News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Pejuang Kirim Pesan Khusus ke Prabowo Subianto soal Kader Gerindra Sudaryono Maju Pilgub Jateng 2024, Begini Isinya

Ketua Dewan Pengurus Daerah Pedagang Pejuang Indonesia Raya Jawa Tengah (DPD Papera Jateng) Sri Hartini meminta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengusung kadernya sendiri sebagai calon gubernur dalam Pilgub Jateng 2024.
Minggu, 16 Juni 2024 - 01:47 WIB
Pedagang Pejuang Kirim Pesan Khusus ke Prabowo Subianto soal Kader Gerindra Sudaryono Maju Pilgub Jateng 2024, Begini Isinya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Dewan Pengurus Daerah Pedagang Pejuang Indonesia Raya Jawa Tengah (DPD Papera Jateng) Sri Hartini meminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto mengusung kadernya sendiri sebagai calon gubernur dalam Pilgub Jateng 2024.

Sri Hartini mengatakan Partai Gerindra di Jawa Tengah memiliki sosok yang punya kapabilitas untuk memimpin Jawa Tengah ke arah yang lebih baik, yakni Sudaryono. Adapun Sudaryono saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami Papera melihat Sudaryono merupakan sosok yang punya kapabilitas memimpin dan menjadikan Jateng Maju Mapan," kata Sri Hartini dilansir, Minggu (16/6/2024).

Dia menjelaskan selain kemampuan memimpin, elektabilitas Sudaryono di beberapa lembaga survei juga cukup baik. 

Oleh karena itu, Sri Hartini menuturkan sudah seharusnya presiden terpilih Prabowo Subianto mengusung kader sendiri yakni Sudaryono di Pilgub Jateng.

"Kami melihat beberapa lembaga survei nama Mas Dar (Sudaryono) selalu di tiga besar. Bahkan ada kalanya dia yang pertama. Untuk itu kami menyarankan Pak Prabowo untuk mengusung Sudaryono," ujar Sri.

Hal ini disampaikan Sri Hartini usai Papera yang juga organisasi sayap Partai Gerindra ini melakukan rapat koordinasi bersama pengurus Papera Jateng. 

Rapat yang dihadiri 35 pengurus dari berbagai kabupaten dan kota di Jateng secara bulat memutuskan dukungan kepada Sudaryono untuk maju dalam Pilgub Jateng.

Ketua DPD Papera Jawa Tengah, Sri Hartini mengamini bahwa dalam rapat koordinasi itu tidak ada perbedaan pendapat. Semua pengurus secara suka rela mendukung Sudaryono yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah maju di Pilgub Jateng.

"Benar, kami memang baru saja melakukan rapat koordinasi bersama pengurus di Jawa Tengah. Rapat ini secara penuh memberikan dukungan kepada Sudaryono untuk maju di Pilgub Jawa Tengah," kata Sri Hartini.

Menurut Sri Hartini, Sudaryono dinilai sebagai sosok yang tepat untuk memimpin Jawa Tengah ke depan. Sebab, Sudaryono merupakan sosok yang punya visi bagaimana memimpin Jateng selama lima tahun ke depan. 

Kemudian, latar belakangnya yang terlahir dari keluarga petani, kata Sri Hartini, juga menjadi bekal bagi Sudaryono memahami kebutuhan mendasar dari masyarakat Jateng.

"Bukan hanya itu Mas Dar (Sudaryono) juga sangat peduli terhadap para pedagang pasar. Itulah yang membuat kami memberikan dukungan kepada Mas Dar," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Papera Don Muzakir menegaskan komitmen penuh dari organisasinya untuk memenangkan Sudaryono dalam Pilgub mendatang. 

"Kami menginstruksikan seluruh anggota Papera untuk siap bekerja keras demi memastikan kemenangan Sudaryono sebagai Gubernur Jawa Tengah," kata Don Muzakir.

Langkah-langkah konsolidasi ini mencakup penyebaran agenda kerja ke tingkat desa dan masyarakat, dengan tujuan memperkuat dukungan basis Papera di seluruh Jawa Tengah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami berkomitmen untuk membangun sinergi yang kuat antara Papera dan masyarakat dalam mendukung visi dan misi Sudaryono untuk memajukan Jawa Tengah," kata Don Muzakir.

Dukungan dari Papera ini, kata dia, diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi kampanye Sudaryono dalam Pilgub Jawa Tengah, yang diyakini mampu memberikan perubahan positif bagi provinsi dengan populasi lebih dari 35 juta jiwa tersebut.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejagung Periksa Dewan Komisaris dan Eks Direksi Inhutani V soal Dugaan Korupsi Lahan Hutan

Kejagung Periksa Dewan Komisaris dan Eks Direksi Inhutani V soal Dugaan Korupsi Lahan Hutan

Kejagung memeriksa dua saksi dari PT Inhutani V dalam kasus dugaan korupsi pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan tebu PT PSMI di Lampung.
Netflix Ditagih Royalti Musik Rp75 Miliar, LMKN Ancam Laporkan hingga Blokir Akses

Netflix Ditagih Royalti Musik Rp75 Miliar, LMKN Ancam Laporkan hingga Blokir Akses

LMKN mendesak Netflix membayar royalti musik sekitar Rp75 miliar sejak 2016. Jika tak dipenuhi, akses Netflix di Indonesia terancam ditutup.
5 HP realme Terbaru 2026, Ada yang Dilengkapi Kamera 200 MP

5 HP realme Terbaru 2026, Ada yang Dilengkapi Kamera 200 MP

Ada lima HP realme terbaru 2026 yang hadir dengan beragam pilihan, mulai dari baterai jumbo hingga kamera 200 MP untuk kebutuhan fotografi dan performa.
Presiden Janjikan Bonus Rp3 Miliar, Wamenpora Ingatkan Atlet Indonesia untuk Fokus Kejar Prestasi di Asian Games 2026

Presiden Janjikan Bonus Rp3 Miliar, Wamenpora Ingatkan Atlet Indonesia untuk Fokus Kejar Prestasi di Asian Games 2026

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, janjikan bonus sebesar Rp3 Miliar untuk atlet yang berhasil meraih medali emas di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Kabar Gembira buat Warga Jabar, KDM Inisiasikan Program Renovasi Rumah Bernama Poe Ibu

Kabar Gembira buat Warga Jabar, KDM Inisiasikan Program Renovasi Rumah Bernama Poe Ibu

Dedi Mulyadi disapa KDM menuturkan, beberapa rumah yang direnovasi sebelumnya tidak memiliki sarana MCK.
Langgar Kode Etik, Dua Anggota Polresta Karawang Resmi Dipecat Tidak Hormat

Langgar Kode Etik, Dua Anggota Polresta Karawang Resmi Dipecat Tidak Hormat

Sanksi tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) secara resmi dijatuhkan kepada dua orang anggota Kepolisian Resor Kota (Polresta) Karawang, Jawa Barat. 

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral