GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cover Story One : Kasus Vina Semakin Janggal

Kasus Vina semakin janggal, mungkinkah misteri pembunuhan bisa terungkap dan keadilan bisa tegak. Saksikan di Cover Story One Kamis 30 Mei 2024 Pukul 23.30 WIB.
Kamis, 30 Mei 2024 - 14:50 WIB
Cover Story One : Pegi Membantah, Kasus Vina Masih Misteri
Sumber :
  • Istimewa

"Kuasa hukum tidak diundang dan tidak diberitahu adanya konferensi pres di hari Minggu tersebut," kata Sugiyanti dalam wawancara khusus dengan tvOne, Senin (27/05/2024).

Sugiyanti menjelaskan pihaknya turut menyaksikan konferensi pers yang dilakukan Polda Jabar. Namun, dia merasa terdapat kejanggalan yang makin terungkap dalam kasus tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya kemarin mungkin mengapresiasi sikap Pegi saat di terakhir itu dia ingin mengungkapkan dari hati kecilnya yang terdalam bahwa dia bukan pelakunya," tambahnya. 

Dia menekankan pihaknya telah mempersiapkan bentuk-bentuk melawan ketidakadilan dengan praperadilan penetapan tersangka Pegi Setiawan. Menurut dia, pihaknya saat ini siap melangkah untuk melawan fitnah tersebut.   

"Akan melakukan praperadilan untuk membebaskan Pegi dari tuduhan itu," tegasnya.   


Saka Tatal Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Bantah Terlibat

Sebelum Pegi ditangkap spekulasi mengenai janggalnya penyelesaian kasus Vina dan Eky mengemuka ke permukaan. Bahkan salah seorang terpidana yang sudah bebas pun angkat bicara. Bukan hanya pengalaman pahit yang ia rasakan selama menjadi pesakitan, Saka Tatal terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky menyebut bahwa ia adalah korban salah tangkap. 

Pengakuan Saka ini membuat heboh publik dan banyak pihak. Belum lagi keadilan ditegakan bagi keluarga Vina dan Eky, justru pelaku yang nyata-nyata sudah divonis bersalah pun kini muncul sebagai orang yang menjadi korban ketidakadilan dari kasus pembunuhan Vina dan Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saka Tatal mengkisahkan pengalamannya saat pemeriksaan oleh polisi, mengaku diperlakukan seperti binatang. Saka Tatal bersama 7 tersangka lainnya saat itu diperiksa sebagai tersangka pembunuhan Vina dan Eky di Polresta Cirebon. Saat itu, Saka Tatal masih di bawah umur, berbeda dengan 7 tersangka pembunuhan Vina dan Eky lainnya. Setelah bebas, ia pun menegaskan bahwa dirinya adalah korban salah tangkap dan tidak pernah merasa melakukan pembunuhan terhadap Vina dan Eky di Cirebon tahun 2016. Ia terpaksa mengaku sebagai pembunuh pada saat itu karena mendapatkan siksaan yang sangat tak wajar dari pihak kepolisian. 

"Saya waktu itu ditangkap, saya dipukulin sama polisi, diinjak-injak, disiksa, disetrum," kata Saka Tatal, saat hadir di program Catatan Demokrasi, tvOne, Selasa (21/05/2024). 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jorge Mendes Tawarkan Bek Barcelona ke AC Milan, Ruben Amorim Beri Penolakan Tegas

Jorge Mendes Tawarkan Bek Barcelona ke AC Milan, Ruben Amorim Beri Penolakan Tegas

AC Milan kembali mendapat tawaran pemain dari agen ternama Jorge Mendes. Kali ini, bek Barcelona Alejandro Balde disebut masuk dalam pembicaraan Rossoneri.
Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI-Polri Tangani Karhutla Sumsel: Ini Bencana yang Sangat Berbahaya

Prabowo Kerahkan 1.000 Perwira TNI-Polri Tangani Karhutla Sumsel: Ini Bencana yang Sangat Berbahaya

Presiden RI, Prabowo Subianto mengerahkan, kekuatan pemerintah pusat untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan. 
Polemik Bantuan Korban Gempa NTT Antara Camat dan BNPB Jadi Sorotan, Pemkab Manggarai Timur Beri Tanggapan

Polemik Bantuan Korban Gempa NTT Antara Camat dan BNPB Jadi Sorotan, Pemkab Manggarai Timur Beri Tanggapan

Polemik pembagian bantuan korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) antara Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman dengan petugas BNPB menjadi perhatian publik
BNPB: Kebakaran Hutan di Nabire Capai 396 Hektare, 4 KK Terdampak dan Titik Api Sulit Dipadamkan

BNPB: Kebakaran Hutan di Nabire Capai 396 Hektare, 4 KK Terdampak dan Titik Api Sulit Dipadamkan

BNPB menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dengan total area terbakar mencapai 396,13 hektare. Plt Kepala
Ditanya Penyebab Pesawat Sukhoi Tergelincir di Sultan Hasanuddin, Kadispenau: Ada Kendala Teknis Pada Sistem Rem

Ditanya Penyebab Pesawat Sukhoi Tergelincir di Sultan Hasanuddin, Kadispenau: Ada Kendala Teknis Pada Sistem Rem

Insiden pesawat tergelincir melanda unit pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 saat berada di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (24/8)
Camat di NTT Luapkan Amarah Kepada Petugas BNPB Soal Bantuan Korban Gempa Viral, Camat: Saya Stress, Rasa Tertekan

Camat di NTT Luapkan Amarah Kepada Petugas BNPB Soal Bantuan Korban Gempa Viral, Camat: Saya Stress, Rasa Tertekan

Seorang Camat Lamba Leda Utara, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustinus Supratman luapkan amarah kepada petugas BNPB soal bantuan korban gempa

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Kelanjutan kasus kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menemui titik terang. 
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi Ungkap Pemicu Debt Collector Masuk ke Dalam Mobil di Cengkareng: Ada Penunggakan Bayar Tiga Bulan

Polisi mengungkap penyebab debt collector berinisial ML alias E (30) yang diduga melakukan penganiayaan hingga memiting pengemudi mobil, saat melintas di SPBU Jalan Kamal Raya Ring Road, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Jumat (21/8).
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
Selengkapnya

Viral