News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Tak Terduga Sekjen PBNU soal Pelecehan Logo NU Jadi UN Ulama Nambang, Gus Ipul Justru Kasihan: Tapi Kalau Ada yang Menuntut Ya Silakan

Gus Ipul selaku Sekjen PBNU mengatakan, pihaknya justru kasihan terhadap orang yang mengubah lambang kebesaran Nahdlatul Ulama menjadi UN alias Ulama Nambang.
Sabtu, 22 Juni 2024 - 05:48 WIB
Kolase logo kebesaran Nahdlatul Ulama (NU) yang diubah menjadi UN atau Ulama Nambang dan viral di media sosial.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara soal gaduh logo NU yang diubah jadi UN alias 'Ulama Nambang'.

Gus Ipul selaku Sekjen PBNU mengatakan, pihaknya justru kasihan terhadap orang yang mengubah lambang kebesaran Nahdlatul Ulama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya kasihan aja sama orang yang buat-buat gitu, kasihan dia (pelakunya)," kata Gus Ipul saat dihubungi tvOnenews.com, Sabtu (22/6/2024).

Sebelumnya, viral di media sosial soal lambang NU diplesetkan menjadi UN alias Ulama Nambang, buntut dari konsesi izin tambang yang diberikan pemerintah kepada Nahdlatul Ulama.

Pemberian izin usaha pertambangan khusus (IUPK) untuk ormas keagamaan, khususnya Nahdlatul Ulama melalui PP Nomor 25 Tahun 2024 ternyata menuai banyak pro dan kontra dari berbagai kalangan.

Karena sejauh ini baru NU yang diketahui menerima izin tambang batu bara, maka berbagai kritik bahkan cibiran banyak dilayangkan kepada ormas islam terbesar di Indonesia tersebut.

Kendati demikian, Gus Ipul yang juga menjabat sebagai Wali Kota Pasuruan merasa bahwa pelecehan logo NU tersebut tak mengurangi kebesaran NU sedikit pun.

"Dia nggak mengurangi kebesaran NU sama sekali, jadi saya kasihan sama orang yang buat-buat seperti itu. Kenapa? Buat apa?" ujarnya.


Foto: Potret Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menerima tamu kehormatan KH Ahmad Fuad Noerhasan Sidogiri dan keluarga di Pendopo Kota Pasuruan. (Sumber: Gus Ipul)

Gus Ipul menilai bahwa aksi main bully terhadap NU di media sosial sangat tidak bijaksana dan tidak dewasa.

Salah satu petinggi PBNU tersebut tidak menampik bahwa parodi logo tersebut memang melecehkan NU.

Oleh sebab itu, pihaknya menilai sangat wajar jika ada warga Nahdliyin yang tersinggung atas tindakan tersebut.

"Nanti kalau ada orang yang gak terima ya dimaklumi gitu. Kalau saya sih cuma kasian, mungkin kurang kerjaan," ujar Gus Ipul.

"Tapi kalau ada orang yang mau menuntut ya saya silahkan," imbuh tokoh yang pernah menjadi Ketua PBNU 2015-2021 tersebut.

Pembuat Logo NU Jadi Ulama Nambang (UN) Dilaporkan

Faktanya, kegaduhan logo NU tersebut ternyata memang memancing kemarahan sebagian Warga Nahdlatul Ulama.

Ali Mahfud selaku perwakilan pemuda Nahdliyin melaporkan akun media sosial yang mengunggah parodi logo Nahdlatul Ulama (NU) menjadi "Ulama Nambang (UN)".

Warga NU Surabaya itu menyampaikan bahwa akun media sosial X @pasifisstate yang mengunggah logo NU menjadi UN hingga viral, telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya, pada Kamis (20/6/2024) siang.

Ali menyayangkan, sikap akun X yang memplesetkan logo NU dengan akronim UN dan Rp (rupiah) serta bola dunia yang diubah menjadi gambar eskavator telah sangat melecehkan.

"Saya atas nama pribadi bukan atas nama organisasi, saya prihatin dengan adanya plesetan lambang Nahdlatul Ulama," ujar Ali kepada wartawan setelah melapor kepada SPKT Polrestabes Surabaya, Jumat (21/6/2024).

Menurutnya, logo NU tidak ada kaitannya terhadap keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melayangkan pengajuan izin usaha tambang di Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK).

"Tidak ada kaitan apa pun, saya murni prihatin sebagai warga Nahdliyin prihatin atas kejadian tersebut," katanya.


Foto: Warga Nahdlatul Ulama Surabaya melaporkan akun medsos X pengunggah logo NU menjadi UN. (Tim tvOne/Zainal Azkhari)

Pelapor yang juga Caleg Dapil 5 Kota Surabaya itu menjelaskan bahwasanya logo UN bergambar Rp dan eskavator berwarna merah semakin viral di media sosial.

Hal ini menjadi salah satu alasannya melaporkan akun media sosial tersebut ke SPKT Polrestabes Surabaya.

Laporan tersebut berisi empat hal terhadap logo UN yang viral dianggap oleh dirinya tidak etis.

Pertama berada di gambar bumi logo NU berubah menjadi eskavator. Kemudian, ia juga memasukkan laporan terkait Bintang Sembilan menyelimuti bola dunia diselipkan tulisan Rp (Rupiah).

Hal ketiga meliputi tulisan singkatan NU berubah menjadi UN bertuliskan Ulama Nambang. Terakhir, ia juga menyoroti background NU identik warna hijau berubah menjadi merah.

"Itu yang kita laporkan ke Polrestabes Surabaya," terang Ali.

Ali menyampaikan harapannya pihak kepolisian segera menindaklanjuti akun media sosial tersebut setelah menyebarkan logo UN sebagai plesetan logo NU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu mengingat jumlah tayangannya sudah dilihat sebanyak 7,8 juta akun X sejak diunggah beberapa hari lalu.

"Tak hanya datangi Mapolrestabes Surabaya kami juga terus berusaha pemilik dari Akun X yang telah melecehkan marwah dan martabat NU tersebut," tuturnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tidak Kantongi Izin, Usaha Budi Daya Ikan Arwana di Pekanbaru Disegel

Tidak Kantongi Izin, Usaha Budi Daya Ikan Arwana di Pekanbaru Disegel

Usaha pengembangbiakan ratusan ikan Arwana jenis Super Red dan Golden yang berada di Pekanbaru, disegel oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia. Tempat usaha ini tidak mengantongi dokumen perizinan.
Jadwal MotoGP Jerman 2026: Kesempatan Marc Marquez Buktikan Dirinya sebagai Raja di Sirkuit Sachsenring

Jadwal MotoGP Jerman 2026: Kesempatan Marc Marquez Buktikan Dirinya sebagai Raja di Sirkuit Sachsenring

Jadwal MotoGP Jerman 2026 yang kan berlangsung sepanjang akhir pekan ini akan menjadi kesempatan Marc Marquez untuk bisa lanjutkan tren positif di Sachsenring.
Dua Pendaki yang Tersesat di Gunung Jantan Berhasil Ditemukan

Dua Pendaki yang Tersesat di Gunung Jantan Berhasil Ditemukan

Dua pendaki yang tersesat di Gunung Jantan, M. Rizki dan Dika, berhasil ditemukan oleh Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun.
Iran Pastikan 50 Persen Pelayaran di Selat Hormuz Pulih

Iran Pastikan 50 Persen Pelayaran di Selat Hormuz Pulih

Lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz telah pulih hingga 50 persen dibandingkan kondisi sebelum konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Hal ini diungkapkan oleh Angkatan bersenjata Iran.
Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Kelly menerangkan, ketiganya juga melakukan perlawanan terhadap pihak kepolisian, saat dilakukan penangkapan. Sehingga pihaknya memberikan tindakan tegas dan terukur.
Rupiah Menguat ke Rp18.083 saat Pasar Soroti Anjloknya Keyakinan Konsumen

Rupiah Menguat ke Rp18.083 saat Pasar Soroti Anjloknya Keyakinan Konsumen

Sementara perdagangan di pasar spot pada Jumat, 10 Juli 2026 hingga pukul 09.02 WIB rupiah ditransaksikan di Rp18.083 per dolar AS. 

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Malam ini, Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Kembali Geledah Ruko di Cipete Jaksel

Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya kembali melakukan penggeledahan di sejumlah ruko yang terletak di komplek ruko Thamarin, Jalan Asem 2, Cipete Selatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (9/7/2026).
Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Link Live Streaming Prancis Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026

Duel antara Prancis vs Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS), diprediksi berjalan ketat.
Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Siapa Sebenarnya Rachmat Gobel? Anggota DPR yang Meninggal Dunia Kini Banyak Dicari Warganet

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026). Berikut profil dan rekam jejaknya yang dikenal sebagai penerus Gobel Group.
Profil Rachmat Gobel, Siapa Sangka Pengusaha Sukses Itu Pernah Jadi Tukang Sapu Pabrik

Profil Rachmat Gobel, Siapa Sangka Pengusaha Sukses Itu Pernah Jadi Tukang Sapu Pabrik

Lahir dari keluarga pebisnis, anak kelima dari pasangan Thayeb Mohammad Gobel dan Annie Nento Gobel ini sejak muda sudah tampak jiwa kepemimpinan dan kewibawaannya. 
KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

KPK Ungkap Mantan Sekjen MPR RI Ma'ruf Cahyono Diduga Pakai Uang Gratifikasi untuk Biayai Nikahan Anak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan baru terkait kasus dugaan gratifikasi yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal MPR RI, Ma'ruf Cahyono. 
KPK OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani!

KPK OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) ke-16 pada 2026 dengan menangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Selengkapnya

Viral