News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi Menyedihkan Pegi Setiawan alias Perong di Penjara Terungkap soal Kasus Pembunuhan Vina, Ibunda Pegi Titip Pesan Khusus Ini

Pengungkapan kasus pembunuhan Vina Cirebon kembali menuai sorotan publik, seusai polisi berhasil meringkus salah satu pelaku yang buron Pegi Setiawan alias Perong di Bandung, Jawa Barat.
Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:09 WIB
Ramai-ramai Desak Polda Jabar Segera Ungkap Isu Pegi Palsu, Pengamat: Harus!
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pengungkapan kasus pembunuhan Vina Cirebon kembali menuai sorotan publik, seusai polisi berhasil meringkus salah satu pelaku yang buron Pegi Setiawan alias Perong di Bandung, Jawa Barat.

Seusai ditangkap kepolisian, terdapat polemik yang menjadi perhatian setelah ibu Pegi Setiawan, Kartini mengakui bahwa anaknya tidak bersalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam wawancara khusus dengan tvOne, Kartini memberikan pesan khusus anaknya di dalam penjara.

"Dia sehat alhamdulillah. Saya tanya, apa kamu permah melakukukan perbuatan sekeji itu? Apa kamu kenal Eky dan Vina? Anak saya jawab demi Allah, demi Rasulullah, saya nggak kenal Eky dan Vina, saya tidak melakukan hal sekeji itu'," kata Kartini dilansir Sabtu (25/5/2024).

Kartini membongkar pesan khusus anaknya Pegi saat menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat (Jabar).

Dia menyampaikan bahwa Pegi siap menanggung fitnah dari pelaku utama kasus tersebut.

Mendengar pesan tersebut, Kartini mengaku tambah sedih dan menangis sambil memeluk putra pertamanya itu.

"Saya sakit melihat anak saya difitnah sebegitu kejam. Padahal dia adalah tulang punggung keluarga dari kecil. Adik-adiknya yang kecil sampai nangis nggak mau makan, apa salah Aa? Aa orang baik, kenapa Aa difitnah begitu kejam? Tapi, polisi tetap tidak percaya,"tambahnya.

Oleh karena itu, Kartini merasa bahwa Pegi tidak melakukan perbuatan kejam dengan membunuh Vina dan Eky.

Menurut dia, anaknya ialah sosok yang baik dan jujur, bahkan bertanggung jawab.

"Anak saya bersumpah tidak pernah melakukan kejahatan seperti itu, karena anak saya baik dan jujur, walaupun anak saya jelek," tegasnya.

Meski demikian, Kartini berharap kasus yang meninpa anaknya itu segera selesai.

Sebab, dia berkeyakinan bahwa Pegi bukan pelaku utama yang disebutkan pihak kepolisian.

"Kalau saya boleh ngomong, tunjukkanlah jalan kebenaran bagi anak saya. Sedangkan anak saya tidak pernah melakukan kejahatan itu. Teliti dulu sebelum menangkap, jangan asal tangkap," ujarnya.

Menurut Kartini, Pegi ialah anak yang bertanggung jawab ketika melakukan kesalahan.

"Kalau anak saya iya melakukan kesalahan, dia pasti akan bertanggung jawab. Saya doanya semoga anak saya terbebas dari fitnah ini, dan bisa kumpul bersama keluarganya kembali," tukasnya.

Dalam kesaksiannya, Kartini mengungkapkan kondisi anaknya, Pegi selama penyidikan di Polda Jabar.

"Alhamdulillah, sehat," kata Ibunda Pegi, Kartini.

Menurutnya, Pegi bukan pelaku sebenarnya sebagaimana tuduhan yang dilayangkan pihak kepolisian.

Sebab, Kartini mengatakan bahwa anaknya jujur tidak melakukan kejahatan pembunuhan terhadap Vina dan Eky pada 2016 silam.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Barat berhasil menangkap salah satu pelaku buron dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina, warga Cirebon, Jawa Barat. 

Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan membenarkan adanya penangkapan 1 tersangka tersebut. 

"Sudah (tertangkap)," kata Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol Surawan pada Rabu (22/5/2024). 

Surawan mengungkapkan bahwa pelaku yang tertangkap ini diketahui bernama Pegi. 

"(Pelaku, red) Pegi Setiawan," singkatnya.

Pegi ditangkap di salah satu tempat di Bandung, namun Surawan tak menjelaskan detail lokasi penangkapan tersebut. 

"Tadi malam di Bandung," ujar Surawan. 

Adapun, Pegi ternyata bekerja di wilayah Bandung. "Kerja tukang bangunan," ucapnya. 

Seperti diketahui, kasus pembunuhan Vina Dewi (16) dan Muhammad Rizky atau Eky (16) di Cirebon telah memasuki babak baru. 

Polisi memastikan kasus yang terjadi delapan tahun silam terus bergulir dan mengupayakan pencarian tiga pelaku yang masih buron. 

Persitiwa pembunuhan dan pemerkosaan itu terjadi pada 27 Agustus 2016 lalu di Jalan Raya Talun, Kecamatan Talun, Kabupaten cirebon, Jawa Barat. Vina dan kekasihnya dibunuh secara sadis oleh sejumlah geng motor. 

Setelah membunuh korban, geng motor ini juga merekayasa kematian korban seolah vina dan kekasihnya tewas karena kecelakaan. Dari total 11 pelaku, polisi baru menangkap 8 orang, sementara tiga lainnya berstatus buron sampai saat ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil temuan polisi, ketiga DPO ini bernama Dani, Andi, dan Pegi alias Perong, akan tetapi pihak kepolisian belum bisa memastikan nama-nama tersebut asli atau palsu. 

Polda Jabar menelusuri sekolah, orang tua, hingga kerabat ketiganya, akan tetapi identitas keberadaan ketiga DPO ini belum diketahui.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beberapa Wilayah di Indonesia Siaga Darurat Kekeringan, Pemkot Bandung Sediakan 30 Pompa Air

Beberapa Wilayah di Indonesia Siaga Darurat Kekeringan, Pemkot Bandung Sediakan 30 Pompa Air

Indonesia sudah memasuki musim kemarau, karena beberapa wilayah sudah menetapkan siaga darurat kekeringan. Pemkot Bandung pun bersiaga.
Waspada! Apa Itu Child Grooming? Modus Kekerasan Anak yang Sering Tak Disadari dan Banyak Berawal dari Media Sosial

Waspada! Apa Itu Child Grooming? Modus Kekerasan Anak yang Sering Tak Disadari dan Banyak Berawal dari Media Sosial

Child grooming merupakan bentuk kekerasan seksual terhadap anak yang dilakukan melalui manipulasi dan membangun kepercayaan korban. Kenali pengertian, ciri-ciri, modus, data terbaru
Dedi Mulyadi Beberkan Kondisi Terkini Korban Penganiayaan Taufik Hidayat, Satu Keinginannya Jadi Sorotan

Dedi Mulyadi Beberkan Kondisi Terkini Korban Penganiayaan Taufik Hidayat, Satu Keinginannya Jadi Sorotan

Dedi Mulyadi mengungkap perkembangan terbaru kondisi YTR, korban dugaan penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat. Gubernur Jawa Barat temui keluarga korban.
Bukan Freddy Budiman! Inilah Terpidana Narkoba Pertama yang Dieksekusi Mati di Indonesia, Kisahnya Mengubah Sejarah Hukum

Bukan Freddy Budiman! Inilah Terpidana Narkoba Pertama yang Dieksekusi Mati di Indonesia, Kisahnya Mengubah Sejarah Hukum

Sebelum Freddy Budiman, Chan Ting Chong alias Steven Chan menjadi terpidana narkoba pertama yang dieksekusi mati di Indonesia. Simak kronologi, fakta hukum, dan dampaknya
Inter Milan Dapat Kabar Baik dari Udinese, Bek Idaman Mereka Kian Dekat Merapat ke Giuseppe Meazza Musim Panas Ini

Inter Milan Dapat Kabar Baik dari Udinese, Bek Idaman Mereka Kian Dekat Merapat ke Giuseppe Meazza Musim Panas Ini

Inter Milan mendapat angin segar pada bursa transfer musim panas 2026. Bek incaran mereka, Oumar Solet, disebut semakin dekat meninggalkan Udinese.
Striker Lokal Tersubur Resmi Bertahan di Persija, Eksel Runtukahu Pasang Target Tinggi

Striker Lokal Tersubur Resmi Bertahan di Persija, Eksel Runtukahu Pasang Target Tinggi

Persija resmi mengumumkan perpanjangan kontrak dengan Eksel Runtukahu untuk kompetisi Super League 2026-2027 pada Senin (29/6/2026). 

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain hancur melalui serangkaian serangan rudal dan drone, televisi nasional IRIB melaporkan.
Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan keuangan zodiak 30 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Tutup bulan Juni dengan cek zodiakmu, siapa yang paling beruntung dan waspada?
Selengkapnya

Viral