Terungkap Ini Sosok Pelaku Pertama Pemerkosa Kasus Pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Ayah Terpidana : Anaknya Suka Bantu Orang Tua
- IMDb
Jakarta, tvOnenews.com - Benang kusut pengusutan kasus pemerkosaan disertai pembunuhan sejoli muda Vina dan Eky di Cirebon terus menyita perhatian khalayak.
Balakangan satu per satu orang tua terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon bersuara akibat dugaan korban salah tangkap.
Bahkan, keluarga secara terang-terangan mengungkap para terpidana dipaksa untuk mengakui tuduhan yang dilayangkan polisi.
Pelaku Pertama Aksi Pemerkosaan Terhadap Vina
Kosim ayah kandung dari Eko Ramadani meyakini sang anak tak melakukan perbuatan yang dituduhkan polisi.
Bahkan, Kosim meyakini sang anak tak akan melakukan tindak pemerkosaan apalagi tudingan polisi yang menyebutnya sebagai pelaku pertama aksi bejat tersebut.
"Enggak, enggak (percaya-red)," kata Kosim saat wawnacra dalam program Dua Sisi tvOne dikutip pada Jumat (24/5/2024).
Kosim mengaku sang anak memiliki kepribadian yang berbeda dengan tuduhan yang dilayangkan polisi tersebut.
Bahkan, Eko kerap membantu kedua orang tuanya untuk mencari nafkah Dalam kegiatan sehari-harinya.
"Dia anaknya suka bantuin orang tua bungkusin minyak kalau pulang kerja biasanya," katanya.
Kasus Pembunuhan Vina dan Eky Terungkap
Kasus pembunuhan terhadap Vina dan Eky terjadi pada Agustus 2016 dengan pelaku geng motor di Cirebon, Jawa Barat.
Polresta Cirebon menetapkan 11 anggota geng motor sebagai tersangka kasus pembunuhan disertai pemerkosaan tersebut.
Sebelumnya kasus kematian Vina dan Eky ditengarai akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi.
Namun, sejoli muda itu ternyata menjadi korban pembunuhan sadis oleh geng motor tersebut.
Hingga saat ini terdapat tiga orang tersangka pembunuhan dan pemerkosaan yang masih buron usai 8 tahun kasus tersebut.
Polisi mengungkap ketiga pelaku yang buron itu beridentitas Andi (23), Dani (20), dan Pegi alias Perong (22).
Sementara 8 pelaku lain yang telah menjalani masa hukumannya yakni Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, Eko Ramadhani, Sudirman, Rivaldi Aditya Wardana, dan Saka Tatal. (raa)
Load more