Ramai W Superclub Makassar Diprotes Warga, Hotman Paris Ngadu ke Ustaz Das'ad Latif: Saat Saya Bermasalah, Tak Ada Orang Islam Menolong
Lewat unggahannya di Instagram, Ustaz Das'ad mengatakan pihak yang membangun THM yang berada di dekat Masjid 99 Kubah Makassar itu telah sangat berani melawan larangan Allah SWT.
"Sangat berani melawan larangan Allah, ngeri ya," kata Ustaz Das'ad Latif di keterangan unggahannya itu.
Kendati demikian, Ustaz Das'ad Latif mengimbau kepada seluruh pihak yang juga menentang peresmian THM milik Hotman Paris itu agar tidak melakukan tindakan anarkis.
"Satu lagi: TIDAK boleh ANARKIS," tegasnya.
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan mengeluarkan pernyataan sikap menolak kehadiran tempat hiburan W Super Club, apalagi keberadaannya berdekatan dengan masjid Asmaul Husna 99 Kubah.
Ketua MUI Sulsel KH. Prof. Najamuddin di Makassar, Jumat, mengatakan sejak diresmikan tempat hiburan terbesar di Kawasan Timur Indonesia itu oleh pemilik Hotman Paris Hutapea langsung menuai pro dan kontra.
"Sejak diresmikan oleh pemiliknya Hotman Paris dan videonya beredar luas dan melihat reaksi masyarakat kami pun mengeluarkan pernyataan sikap," ujarnya.
Kyai Najamuddin menyatakan clubbing terbesar di Kota Makassar itu dinilai menjadi corong hadirnya berbagai macam kemaksiatan.
Apalagi ketika Hotman Paris dalam video peresmian W Super Club miliknya itu pada Senin, 27 Mei 2024, mengajak kepada warga Makassar untuk berdansa bersama.
Beberapa saat usai peresmian, tempat itu menuai banyak komentar lantaran sarana hiburan itu mendapat dukungan dari Pemkot Makassar.
MUI Sulsel melalui komisi fatwa mengeluarkan pernyataan sikap dengan nomor surat DP.P.XXI/V/Tahun 2024 Tentang W Super Club Makassar.
Dengan rahmat Allah SWT serta shalawat kepada Nabi Muhammad saw, Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan dengan ini menyampaikan:
Bahwa viralnya video Hotman Paris yang meresmikan W Super Club Makassar pada Tanggal 27 Mei 2024 dengan mengajak masyarakat Makassar berdansa hingga akhir zaman.
Dan mengingat bahwa masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar dikenal dengan masyarakat yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai dan budaya siri dan melebbi, maka MUI Sulawesi Selatan dengan ini menyatakan sikap:
Pertama, menolak hadirnya W Super Club Makassar sebagai pusat clubbing terbesar di Makassar.
Load more