News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Terjunkan Anjing Pelacak, Cari Korban Lain di Rumah Kakek DS Tersangka Pembunuhan Bocah Perempuan di Bekasi

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus mengatakan,anjing pelacak diterjunkan untuk mengetahui jejak pelaku dan korban pembunuhan kakek DS.
Selasa, 4 Juni 2024 - 18:58 WIB
Polisi Terjunkan Anjing Pelacak, Cari Korban Lain di Rumah Kakek DS Tersangka Pembunuhan Bacoh Perempuang di Bekasi
Sumber :
  • M Supyan Limpong/tvOne

Bekasi, tvOnenews.com - Polisi kembali mendatangi lokasi pembunuhan bocah perempuan berinisial GH (9) di Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi. 

Lokasi tersebut merupakan rumah tersangka kakek DS (61) yang tak lain tetangga korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam olah TKP kelima ini, polisi menerjunkan anjing pelacak dari unit K9 Dit Samapta Polda Metro Jaya.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, anjing pelacak diterjunkan untuk mengetahui jejak pelaku dan korban.

“Untuk kegiatan anjing pelacak untuk mencari jejak-jejak korban dan pelaku di seputaran TKP atau rumah pelaku,” kata Firdaus di Bantargebang.

Selain itu, anjing pelacak juga mencari indikasi adanya korban baru di lubang dalam rumah tersangka. 

Pasalnya, polisi menemukan lubang baru yang telah tertutup semen di rumah tersangka.

“Hasil dari tadi kegiatan tim lain atau anjing pelacak belum menemukan juga adanya indikasi korban lain,” terangnya.

Menurut Firdaus, anjing pelacak lebih sering mengendus langkah korban dan pelaku sehari-hari. Kemudian berjalan keliling dan ke kamar mandi.

“Dia (juga) jalan ke titik lubang yang dalamnya 1 meter itu yg di dalam rumah, kemudian anjing itu berjalan ke belakang rumah tempat korban ditemukan,” ucapnya.

Firduas belum mengungkapkan secera eksplisit hasil temuan dari penyidikan yang dilakukan dengan melibatkan anjing pelacak. Pihaknya kata dia, masih melakukan pendalaman.

“Kami amati terdapat ada endusan barang perkakas yang ada di dapur, kami masih harus lakukan pendalaman terkait dengan anjing pelacakan tersebut,” tuturnya.

Dilibatkannya anjing pelacak ini merupakan tindak lanjut dari temuan polisi yang menemukan lubang mencurigakan di rumah tersangka DS kakek 61 tahun yang membunuhan bocah perempuan berisial GH (9).

Di rumah tersangka di Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi, polisi menemukan lubang lain yang sudah tertutup dengan semen.

Firdaus mengatakan, awalnya polisi hanya menemukan 2 lubang di rumah tersangka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lubang pertama berada di dalam rumah, sedangkan lubang kedua berada di belakang rumah, tempat korban ditemukan terbungkus karung.

Setelah melakukan pengamatan, polisi kembali menemukan titik lubang baru yang sudah tertutup oleh semen. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral