News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hidayat Nur Wahid: Indonesia Negara Hukum yang Berdaulat Tak Ikut-ikutan Thailand Legalkan Perkawinan Sejenis

Hidayat Nur Wahid mengatakan Indonesia sebagai negara hukum yang berdaulat dan berideologi Pancasila perlu semakin waspada atas penyimpangan hukum yang tidak sesuai dengan Pancasila. Salah satunya penyebaran penyimpangan seksual LGBT.
Jumat, 21 Juni 2024 - 10:59 WIB
Hidayat Nur Wahid
Sumber :
  • PKS

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi VIII sekaligus Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan Indonesia sebagai negara hukum yang berdaulat dan berideologi Pancasila perlu semakin waspada atas penyimpangan hukum yang tidak sesuai dengan Pancasila.

Salah satunya, kata dia, penyebaran penyimpangan seksual LGBT dengan adanya informasi menyebar bahwa Thailand yang semakin dekat mewujudkan dilegalkannya perkawinan sejenis di negara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Seluruh pemangku kepentingan di Indonesia baik pemerintah, DPR, ormas-ormas keagamaan dan masyarakat luas harus waspada agar penyimpangan laku seksual dengan pernikahan sejenis semacam ini tidak dijadikan dalih untuk diperbolehkannya nikah sejenis di Indonesia yang menjadi pintu penyebaran penyimpangan LGBT secara lebih luas lagi,” ujarnya melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (20/6/2024).

HNW, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa Indonesia memiliki ajaran dan dasar nilai-nilai yang sangat kuat untuk mencegah penyebaran penyimpangan LGBT itu, yakni Pancasila, UUDNRI 1945 Pasal 1 ayat (3), Pasal 28J ayat (2) maupun Pasal 28 B ayat (1) dan UU Perkawinan yang mengatur keabsahan pernikahan.

Bahkan, kata dia, MA sudah mengeluarkan SEMA yang melarang pencatatan pernikahan beda agama. 

Apalagi dengan fakta adanya nilai-nilai keagamaan yang sudah mengakar di masyarakat Indonesia bahkan sejak sebelum Indonesia merdeka yang tidak membolehkan nikah sejenis.

“Oleh karena itu, Indonesia harus memastikan dan mencegah sedari awal dan hal-hal yang terkecil agar penyimpangan tersebut tidak menyebar ke Indonesia,” tuturnya.

Menurut HNW, salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan segera menyiapkan dan membahas RUU Anti-Propaganda Penyimpangan Seksual.

RUU ini telah berhasil diperjuangkan oleh Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) untuk masuk ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2020-2024.

tvonenews

“Ini yang harus kita siapkan di DPR bersama dengan pemerintah. Alhamdulillah sudah bisa masuk ke dalam Prolegnas dan perlu segera dibahas serta disahkan. Apabila tidak bisa pada DPR periode ini, ini bisa diteruskan untuk diperjuangkan hingga sah di DPR berikutnya,” jelasnya.

Sebagai informasi, parlemen Thailand baru saja menyetujui RUU Kesetaraan Perkawinan yang di antara isinya mengakui perkawinan sejenis.

RUU ini telah diserahkan kepada Raja Thailand untuk ditentukan apakah disetujui atau tidak disetujui menjadi undang-undang.

“Meski Thailand memiliki kedaulatannya sendiri, Raja Thailand perlu mempertimbangkan RUU itu dengan bijaksana. Karena apabila itu disahkan, maka itu dapat berdampak buruk dan mencoreng kawasan Asia Tenggara atau ASEAN,” tuturnya.

HNW menjelaskan bahwa mayoritas negara ASEAN, selain Thailand, masih berkomitmen untuk tidak mengesahkan perkawinan sejenis.

Bahkan, beberapa negara seperti Malaysia, Brunei Darussalam dan Myanmar memberikan hukuman yang sangat keras terhadap perilaku LGBT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia juga telah memasukkan sanksi pidana atas pencabulan sesama jenis terhadap yang belum dewasa dalam KUHP yang baru perlu mempertegas sanksi pidananya terhadap LGBT dan propaganda penyebaran perilaku menyimpang tersebut.

“Untuk kesatupaduan dan kekuatan negara-negara ASEAN harusnya mereka bersama-sama menjaga kawasan ini dari ideologi-ideologi atau perilaku menyimpang dari luar sebagai komitmen atas latar belakang dibentuknya organisasi ASEAN sejak awal,” pungkasnya. (nsi) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Netizen Belanda usai Justin Hubner Semprot NAC Breda Gara-Gara Tersandung Masalah Paspor

Reaksi Netizen Belanda usai Justin Hubner Semprot NAC Breda Gara-Gara Tersandung Masalah Paspor

Para netizen Belanda memberikan respons terhadap pernyataan Justin Hubner. Sang pemain Timnas Indonesia menyemprot NAC Breda setelah tersandung masalah paspor.
Terpopuler News: Harta Kepala Samsat Bandung yang Dicopot Dedi Mulyadi Dikuliti Netizen, hingga KDM Jawab Tantangan Wagub Kalbar

Terpopuler News: Harta Kepala Samsat Bandung yang Dicopot Dedi Mulyadi Dikuliti Netizen, hingga KDM Jawab Tantangan Wagub Kalbar

Usai dinonaktifkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, harta kekayaan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung dikuliti netizen. Jawaban tantangan Wagub Kalbar
Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia U-17, Mierza Firjatullah Bicara Jujur soal Main untuk Nova Arianto dan Kurniawan

Dipanggil Lagi ke Timnas Indonesia U-17, Mierza Firjatullah Bicara Jujur soal Main untuk Nova Arianto dan Kurniawan

Pemain Timnas Indonesia U-17, Mierza Firjatullah, berbicara soal bermain untuk kedua pelatihnya. Dia sempat merasakan era Nova Arianto dan kini akan menjadi tulang punggung Kurniawan Dwi Yulianto.
Izin SMK IDN Bogor Dicabut Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Pastikan KBM Tetap Berjalan Aman

Izin SMK IDN Bogor Dicabut Dedi Mulyadi, DPRD Jabar Pastikan KBM Tetap Berjalan Aman

Komisi V DPRD Jabar memastikan proses penyelesaian perizininan SMK IDN Bogor tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa.
Jelang Kongres IX, PB SEMMI Luncurkan Logo “Asta Cita untuk Indonesia Emas”, Momentum Lahirkan Gagasan Strategis

Jelang Kongres IX, PB SEMMI Luncurkan Logo “Asta Cita untuk Indonesia Emas”, Momentum Lahirkan Gagasan Strategis

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) resmi meluncurkan logo Kongres IX SEMMI di Sekretariat PB SEMMI, Jakarta pada Jumat (10/4/2026).
Pungli Jembatan Cirahong Dihapus, Kades Desak Dedi Mulyadi Perhatikan Nasib "Relawan" yang Terdampak

Pungli Jembatan Cirahong Dihapus, Kades Desak Dedi Mulyadi Perhatikan Nasib "Relawan" yang Terdampak

Kepala Desa (Kades) mengungkapkan kebertannya atas kebijakan yang dipilih Gubenernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkait penertiban di kawasan Jembatan Cirahong.

Trending

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Perakit Senpi Ilegal 'Ki Bedil' yang Beraksi Selama 20 Tahun Dibekuk Bareskrim

Baru-baru ini Satresmob Bareskrim Polri bekuk TS alias Ki Bedil, penjual sekaligus perakit senjata api (senpi) ilegal. Bahkan aksi Ki Bedil sudah berjalan
Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Semarang, Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Semarang, Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Lolos ke Grand Final

Jadwal final four Proliga 2026 pekan ini, di mana ada sejumlah big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska yang akan menentukan kelolosan Megawati Hangestri dan kawan-kawan di Seri Semarang.
Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan

Tidak Terima Ditertibkan Dedi Mulyadi, Kades Ini sampaikan Permintaan Khusus untuk 40 Relawan

Berikut permintaan khusus Kades yang menolak ditertibkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dorong Transformasi Samsat Jawa Barat, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Ribet Seperti di Bank

Dedi Mulyadi Dorong Transformasi Samsat Jawa Barat, Bayar Pajak Kendaraan Tanpa Ribet Seperti di Bank

Dedi Mulyadi dorong transformasi Samsat Jawa Barat agar layanan pajak kendaraan lebih mudah, cepat, dan efisien seperti di bank demi meningkatkan pajak.
Selengkapnya

Viral