News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri DPO Pembunuh Vina dan Eky, Ternyata Bukan Soal Sulit Menangkap, Prof Adrianus Meliala Berani Bilang Begini...

Kasus pembunuhan terhadap Vina asal Cirebon belum menemui titik terang dan masih menjadi perbincangan publik. Prof Adrianus Meliala berani bilang begini...
Sabtu, 25 Mei 2024 - 07:48 WIB
Para pelaku kasus pembunuhan terhadap Vina asal Cirebon.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan terhadap Vina dan kekasihnya, Eky di Cirebon belum menemui titik terang dan masih jadi perbincangan publik.

Apalagi setelah polisi mampu menangkap satu dari tiga DPO pembunuh Vina yang sudah delapan tahun jadi buronan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu DPO yang sudah ditangkap polisi itu bernama Pegi Setyawan alias Perong. 
Pegi yang berprofesi sebagai buruh bangunan itu ditangkap polisi di wilayah Bandung, Jawa Barat pada Selasa (21/5) lalu.

"Tersangka Perong diduga sebagai otak kasus pembunuhan disertai pemerkosaan yang terjadi pada Agustus 2016 silam," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast belum lama ini.

Kendati demikian, penangkapan Pegi malah jadi pertanyaan besar publik usai pengakuan yang bersangkutan kepada ibunya, Kartini.

Kartini mengungkpa bahwa anaknya mengaku tidak mengenal Vina dan Eky. 

Pegi pun juga mengaku kepada ibunya bahwa dirinya tidak pernah melakukan perbuatan keji tersebut.


Pegi Setyawan alias Perong, DPO pembunuh Vina. (Foto: Kolase Tim tvOnenews)

"Saya tanya ‘Gih apakah kamu pernah melakukan hal sekeji itu? Apa kamu kenal sama Eky dan Vina?'," ungkap Kartini pada program acara Apa Kabar Indonesia Malam, tvOne, Kamis (24/5).

"Kemudian anak saya menjawab, ‘Demi Allah demi Rasulullah mak, saya tidak kenal yang namanya Eky dan Vina’. ‘Terus saya tidak melakukan hal sekeji itu’. Anak saya menjawab seperti itu," sambungnya.

keterangan mengejutkan dari Kartini itu menimbulkan tanda tanya besar bahwa apakah polisi salah dalam melakukan penangkapan terhadap Pegi?

Publik juga bertanya-tanya mengapa tiga DPO pembunuh Vina bisa sudah delapan tahun jadi buronan?

Namun, usai kasus pembunuhan terhadap Vina viral, polisi bisa dalam sekejap bisa menangkap satu dari tiga DPO.

Terkait hal tersebut, Kriminolog Universitas Indonesia, Prof Adrianus Meliala mengatakan, belum atau sudah tertangkapnya satu dari tiga DPO pembunuh Vina usai delapan tahun jadi buronan bukan soal sulit polisi menangkapnya.


Kriminolog Universitas Indonesia, Prof Adrianus Meliala. (Foto: Kolase Tim tvOnenews)

"Yang pertama mengkonfirmasi bahwa 8 tahun dimana kasusnya belum terungkap dalam arti 3 DPO belum tertangkap, itu bukan soal susah, bukan soal sulit tapi lebih kepada soal polisinya nggak mau aja," ungkap Prof Adrianus Meliala dalam program acara Kabar Petang tvOne dikutip Sabtu (25/5).

Namun, lanjut Adrianus, hal itu, karena ada masalah dengan Sumber Daya Manusia (SDM) pada kepolisian. 

Hal tersebut terbukti ketika kasus pembunuhan terhadap Vina viral, polisi bisa menangkap satu dari tiga DPO dalam waktu yang tidak lama.

"Karena tentu ada soal dengan manajemen sumber daya manusianya. Terbukti ketika sekarang sudah jadi viral menjadi atensi banyak pihak, maka kemudian polisi bisa menangkap satu DPO dan saya yakin dua DPO lainnya tinggal menunggu waktu saja," ujar Adrianus.

Lalu, soal dugaan polisi salah menangkap pelaku DPO Pegi, Adrianus mengatakan, jika hal itu terjadi, maka kepolisian telah melakukan kebodohan. 

Adrianus pun meyakini bahwa polisi tidak bakal melakukan kebodohan tersebut.

"Kalau itu terjadi, saya kira polisi akan masuk dalam kesalahan yang luar biasa tuh kalau sampai dugaan bahwa polisi melakukan peradilan sesat dan kemudian diulangi lagi dengan menangkap orang yang bukan DPO, saya kira itu kebodohan," ujar Adrianus.

"Saya yakin polisi tentu akan menghindar atau tidak akan melakukan kebodohan tersebut," sambung Adrianus.

Selanjutnya, soal potensi polisi salah tangkap terhadap Pegi, Adrianus berpendapat bahwa polisi pasti memiliki petunjuk kuat dari enam tersangka yang masih dalam bui.

Sebab, kata Adrianus, beberapa tersangka kasus pembunuhan terhadap Vina yang divonis penjara seumur hidup bakal berbicara jujur apa adanya.

"Saya kira polisi punya satu petunjuk yang luar biasa kuat, yang berasal dari 6 orang yang masih menjadi narapidana. Dimana akan jauh lebih kredibel dibandingkan dengan dua orang yang sudah keluar ini," jelas Adrianus.

"Orang yang menjalani hukuman seumur hidup, maka tentu dia akan menjawab apa adanya saja. Tidak ada keraguan atau tidak ada keberatan sama sekali sehingga bisa memberikan keterangan yang apa adanya kepada kepolisian," sambung Adrianus. 

Diketahui, polisi sudah menangkap sembilan pelaku kasus tersebut. Satu pelaku bernama Pegi alias Perong baru ditangkap polisi pada Selasa (21/5) usai delapan tahun jadi buronan.

Adapun Vina merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh geng motor pada tahun 2016 silam. 

Vina dan kekasihnya, Muhammad Rizky Rudiana atau Eky, menjadi korban kesadisan geng motor yang terjadi di Kabupaten Cirebon.

Kasus yang dialami mereka awalnya dikira tewas, karena kecelakaan lalu lintas. 

Namun, ternyata mereka tewas akibat dianiaya dan dikeroyok segerombolan remaja atau geng motor di Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Polresta Cirebon pun melakukan penyelidikan dan korban dinyatakan sebagai korban pembunuhan.

Kasus yang dialami Vina dan Eky ini pun kini diangkat menjadi film bergenre horor yang tayang bioskop.

Polresta Cirebon pada akhirnya menangkap delapan pelaku kasus pemerkosaan sekaligus kasus penganiayaan dan pembunuhan tersebut.

Polisi pun bergerak untuk mengusut kasus tersebut. Setelah dilakukan pengembangan berdasarkan dari bukti dan saksi teman-teman korban, kecurigaan polisi pun terbukti.

Kedua korban tewas akibat dibunuh oleh sekelompok geng motor Moonraker.

Para tersangka tertangkap di Jalan Perjuangan (Majasem), Kampung Situgangga, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. 

Berikut ciri-ciri tiga tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon antara lain: 

1. Pegi alias Perong
Usia: 22 tahun (2016) - 30 tahun (2024)
Jenis Kelamin: Laki-laki
Kewarganegaraan: Indonesia
Tempat Tinggal Terakhir: Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon
Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 160, badan kecil, rambut keriting dan kulit hitam

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Andi 
Usia: 23 tahun (2016) – 31 tahun (2024)
Jenis Kelamin: Laki-laki
Kewarganegaraan: Indonesia
Tempat Tinggal Terakhir: Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon
Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 165, badan kecil, rambut lurus dan kulit hitam

3. Dani
Usia: 20 tahun (2016) – 28 tahun (2024)
Jenis Kelamin: Laki-laki
Kewarganegaraan: Indonesia
Tempat Tinggal Terakhir: Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon
Ciri-Ciri Khusus: Tinggi 170, badan sedang, rambut keriting dan kulit sawo matang. (dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Kondisi Terkini Kapal Bawa Turis Terbalik di Labuan Bajo

Terungkap, Kondisi Terkini Kapal Bawa Turis Terbalik di Labuan Bajo

Insiden kapal terbalik kembali terjadi di Indonesia. Kali ini, kecelakaan dialami Kapal pinisi Yukai yang terbalik di perairan Pulau Seture, Labuan Bajo, NTT
6 Zodiak yang Paling Berlimpah Cuan pada 28 September 2026: Pisces Siap-siap Banjir Rezeki

6 Zodiak yang Paling Berlimpah Cuan pada 28 September 2026: Pisces Siap-siap Banjir Rezeki

Pada 28 September 2026, urusan finansial menjadi perhatian bagi beberapa zodiak yang sedang mengejar target pemasukan. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan?
FIFA ASEAN Cup 2026: Kembali ke Bandung Bersama Filipina, 2 Eks Persib Serasa Pulang ke Rumah

FIFA ASEAN Cup 2026: Kembali ke Bandung Bersama Filipina, 2 Eks Persib Serasa Pulang ke Rumah

Filipina bersaing di Grup B bersama Thailand, Vietnam dan Pakistan dengan tampil di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. 
Tim Gabungan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Sabu 13 Kg di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Tim Gabungan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Sabu 13 Kg di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Tim gabungan Bea Cukai dan unsur TNI-Polri menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu atau methamphetamine di area perbatasan Indonesia-Malaysia. 
Oman Komitmen Jaga Pelayaran Selat Hormuz, Desak Iran-AS Selesaikan Konflik Politik Sidang PBB

Oman Komitmen Jaga Pelayaran Selat Hormuz, Desak Iran-AS Selesaikan Konflik Politik Sidang PBB

Oman menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kelancaran pelayaran di Selat Hormuz serta mendesak Iran dan Amerika Serikat untuk menyelesaikan perselisihan
Viral Link Full Bilqis Banyuwangi di Tiktok dan X, Praktisi Siber Wanti-Wanti Bahaya Klik Bikin Rekening Ludes

Viral Link Full Bilqis Banyuwangi di Tiktok dan X, Praktisi Siber Wanti-Wanti Bahaya Klik Bikin Rekening Ludes

Media sosial dihebohkan dengan mencuatnya narasi yang mengaitkan nama selebgram sekaligus konten kreator asal Banyuwangi Bilqis Luvena Danendra atau Miss Cendut

Trending

Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral Link Video Syur Seleb Banyuwangi Bilqis, Kuasa Hukum Layangkan Somasi Terbuka

Viral link video syur selebgram Banyuwangi Bilqis, kuasa hukum pihak keluarga layangkan somasi terbuka.
Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Timnas Indonesia Vs Malaysia Bagaikan Duel Brasil Lawan Argentina, Bergson da Silva: Bakal Sulit dan Penuh Arti

Striker naturalisasi Timnas Malaysia, Bergson da Silva, menyamakan panasnya rivalitas dengan Timnas Indonesia seperti duel Brasil kontra Argentina.
Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Popularitas Megawati Hangestri di Korea 'Meledak', Sopir Taksi Sampai Minta Tanda Tangan

Bukti popularitas Megawati Hangestri sebagai atlet asing di V-League adalah ketika sopir taksi di Korea Selatan mengenalinya bahkan sampai minta tanda tangan.
Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Mengenal Lee Min-young, 'Bocil' Kesayangan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri punya ‘bocil’ baru di Hyundai Hillstate. Kenalan dengan Lee Min-young, pemain muda yang selalu terlihat dekat dengan Megatron.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Update Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman: Masih Dilakukan Pengamatan

Update Kondisi Emil Audero Jelang Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman: Masih Dilakukan Pengamatan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap alasan Emil Audero tidak dimainkan saat menghadapi Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026.
Awas Salah Langkah! 5 Zodiak Ini Diprediksi akan Dikejar-kejar Apes pada Tanggal 28 September 2026

Awas Salah Langkah! 5 Zodiak Ini Diprediksi akan Dikejar-kejar Apes pada Tanggal 28 September 2026

Ketika sebagian zodiak bersiap menikmati keberuntungan, lima tanda bintang justru harus menghadapi gejolak energi yang kurang menguntungkan pada 28 September.
Selengkapnya

Viral