata Seorang Wiraswasta, Tidak Melawan saat Ditangkap

Sosok pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, akhirnya terungkap. MY merupakan seorang wiraswasta. Ternyata rumahnya tidak jauh dari TKP.
Dari Lari ke Charity, Puluhan Runner Yogyakarta Salurkan Bantuan Lewat Olahraga Lari 5 Kilometer

Dari Lari ke Charity, Puluhan Runner Yogyakarta Salurkan Bantuan Lewat Olahraga Lari 5 Kilometer

Olahraga lari semakin diminati masyarakat. Aktivitas lari yang identik dengan gaya hidup sehat, ternyata juga dapat dikaitkan dengan charity atau kegiatan amal.
FIFA Kabulkan Permintaan Khusus Argentina Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Vs Inggris, Pertanda Mimpi Buruk The Three Lions Terulang?

FIFA Kabulkan Permintaan Khusus Argentina Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Vs Inggris, Pertanda Mimpi Buruk The Three Lions Terulang?

FIFA resmi mengabulkan permintaan khusus juara dunia tiga kali itu untuk mengenakan jersey tandang berwarna biru tua saat menghadapi The Three Lions.
Langgar Izin Tinggal, Tiga WNA Asal China Dideportasi Imigrasi Bandar Lampung

Langgar Izin Tinggal, Tiga WNA Asal China Dideportasi Imigrasi Bandar Lampung

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandar Lampung mendeportasi tiga warga negara asing (WNA) asal China setelah terbukti melakukan aktivitas yang tidak sesuai dengan izin tinggal selama berada di wilayah Lampung.
Lewat Ajang 13th Asia Arts Festival, Peseni Cilik Mahrya Bawa Harum Nama Indonesia di Singapura

Lewat Ajang 13th Asia Arts Festival, Peseni Cilik Mahrya Bawa Harum Nama Indonesia di Singapura

Nama Indonesia kembali harum di kancah internasional melalui aksi peseni cilik Almahyra Cyrilla Sastroisvara (5) yang akrab disapa Mahyra.

Trending

Dari Lari ke Charity, Puluhan Runner Yogyakarta Salurkan Bantuan Lewat Olahraga Lari 5 Kilometer

Dari Lari ke Charity, Puluhan Runner Yogyakarta Salurkan Bantuan Lewat Olahraga Lari 5 Kilometer

Olahraga lari semakin diminati masyarakat. Aktivitas lari yang identik dengan gaya hidup sehat, ternyata juga dapat dikaitkan dengan charity atau kegiatan amal.
Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Ternyata Seorang Wiraswasta, Tidak Melawan saat Ditangkap

Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Ternyata Seorang Wiraswasta, Tidak Melawan saat Ditangkap

Sosok pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, akhirnya terungkap. MY merupakan seorang wiraswasta. Ternyata rumahnya tidak jauh dari TKP.
FIFA Kabulkan Permintaan Khusus Argentina Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Vs Inggris, Pertanda Mimpi Buruk The Three Lions Terulang?

FIFA Kabulkan Permintaan Khusus Argentina Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Vs Inggris, Pertanda Mimpi Buruk The Three Lions Terulang?

FIFA resmi mengabulkan permintaan khusus juara dunia tiga kali itu untuk mengenakan jersey tandang berwarna biru tua saat menghadapi The Three Lions.
Kegiatan Belajar Mengajar SDN Srengseng Sawah 15 Kembali Normal Peneror Ditangkap, MPLS Dilakukan seperti Biasa

Kegiatan Belajar Mengajar SDN Srengseng Sawah 15 Kembali Normal Peneror Ditangkap, MPLS Dilakukan seperti Biasa

Setelah penyisiran polisi memastikan kondisi sekolah aman usai dugaan teror bom, KBM di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, dipastikan kembali berlangsung normal.
Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin

Air mata Ibu Sobirin, seorang ibu dari korban pembakaran hidup-hidup yang diduga dilakukan anak pimpinan Ponpes di Lombok, tak terbendung lagi ketika cerita
Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Isi Surat Ibu Sobirin untuk Presiden Prabowo: Anak Saya ke Ponpes untuk Belajar Agama Bukan untuk Disiksa

Keluarga tiga santri korban pembakaran oleh seniornya di Ponpes Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, termasuk Ibu Sobirin, Rumah, mengadu ke Komisi III DPR RI
Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner Banjir Pujian Media Belanda Usai Memukau Bersama Fortuna Sittard, Bek Timnas Indonesia Makin Bersinar di Eropa

Justin Hubner mencuri perhatian di Belanda setelah tampil impresif bersama Fortuna Sittard. Bek Timnas Indonesia itu mendapat banyak pujian dari media lokal.
Selengkapnya

Viral