GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

12 Orang Utusan Sultra Digembleng soal "Ilmu Stunting" di Banyumas

Sebanyak 12 orang utusan Provinsi Sulawesi Tenggara selama empat hari digembleng tentang "ilmu stunting" di Kaki Gunung Selamet, Banyumas Jawa Tengah.
Jumat, 31 Mei 2024 - 20:40 WIB
12 Orang Utusan Sultra di Gembleng soal "Ilmu Stunting" di Banyumas
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 12 orang utusan Provinsi Sulawesi Tenggara selama empat hari digembleng tentang "ilmu stunting" di Kaki Gunung Selamet, Banyumas Jawa Tengah.

Ke-12 orang tersebut terdiri dari Widya Iswara (WI) Perwakilan BKKBN Sultra, BPSDM, pejabat fungsional penata KKB Ahli Madya, penyuluh KB, dan beberapa dari perwakilan Kabupaten kota di Sultra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pejabat Fungsional Penata KKB Ahli Madya BKKBN Sultra, Mustakim, dalam pernyataan tertulis yang diterima di Kendari, Jumat, menjelaskan, kegiatan yang mereka ikuti bertajuk TOT Pelatihan Teknis Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bagi fasilitator tingkat provinsi.

"Pasca pelatihan, peserta diharapkan akan menjadi fasilitator stunting yang nantinya memberikan fasilitasi kepada para camat di wilayah tugasnya di Sulawesi Tenggara," ujar Mustakim.

TOT yang mereka ikuti merupakan TOT angkatan ke-4, karena ada 3 angkatan lainnya dilaksanakan di 3 tempat yang berbeda, yaitu di UPT. BDKKB Ambarawa, UPT. BDKKB Bogor dan Pusdiklat BKKBN Pusat.

Dalam TOT angkatan ke-4 di Banyumas diikuti oleh 42 peserta, 12 diantaranya adalah peserta dari Provinsi Sulawesi Tenggara, sisanya 30 peserta berasal dari Jawa Tengah.

Ke-42 peserta mendapat gemblengan berupa ilmu yang cukup banyak dari para Widya Iswara dan pelatih baik dari Jawa Tengah maupun dari BKKBN dan Satgas Stunting Pusat. Diantaranya adalah pemantapan pemahaman tentang stunting hingga praktek fasilitasi secara tim.

Menurut salah satu WI Senior Jawa Tengah, Bambang, saat menyampaikan Rencana Tindak Lanjut (RTL) bahwa ke 42 peserta mendapat nilai rata-rata 96,00 yang artinya nilai seluruh peserta "sangat memuaskan", dan angkatan 4 ini merupakan angkatan terbaik.

Bahkan diakui oleh Bambang bahwa panitia baru kali ini merasa kesulitan untuk menilai siapa dari 42 peserta yang masuk 3 besar karena semuanya luar biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun karena 3 besar yang terbaik, sebagai salah satu persyaratan diklat, harus ada maka panitia juga menetapkan 3 besar peserta terbaik, dan salah satu peserta dari Sulawesi Tenggara lolos sebagai terbaik pertama yaitu Ibu Nahwa Umar yang merupakan WI Ahli Utama pada BPSDM Provinsi Sultra.

Bagi warga Sultra, khususnya Kota Kendari, nama Nahwa Umar sangat tidak asing karena beliau adalah salah satu tokoh masyarakat Kota Kendari yang pernah menjadi Sekda Kota Kendari. (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Surabaya Vaganza 2026 Digelar Sore Nanti, Ini Titik Parkir Yang Perlu Diperhatikan

Dishub Surabaya menyiapkan 15 titik parkir resmi bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Bocor! John Herdman Ungkap Ciri-ciri Pemain yang akan Dipanggil ke Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

John Herdman mengungkap kriteria pemain Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027, dari mental, karakter, hingga kemampuan menghadapi tekanan besar.
Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

Diduga Minimnya pengawasan saat Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya di duga bunuh diri

WN India diduga tewas bunuh diri di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, pada Kamis (13/5/2026). Korban SN diduga depresi saat sebelumnya menjalani..
Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Reaksi Tak Terduga Dedi Mulyadi saat Lagi Emosi ke Mandor Proyek Galian Kabel eh Malah Diserbu Warga Minta Foto

Dedi Mulyadi beri reaksi tak terduga ketika sedang emosi dengan mandor proyek galian kabel tetapi justru didatangi warga yang ingin minta foto dengan Gubernur.
Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

Investasi Masa Depan AC Milan pada Sosok Alphadjo Cisse, Berlian Tersembunyi yang Bikin Manajemen Rossoneri Rela Bakar Uang

AC Milan mulai serius menyiapkan proyek jangka panjang di masa depan. Salah satu nama yang mendapat perhatian besar manajemen Rossoneri adalah Alphadjo Cisse.
Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah Lepas Murid Peserta Magang Kerja Luar Negeri dan Alumni sebagai Pekerja Migran dari SMK Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan

Gubernur Khofifah lepas 1790 murid program magang kerja luar negeri, serta alumni sebagai pekerja migran dari SMK wilayah Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral