News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Keluhkan Bau Tak Sedap Akibat Tumpukan Sampah, DLH Kota Yogyakarta Sebut Kesadaran Masyarakat Belum Optimal

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta menyebut, kesadaran masyarakat dalam mengolah sampah dari sumbernya dinilai belum optimal. Tumpukan sampah meluber.
Senin, 24 Juni 2024 - 17:19 WIB
Tumpukan sampah terlihat meluber di Depo Sampah Mandala Krida, Kota Yogyakarta belakangan terakhir ini. 
Sumber :
  • tim tvOne/Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta menyebut, kesadaran masyarakat dalam mengolah sampah dari sumbernya dinilai belum optimal. Hal itu merupakan respons dari keluhan pedagang di wilayah Stadion Mandala Krida soal tumpukan sampah.

Hal itu yang menjadikan tumpukan sampah kembali meluber di depo-depo hingga berserakan di pinggir jalan seperti yang terlihat belakangan terakhir ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas dan Pengawasan Lingkungan, DLH Kota Yogyakarta, Christina Endang Setyowati mengatakan bila kesadaran masyarakat dalam mengolah sampah sudah optimal, sampah yang akan terkirim ke depo akan berkurang.

"Di sana (depo) itu kan kalau dilihat (sampah) masih campur. Kalau mereka sudah mulai memilah dari sumbernya otomatis sudah ada perlakuan. Jadi, sampah yang terkirim ke depo hanya residu yang bisa diolah menjadi refused derived fuel (RDF) atau apapun lainnya," kata Christina kepada awak media di Pemkot Yogyakarta, Senin (24/6/2024). 

Adapun, pengolahan sampah dengan sistem RDF merupakan proses pengolahan sampah menjadi bentuk yang lebih kecil sehingga dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk berbagai industri. 

Dengan adanya penumpukan sampah itu, DLH Kota Yogyakarta membangkitkan gerakan masyarakat salah satunya menghidupkan kembali bagaimana mengolah sampah dari setiap rumah bukan setiap kelompok. 

Dari pantauan tvOnenews.com, fenomena penumpukan sampah di depo satu di antaranya terlihat di sekitar Stadion Mandala Krida.

Di depo sampah tersebut, sampah yang sudah menumpuk berhari-hari tidak diangkut hingga menimbulkan bau menyengat.

Kondisi ini dikeluhkan oleh Painem, salah seorang pedagang kuliner di lokasi tersebut.

Bahkan, dirinya sempat pingsan kemudian dilarikan ke rumah sakit pada 15 Juni lalu saat kendaraan melakukan aktivitas pengangkutan sampah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Waktu sampahnya diambil pakai backhoe, saya sampai pingsan masuk rumah sakit karena baunya enggak kuat," ucap Painem. 

Selain berdampak ke kesehatan, kondisi ini juga membuat penghasilannya menurun. (scp/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Big Match Persija vs Persebaya Nanti Malam!

Jadwal Super League Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Big Match Persija vs Persebaya Nanti Malam!

Persija Jakarta akan menjamu Persebaya Surabaya dalam laga klasik sarat gengsi pada lanjutan Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) malam ini.
Info Transjakarta: Rute B11 Kini Kembali Berhenti di Summarecon Bekasi

Info Transjakarta: Rute B11 Kini Kembali Berhenti di Summarecon Bekasi

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali mengoperasikan kembali titik pemberhentian di kawasan Summarecon Bekasi untuk rute B11 (Summarecon Bekasi-Cawang) mulai hari ini, Sabtu.
Sopir Ngantuk, Truk Pasir 2 Ton Terguling di Tebet Bikin Macet Panjang

Sopir Ngantuk, Truk Pasir 2 Ton Terguling di Tebet Bikin Macet Panjang

Pengemudi truk, Nur Syaefudin, mengakui rasa kantuk menjadi penyebab utama insiden tersebut.
Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda

Percuma Main 6 Kali, Maarten Paes Tetap Dikritik Habis-habisan oleh Pengamat Belanda

Meski tampil reguler bersama Ajax Amsterdam, Maarten Paes tetap dihujani kritik tajam pengamat Belanda usai performa naik-turun dan dinilai belum konsisten.
Motor Listrik Mau Disubsidi Lagi? Ini Bocoran Menkeu Purbaya

Motor Listrik Mau Disubsidi Lagi? Ini Bocoran Menkeu Purbaya

Sinyal insentif baru ini dinilai penting bagi industri kendaraan listrik nasional, terutama untuk menjaga tren pertumbuhan penjualan motor listrik
Link Live Streaming Semifinal Kejuaraan Asia 2026 Hari Ini: Dua Wakil Indonesia Main di Sesi Sore

Link Live Streaming Semifinal Kejuaraan Asia 2026 Hari Ini: Dua Wakil Indonesia Main di Sesi Sore

Berikut link live streaming semifinal Kejuaraan Asia 2026 yang akan berlangsung pada Sabtu (11/4/2026).

Trending

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Prabowo Geram ke Pengusaha Tambang yang Nakal, Presiden Beri Perintah Jaksa Agung: Pidanakan!

Presiden Prabowo Subianto geram ke pengusaha tambang yang nakal atau tidak taat pada aturan hukum. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pengusaha nakal yang tetap
Selengkapnya

Viral