News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anies Baswedan Tidak Hadir Rapat di DPR Bahas Biaya Pendidikan, Ini Alasannya

Anies Baswedan sebenarnya diundang oleh Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR untuk memberi pandangan terkait biaya dan arah kebijakan pendidikan ke depan.
Selasa, 2 Juli 2024 - 13:28 WIB
Anies Baswedan, tidak menghadiri rapat bersama Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR.
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) periode 2014-2016, Anies Baswedan, tidak menghadiri rapat bersama Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR.

Anies diketahui diundang oleh Panja Pembiayaan Pendidikan Komisi X DPR untuk memberikan pandangan terkait biaya serta arah kebijakan pendidikan ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Panja sekaligus Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf mengatakan Anies berhalangan hadir karena sedang berada di luar negeri.

“Bapak Anies Rasyid Baswedan beliau berhalangan hadir. Ada suratnya sedang tidak berada di Indonesia,” kata Dede dalam rapat di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (1/7/2024).

Panja sebenarnya juga mengundang beberapa menteri pendidikan terdahulu seperti Mendikbud periode 2016-2019 Muhadjir Effendy, Mendikbud periode 2009-2014 Muhammad Nuh.

Kemudian, Menristekdikti periode 2014-2019 Mohamad Nasir, dan Mendikbud periode 2004-2009 Bambang Sudibyo. Namun, Bambang juga berhalangan hadir.

Dede menjelaskan rapat tersebut digelar untuk mendapatkan pandangan dari menteri terdahulu mengenai biaya dan arah kebijakan pendidikan ke depan.

“Agenda hari ini adalah pandangan terhadap arah kebijakan pendidikan nasional saat ini dan ke depan serta pandangan dan gagasan reformulasi anggaran fungsi pendidikan dan alokasi sebarannya kepada K/L atau kepada daerah,” jelas Dede.

tvonenews

Dia mengatakan Panja Pembiayaan Pendidikan sendiri dibentuk untuk menyikapi wacana kenaikan biaya kuliah tahun depan. Setelah sebelumnya pada tahun ini biaya kuliah sempat naik hingga akhirnya dibatalkan oleh Presiden Jokowi.

Dede menyebut Panja menemukan adanya permasalahan dalam alokasi anggaran pendidikan hingga menyebabkan biaya kuliah menjadi tinggi.

“Permasalahan utamanya adalah alokasi anggaran kita 20 persen dari Rp665 triliun, itu kurang lebih sekitar Rp350 triliun. Sebetulnya ini cukup, tapi kita pahami dari 20 persen tersebut mungkin hampir lebih dari 50 persen turun ke daerah dalam bentuk DAK fisik-non fisik,” jelasnya.

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan kementerian/lembaga lainnya juga ada yang menyelenggarakan pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bukan hanya kedinasan, tapi juga umum ditambah ada alokasi anggaran pendidikan lainnya hampir Rp100 triliun yang ada di Kementerian Keuangan,” kata dia.

“Nah itu sebabnya kami melihat apakah anggaran di Kementerian Pendidikan ini sudah mencukupi untuk membiayai pendidikan tinggi,” pungkas Dede. (saa/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Ajak Publik Sejenak Alihkan Perhatian dari Layar dan Fokus pada Sekitar, Taman Budaya Yogyakarta Gelar Pameran Fotografi Bertajuk “FYP (For Your People)”

Ajak Publik Sejenak Alihkan Perhatian dari Layar dan Fokus pada Sekitar, Taman Budaya Yogyakarta Gelar Pameran Fotografi Bertajuk “FYP (For Your People)”

Derasnya arus informasi dan kehidupan digital makin menentukan apa yang dilihat, TBY hadirkan Lomba dan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 “FYP (For Your People)”

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Sosok perempuan bernama Nadhea Devi dituding netizen sebagai sosok gadis baju putih yang tawarkan challenge hafalan surat Ad-Dhuha dengan sebotol miras Newport.
Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, melalui Tim Kuasa Hukum dari Law Firm MZA & Partners, secara resmi mengajukan permohonan pengujian materiil
Baru Gabung UFC, Bilal Hasan Langsung Debut di Shanghai Akhir Agustus

Baru Gabung UFC, Bilal Hasan Langsung Debut di Shanghai Akhir Agustus

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan berpeluang menjalani debut UFC dalam waktu dekat setelah baru saja mendapatkan kontrak dari organisasi MMA terbesar di dunia tersebut.
Selengkapnya

Viral