News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Kesaksian Anggota Babinsa Nyaris Jadi Korban Tarsum Selanjutnya

Kasus suami mutilasi istri di Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat masih menyita perhatian publik.
Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:10 WIB
Tangkapan layar Fakta tvOne saat Babinsa Desa Cisontrol, Serka Karnita peragakan diri saat diserang Tarsum pelaku suami mutilasi istri di Ciamis
Sumber :
  • Youtube tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus suami mutilasi istri di Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat masih menyita perhatian publik.

Teranyar, Babinsa Desa Cisontrol, Serka Karnita kembali mengisahkan detik-detik dirinya mendapati Tarsum yang tengah memutilasi jasad sang istri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karnita mengungkap detik-detik dirinya sempat ingin dibunuh Tarsum saat berupaya menghentikan aksi sadis dari pelaku.

Hal itu dipraktekkan oleh Karnita saat wawancara langsung pada prorgam Fakta tvOne 'Fakta Baru Jagal Sadis Ciamis'.

Kisah Karnita Mendapat Serangan Mendadak dari Tarsum

Karnita mengisahkan pada Jumat (3/5/2024) pagi dirinya mendapat kabar dari warga setempat terkait aksi pembunuhan yang terjadi.

Tanpa berpikir panjang, Karnita langsung menuju lokasi yang dimaksud usai mendapat informasi dari warga tersebut.

"Kejadian jumat pada pukul 7.30 bahwa ada informasi ada kejadian mutilasi. Kemudian saya jalan ke Pos Kamling sendirian di situ saya kaget lihat potongan tubuh," kata Karnita dalam wawancara tersebut, Jakarta, Jumat (17/5/2024).

"Setelah itu saya cari tahu pelakunya mana, stelah saya tunggu 2 sampai 3 menit pelaku datang. Setelah dia simpan potongan (tubuh) saya pantau terus, itu si potongan kaki dimasukin lagi ke dalam karung dibawalah sama dia," sambungnya.

Karnita menuturkan saat bertemu dengan Tarsum, dirinya mencoba melakukan komunikasi.

Tujuannya agar Tarsum menghentikan aksi sadis memutilasi jasad sang istri yang telah dibunuhnya.

Komunikasi yang dilakukan oleh Karnita berbuah baik dengan Tarsum yang mengikuti arahan darinya.

"Nah pas dia simpan ssmua potongan semua jasadnya dengan karung sehabis itu saya cobalah berkomunikasi dengan si tersangka. Saya titiknya di sini si pelaku di pohon kelapa," ungkap Karnita.

"Saya bilang sudah kang akan lemparkan skrng pisaunya, rupanyaalhamdulillah dia mendengar 'Iya kalau gitu mah saya akan lempar pisau' di lemparlah pisau (ke arah saya-red)," lanjutnya.

Namun dengan cepat, tiba-tiba Tarsum kembali mengambil pisau yang telah dilemparkannya tersebut.

Karnita pun terkejut melihat peristiwa itu dan posisi Tarsum yang telah berada tepat di hadapannya tersebut.

"Kebetulan ada Pak Kepala Desa berdua nyamperin, terus tiba-tiba dia (pelaku) lari mau nusuk pak kepala desa. Nah saya di dekatnya langsung teriak 'Hei kata saya kamu jangan bunuh pak kades, kamu bunuh saya sini'," kata Karnita.

"Ternyata dia benar ngejar, saya kaget. Saya lari mundur jatuh telentang saya sudah pasrah, dia (pelaku) sudah dekat saya langsung diserang pelaku, dia nyerang saya itu ke perut pake pisau saya tangkis meleset tusukannya tapi saya berasa kena," sambungnya.

Karnita pun mulai bergelut dengan Tarsum yang mempersenjatai dirinya menggunakan sebilah pisau tersebut.

Dirinya yang nyaris menjadi korban Tarsum selanjutnya pun bergerak cepat dengan menahan sejumlah serangan yang dilayangkan Tarsum kepadanya.

Alhasil, Karnita berhasil menjatuhkan tubuh Tarsum ke tanah hingga warga dan kepolisian dapat mengamankannya.

"Setelah itu dia nyerang lagi saya tangkis lagi, sampai ada kesempatan kaki saya masuk. Nah di situ saya berdiri terus saya hajar dia untuk melumpuhkan tapi belum jatuh juga," kata Tarsum.

"Kalau saya posisi dibawa dia, habis saya sudah dipotong. Terus tangan saya arahkan ke lehernya terus saya pegang jatuh dia," ungkapnya. 

Kasus Suami Mutilasi Istri di Ciamis

Video mengerikan terekam sejumlah kamera warga terkait aksi pembunuhan disertai mutilasi suami terhadap istrinya sendiri yang terjadi di Dusun Sindangjaya, Desa Cisontrol, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kapolres Ciamis, AKBP Akmal mengatakan insiden tragis makasi pembunuhan disertai mutilasi itu terjadi pada Jumat (3/5/2024) pagi.

"Kejadian pagi ini," kata Akmal kepada awak Media, Jakarta, Jumat (3/5/2024).

Akmal mengungkap pelaku berinisial TS yang merupakan sang suami dari korban telah ditangkap kepolisian.

Saat ini kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku terkait aksi sadisnya yang menghabisi nyawa sang istri hingga memutilasinya.

"Sudah kami amankan oleh Sat Reskrim Polres Ciamis," ungkapnya.

Namun, sejumlah keanehan terjadi saat pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Bahkan, terkadang pelaku beristighfar saat menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya masih fluktuatif, kadan-kadang dia tatapan kosong, kadang-kadang sudah bisa beristighfar, jadi masih fluktuatif, masih berubah-ubah," pungkasnya. 

Adapun saat ini pihak kepolisian telah melakukan penahanan pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap sang istri. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PKS Sebut Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan

PKS Sebut Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan

Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Handi Risza, menyebut naiknya harga BBM jenis Pertamax akan membuat daya beli kelas menengah menjadi tertekan.
Menlu Sugiono Sebut Diplomasi Tak Lagi Sekadar Politik, Kini Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Nasional

Menlu Sugiono Sebut Diplomasi Tak Lagi Sekadar Politik, Kini Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Nasional

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengungkap, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, diplomasi Indonesia tidak lagi hanya berfokus pada hubungan politik dan antarnegara, tetapi diarahkan menjadi instrumen utama untuk memperkuat ekonomi nasional dan membuka peluang investasi seluas-luasnya.
Pantas Saja Timnas Indonesia U-19 Kalah dari Australia, Media Vietnam Ungkap Satu Kekurangan Skuad Nova Arianto

Pantas Saja Timnas Indonesia U-19 Kalah dari Australia, Media Vietnam Ungkap Satu Kekurangan Skuad Nova Arianto

Pantas saja Timnas Indonesia U-19 kalah dari Australia di semifinal Piala AFF U-19 2026. Media Vietnam menyoroti kelemahan Garuda Muda yang terus berulang sepanjang turnamen.
METOO Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta Lewat Aktivasi Interaktif di CSW

METOO Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta Lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Di tengah padatnya mobilitas ibu kota, METOO sukses menghadirkan momen interaktif yang menghidupkan semangat self-care bagi para commuters Jakarta melalui activation booth yang digelar di Halte CSW Cakra Selaras Wahana Transjakarta pada 11 Juni 2026.
Terungkap! Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Ternyata Penyetor Uang Atur Titik SPPG ke Sony Sonjaya

Terungkap! Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Ternyata Penyetor Uang Atur Titik SPPG ke Sony Sonjaya

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI mengungkap temuan baru dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret sejumlah mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN).
Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Puncaki Grup A, Korea Selatan Runner-up Usai Epic Comeback Lawan Republik Ceko

Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko Puncaki Grup A, Korea Selatan Runner-up Usai Epic Comeback Lawan Republik Ceko

Klasemen Piala Dunia 2026, Jumat (12/6/2026) mulai perlihatkan peta persaingan di Grup A. Meksiko dan Korea Selatan sama-sama buka turnamen dengan kemenangan.

Trending

Reaksi Publik Timur Tengah Usai Timnas Indonesia Sapu Bersih FIFA Matchday, Disebut Bakal Tembus 5 Besar Asia

Reaksi Publik Timur Tengah Usai Timnas Indonesia Sapu Bersih FIFA Matchday, Disebut Bakal Tembus 5 Besar Asia

Performa impresif Timnas Indonesia sepanjang FIFA Matchday Juni 2026 terus mengundang perhatian dunia. Publik Timur Tengah sebut skuad Garuda bakal naik level.
FIFA Beri Apresiasi Khusus pada Timnas Indonesia dan Argentina dalam Update FIFA Ranking Terbaru

FIFA Beri Apresiasi Khusus pada Timnas Indonesia dan Argentina dalam Update FIFA Ranking Terbaru

FIFA resmi mengumumkan update FIFA Ranking terbaru setelah seluruh rangkaian FIFA Matchday edisi Juni 2026 telah selesai dilaksanakan.
Media Vietnam Sorot Momen Kontroversial Timnas Indonesia vs Australia, Pantas Momen Ini Bikin Suporter Garuda Murka

Media Vietnam Sorot Momen Kontroversial Timnas Indonesia vs Australia, Pantas Momen Ini Bikin Suporter Garuda Murka

Langkah Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2026 harus terhenti secara dramatis usai takluk 0-1 dari Australia pada laga semifinal. Media Vietnam beri sorotan.
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Korea Selatan vs Republik Ceko Pagi Nanti, Duel Kuda Hitam Kanada vs Bosnia Dini Hari

Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Korea Selatan vs Republik Ceko Pagi Nanti, Duel Kuda Hitam Kanada vs Bosnia Dini Hari

Jadwal Piala Dunia 2026 hari ini, Jumat (12/6/2026), akan menyajikan laga menarik Korea Selatan kontra Republik Ceko. Serta Kanada yang akan menantang Bosnia.
Saham BBCA Anjlok, Sufmi Dasco: Sahamnya Sedang Murah, Dibeli Saja

Saham BBCA Anjlok, Sufmi Dasco: Sahamnya Sedang Murah, Dibeli Saja

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menilai pembelian kembali saham atau buyback oleh beberapa perusahaan sebagai respons wajar di tengah pelemahan pasar saham.
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Dewan Pers menghimpun masukan terkait usulan pengaturan karya jurnalistik dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta, melalui forum dengar pendapat dengan berbagai konstituen pers, Kamis (11/6), di Hall Dewan Pers.
Namanya Disebut Mantan Pimpinan BGN Dalam Pusaran Mega Korupsi MBG, Kombes Sumarni Akui Sempat Berkomunikasi ke Sony Sonjaya Soal Permintaan SPPG

Namanya Disebut Mantan Pimpinan BGN Dalam Pusaran Mega Korupsi MBG, Kombes Sumarni Akui Sempat Berkomunikasi ke Sony Sonjaya Soal Permintaan SPPG

Dinamika pengungkapan kasus mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayan, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya terus menyita perhatian publik.
Selengkapnya

Viral