News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Salut! Siswa SMA di Sidoarjo Ciptakan Energi Listrik dari Sisa Makanan

Siswa SMA Progresif Bumi Shalawat (SMASIF) Sidoarjo, Jawa Timur mampu menciptakan energi listrik dengan menggunakan bahan dari sisa makanan yang difermentasi.
Sabtu, 25 Mei 2024 - 18:40 WIB
Salut! Siswa SMA di Sidoarjo Ciptakan Energi Listrik dari Sisa Makanan
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Siswa SMA Progresif Bumi Shalawat (SMASIF) Sidoarjo, Jawa Timur mampu menciptakan energi listrik dengan menggunakan bahan dari sisa makanan yang difermentasi.

Salah satu siswa SMA SMASIF Sidoarjo, Firdhea Rahma Cahyani kelas XI ICP 1 mengatakan ide pembuatan energi listrik dengan menggunakan sisa makanan tersebut dari banyaknya siswa makanan yang dibuang di tempat sampah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari situ kemudian bersama teman teman melakukan penelitian dan berhasil menciptakan energi listrik tersebut," kata dia seusai dikonfirmasi, Sabtu (25/5/2024).

Dia menjelaskan, proses pembuatan sederhana yaitu sisa makanan tersebut difermentasi dengan menggunakan bakteri baik, dan selanjutnya dimasukkan ke dalam wadah.

"Setelah itu dikombinasikan dengan bahan penyeimbang dan ada di dalam laboratorium. Dari prototipe tersebut kemudian tercipta energi listrik dengan harapan bisa menjadi energi baru terbarukan," katanya.

Dia mengatakan, sisa makanan yang sudah tidak menghasilkan energi listrik nantinya bisa digunakan sebagai kompos, menyusul hasil limbah akhir sisa makanan tersebut sudah tidak berbau dan ramah lingkungan.

"Hasil karya kami yang berhasil meraih medali perak dalam ajang IPITEX 2024 di Bangkok Thailand. Acara tersebut merupakan kompetensi ilmiah yang dihelat oleh National Research Council of Thailand dengan kategori Protection of the Environment/ Energy/ Water/ Power and Electricity/ Green Technology," tuturnya.

Kepala SMASIF Misbahul Munir mendukung adanya acara ini karena para siswa ditanamkan nilai-nilai entrepreneur yang sangat berguna bagi mereka ketika menghadapi masa depannya nanti.

"Itu keunggulan SMA Progresif Bumi Shalawat, di sini mereka disiapkan untuk menjawab semua tantangan yang ada. Para guru ru juga rela membimbing dari hulu sampai hilirnya. Dari tahap awal sampai akhir. Sehingga apa saja tantangannya, mereka siap," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misbahul Munir menambahkan, tahun depan, PSIE akan mengusung konsep baru yang lebih inovatif dan meriah serta jenis-jenis produk baru yang dihasilkan para siswa. 

"Tentunya kami akan terus berinovasi supaya hasil karya siswa ini bisa berguna bagi masyarakat," tuturnya.(ant/lgn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Titel Juara Bertahan, Iran Targetkan Kemenangan dari Irak di Semifinal Piala Asia 2026

Pelatih Iran, Vahid Shamsaee, menegaskan timnya datang dengan status juara bertahan sekaligus pemilik rekor mentereng di ajang Piala Asia Futsal.
Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Bursa Transfer Pemain Paruh Musim Belum Tuntas, Bos Persib Konfirmasi Kehadiran Pemain Spanyol

Umuh Muchtar sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) buka suara membeberkan identitas pemain baru Persib, Sergio Castel.
Kecewa dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal

Kecewa dengan Al Nassr, Cristiano Ronaldo Pulang Kampung ke Portugal

Cristiano Ronaldo pulang kampung ke negaranya, Portugal. Namun kepulangan megabintang berjuluk CR7 itu bukan sekadar agenda pribadi, melainkan diduga kuat ber-
Geolog Sarankan Pengalihan Aliran Air untuk Cegah Pergerakan Longsoran Raksasa di Aceh Tengah

Geolog Sarankan Pengalihan Aliran Air untuk Cegah Pergerakan Longsoran Raksasa di Aceh Tengah

Fenomena longsoran tanah raksasa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, dinilai memerlukan penanganan segera. Ahli Geologi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Bambang Setiawan, menyarankan pengalihan aliran air permukaan sebagai langkah jangka pendek untuk memperlambat pergerakan tanah di lokasi tersebut.
Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?

Lulus Tapi Belum Meyakinkan: Debut Tak Terduga Michael Carrick Diuji Blok Rendah Fulham, Bagaimana Masa Depan Setan Merah?

Kalimat “Fulham adalah ujian sesungguhnya bagi Michael Carrick” pun menggema di hari-hari awal masa tugasnya. Pertanyaannya bagaimana Setan Merah membongkar pertahanan
Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan

Sempat Berdalih Tewas karena Kecelakaan, Begini Kronologi Suami Bunuh Istri di Asahan

Seorang suami berinisial MA (29) tahun warga Asahan, Sumatera Utara, tega menganiaya istrinya berinisial AIP (20) hingga tewas. Ironisnya, pelaku berdalih kalau

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT