News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Jabar Respons Pernyataan Saka Tatal yang Mengaku Jadi Korban Salah Tangkap dalam Kasus Vina Cirebon, Ini Katanya

Polda Jabar respons kesaksian terpidana kasus Vina, Saka Tatal yang mengaku jadi korban salah tangkap. Ia meminta publik untuk menahan diri soal kasus Vina.
Rabu, 22 Mei 2024 - 17:32 WIB
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast di Mapolda Jabar, Bandung, Rabu (22/5/2024).
Sumber :
  • Ilham Ariyansyah/tvOne

Bandung, tvOnenews.com - Polda Jabar merespons kesaksian terpidana kasus Vina Cirebon yang mengaku menjadi korban salah tangkap, Saka Tatal.

Dalam wawancara khusus di tvOne, Saka Tatal mengaku kerap dipukul, disiksa, hingga disetrum penyidik untuk mengakui perbuatanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya berani sumpah, demi apapun tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan kepada saya. Saya dipukuli, digebukin, disuruh minum air kencing. Jad karena nggak kuat, ya, akhirnya bicara yang dituduhkan itu. Saya punya saksi saat kejadian saya ada dirumah," kata Saka Tatal di tvOne pada Selasa (21/5/2024) kemarin. 

Menanggapi hal tersebut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast meminta publik untuk menahan diri terkait opini yang dibangun terpidana tersebut. 

Kolase Vina dan Saka Tatal terpidana pembunuhan Vina. (tvOne)

"Kalau terkait dengan informasi, terkait dengn opini yang dibangun baik dari pihak mana pun tentu kami minta keseluruh warga masyarakat untuk menahan diri," kata Kombes Pol Jules Abraham Abast, Rabu (22/5/2024). 

Jules menyampaikan ketika kasus tersebut terungkap tuntas pihak Polda Jabar akan segera menyampaikan secara transparan ke publik. 

"Kami akan bekerja dengan transparan nanti ada waktu kita sampaikan," ungkapnya.

Sebelumnya Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Barat berhasil menangkap salah satu pelaku buron dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Cirebon. 

Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan membenarkan adanya penangkapan 1 tersangka tersebut. 

"Sudah (tertangkap)," kata Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan pada Rabu (22/5/2024). 

Diduga tersangka pembunuh Vina Cirebon, Pegi alias Perong. (IST)

Surawan mengungkapkan bahwa pelaku yang tertangkap ini diketahui bernama Pegi Setiawan alias Perong 

"(pelaku) Pegi Setiawan," singkatnya.

Pegi ditangkap di salah satu tempat di Bandung, namun Surawan tak menjelaskan detail lokasi penangkapan tersebut. 

"Tadi malam di Bandung," ujar Surawan. 

Adapun, Pegi ternyata bekerja di wilayah Bandung. "Kerja tukang bangunan," ucapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui kasus pembunuhan Vina (16) dan Muhammad Rizky atau Eki (16) di Cirebon telah memasuki babak baru. 

Polisi memastikan kasus yang terjadi 8 tahun silam terus bergulir dan mengupayakan pencarian tiga pelaku yang masih buron. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

Mulai Operasikan 9 Gardu JPL, KAI Properti Dukung Kesiapan Pengamanan Pelintasan

KAI Properti mulai mengoperasikan sembilan gardu Jalur Pelintasan Langsung (JPL) pada 9 Oktober 2026.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Kasus Dugaan Penipuan Emas: 86 Korban Lapor ke Bareskrim, Modus Pre-Order hingga Nama Kirana Larasati dan Jennifer Coppen Terseret

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan dalam dugaan kasus penipuan emas antara lain puluhan korban melapor, adanya modus sistem pre-order hingga nama artis Kirana Larasati dan Jennifer Coppen terseret.
Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

Jelang Hadapi PSIM, Shin Tae-yong Ungkap Dampak Pemanggilan 5 Pemain Persija ke Timnas Indonesia

‎Persija dijadwalkan menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026).
Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

Program CPCL Jadi Fokus Kemitraan PT SGN dengan Petani Tebu

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memperkuat kemitraan dengan petani tebu melalui program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL).
Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji Evaluasi Hasil Sesi Free Practice, Bognkar Masalah Jelang Moto2 Mandalika

Mario Aji menilai gaya membalap menjadi bagian yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi kualifikasi dan balapan Moto2 Mandalika.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Upaya Putus Rantai Kemiskinan, Pemerintah Genjot Pembangunan Sekolah Rakyat

Pemerintah Indonesia terus menggenjot pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah melalui program Sekolah Rakyat.
Selengkapnya

Viral