News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal TNOS Alert Button, Aplikasi Solusi Keadaan Darurat untuk Masyarakat Indonesia

Aplikasi TNOS Alert Button dikenalkan kepada masyarakat Indonesia yang dirancang untuk membantu orang-orang terdekat secara cepat jika terjadi keadaan darurat.
Kamis, 13 Juni 2024 - 11:53 WIB
Aplikasi TNOS Alert Button dikenalkan untuk masyarakat Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Aplikasi TNOS Alert Button dikenalkan kepada masyarakat Indonesia yang dirancang untuk membantu orang-orang terdekat jika terjadi keadaan darurat, seperti teman, keluarga, dan layanan darurat.

Keadaan darurat itu misalnya masalah kesehatan, panik ketika terjebak dalam lift, kebakaran, kecelakaan lalu lintas, bencana alam, atau lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisaris Utama & Co-Founder PT Xtreme Network Sistem Rusdi Soetioso menyebutkan keadaan darurat harus ditanggapi dengan cepat, karena dapat memengaruhi hasil akhir.

"Pengguna tidak perlu bicara dengan operator dalam keadaan darurat, langsung akan terhubung dengan responder," kata Rusdi dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (13/6/2024).

Penggunaan TNOS Alert Button ini juga terbilang mudah karena hanya mengklik tombol merah pada TAB maka dapat dihubungkan dengan siapa pun yang diinginkan sebagai responder.  

tvonenews

Aplikasi ini juga bisa digunakan di mana pun selama tersedia jaringan internet. Biaya berlangganan Alert Button ini relatif berbiaya murah, sehingga bisa digunakan sampai kepedesaan untuk mengatasi pencurian ternak.

"Kami juga berharap aplikasi ini dapat digunakan saudara-saudara kita para pahlawan devisa di mana pun untuk keadaan emergency," tuturnya.

Sementara, Direktur PT Xtreme Network Sistem T.W Yuli Purnomo memastikan TNOS Alert Button dirancang sebagai solusi yang mudah, cepat, dan responsif untuk membantu pengguna dalam situasi darurat.

"Pengguna tidak perlu berbicara dengan operator dalam keadaan darurat, aplikasi ini langsung menghubungkan dengan responder yang dibutuhkan," imbuhnya.

Mas Ipoeng, sapaan akrabnya, menjelaskan, saat tombol merah dalam aplikasi ditekan, pengguna akan langsung terhubung dengan pihak yang telah dipilih sebagai responder.

"Aplikasi TAB berbayar untuk pengguna, yang nilainya akan lebih murah dari 1 cup coffee," ucap dia.

Chief Technology Officer (COO) TNOS World, Dera Sophian, kembali menekankan, TNOS Alert Button dapat memberikan respons yang cepat dan tepat dalam situasi darurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Inovasi ini adalah bukti komitmen kami dalam memberikan solusi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Kadiv keselamatan dan keamanan Transjakarta, Sri Suari, mengapresiasi aplikasi ini yang memungkinkan pengguna bisa langsung terhubung dengan pihak atau institusi yang dibutuhkan, seperti keamanan di Transjakarta, polisi, atau layanan medis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral