News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Huru-hara Rumput GBK Usai Konser, Menpora Sebut Promotor Konser NCT Hadirkan Ahli Rumput untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026

Belakangan ini terjadi huru-hara antara fans bola dengan NCTZen (fans NCT) usai konser The Dream Show 3 NCT DREAM di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)
Rabu, 22 Mei 2024 - 15:25 WIB
Ilustrasi Rumput GBK
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan ini terjadi huru-hara antara fans bola dengan NCTZen (fans NCT) usai konser The Dream Show 3 NCT DREAM di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

Diketahui, Stadion Utama digunakan untuk konser NCT DREAM pada Sabtu (18/5/2024) lalu. Hal itu membuat fans bola kesal lantaran SUGBK akan digunakan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, Menpora Dito Ariotedjo mengatakan bahwa promotor konser NCT DREAM akan mendatangkan ahli rumput untuk mengatasi rumput yang dipakai untuk konser.

Hal tersebut bertujuan agar Stadion Utama GBK dapat siap digunakan dalam laga Timnas Indonesia melawan Irak 6 Juni mendatang.

“Jadi terkait dengan SUGBK dari seminggu sebelum penyelenggaraan konser NCT dari pihak penyelenggara atau EO sudah koordinasi dengan kami. mereka memastikan untuk after use-nya mereka akan ada pendampingan bersama GBK,” ujar Dito kepada wartawan.

“Mereka juga akan membawa ahli-ahli untuk perawatan rumput dan memastikan rumputnya bisa dipakai di kualifikasi Piala Dunia. Mereka memastikan langsung beres dan Juni sudah bisa dipakai buat pertandingan kualifikasi Piala Dunia,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Umum PPK GBK Hadi Sulistia memastikan perawatan rumput lapangan di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta terus dilakukan. 

Lapangan di Stadion GBK menjadi sorotan jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Timnas Indonesia akan menggunakan stadion kebanggaan masyarakat Indonesia ini untuk menjamu Irak dan Filipina. 

Pertandingan pun akan berlangsung pada 6 dan 11 Juni 2024 mendatang. 

Meski sempat digunakan untuk konser, Hadi memastikan sudah ada antisipasi awal dari pihak GBK dengan menutup rumput menggunakan pelindung rumput.

Pelindung tersebut ternyata memiliki standar yang tinggi dan digunakan juga untuk stadion berkelas lain seperti Stadion Wembley di London.   

"Pertama, penutupan rumput SUGBK dilakukan dengan menggunakan pelindung rumput dengan standar tertinggi di dunia yang juga dipergunakan di stadion ternama termasuk Wembley Stadium," kata Hadi saat dihubungi tvOnenews.com. 

Durasi penggunaan pelindung rumput pun tak mengganggu proses pemulihan karena langsung dibuka setelah konser selesai.   

"Setelah acara, penutup rumput langsung dibuka, sehingga durasi penutupan lebih pendek dari maksimal penutupan sebagaimana dilakukan dalam pengujian," kata Hadi.  

Selain itu, panggung utama yang berada di luar area lapangan membuat rumput tidak memiliki beban yang berlebihan. 

 Sementara itu, Hadi pun meluruskan kondisi rumput viral di sosial media dimaana ada totol-totol bekas penggunaan pelindung. 

Menurutnya, kondisi tersebut wajar terjadi dan tak semua bagian lapangan memiliki kondisi serupa.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pasca kegiatan musik, kondisi rumput tetap baik. Secara visual memang terlihat ada bekas tapak," kata Hadi. 

"Yang perlu diluruskan adalah, hal tersebut sangat wajar karena selama kegiatan musik seluruh area rumput dalam kondisi terlindungi dengan durasi penutupan yang lebih pendek dan dengan penutup rumput (grass cover) berstandar internasional terbaik," tutupnya. (hfp/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral