News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mat Rokim Sedih Merasa Gagal Jadi Orang Tua, Anaknya Nikah Siri Tanpa Izin dengan Pengurus Ponpes di Lumajang: Saya Tahunya Dia Ngaji, Enggak Pernah Tanya yang Bukan-Bukan

Mat Rokim sedih karena merasa gagal jadi orang tua. Pasalnya, anaknya yang masih berumur 16 tahun nikah siri tanpa izinnya dengan pengurus ponpes di Lumajang, Jawa Timur.
Sabtu, 6 Juli 2024 - 19:57 WIB
Ayah anak 16 tahun yang nikah siri dengan pengurus ponpes di Lumajang
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mat Rokim sedih karena merasa gagal jadi orang tua. Pasalnya, anaknya yang masih berumur 16 tahun nikah siri tanpa izinnya dengan pengurus pondok pesantren (ponpes) di Lumajang, Jawa Timur.

Awalnya, dia tidak tahu sama sekali hingga warga kampung menggosipkan anaknya. Mereka menyebut anak Mat Rokim hamil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mat Rokim lantas mencari tahu kebenarannya. Dia tidak menaruh curiga sama sekali kepada anaknya lantaran anaknya tidak mondok di ponpes itu, melainkan hanya mengikuti pengajian seminggu sekali. 

"Tahunya kan dia ngaji. Saya enggak pernah nanya-nanya yang bukan-bukan. Dia ngaji ada yang jemput. Temannya. Perempuan," kata Mat Rokim di podcast Denny Sumargo berjudul Viral! - Jeritan Hati Seorang Ayah, Anak Dinikahi Tanpa Izin, Sampai Hamil?! - (Curhat Bang) yang diunggah pada Kamis (4/7/2024) di YouTube.

Dia pun menyuruh saudaranya untuk pergi ke ponpes itu hingga akhirnya diketahuilah jika anak 16 tahun itu telah menikah siri meskipun tidak hamil seperti yang digosipkan warga.

"Sedih karena ini anak saya. Namanya anak sakit hati saya dinikahi tanpa seorang ayah. Saya enggak tega anak saya jadi trauma setelah kejadian itu. Diajak ke rumah neneknya aja enggak mau. Murung," ungkapnya. 

Mat Rokim sebagai ayah anak perempuan tersebut merasa perlu dilibatkan dalam perkara pernikahan ini.

Dia mengaku tidak terima ketika mengetahui jika anaknya sudah menikah siri dengan pengurus ponpes bernama Muhammad Erik itu sejak Agustus 2023 lalu. Terlebih lagi mereka menikah tanpa izinnya. 

Mat Rokim mengaku tidak pernah marah dengan anaknya atas kejadian ini. Namun, dia merasa gagal menjadi orang tua yang baik.

"Saya enggak mau tangan saya sampai pukul anak. Saya marah terus merenung diri. Ya Allah. Saya merasa gagal jadi orang tua yang baik," kata dia.

Dia mengatakan Muhammad Erik pernah datang dua kali menemuinya. Pertemuan pertama dia tidak meminta maaf. Pertemuan kedua meminta maaf dan meminta laporan dicabut. 

"Dia datang sama ayahnya. Agak songong gitu. Enggak minta maaf malah ngomong dalil. Saya enggak paham. Kata pelaku ini laki-laki biasa punya istri 4. Saya bilang iya kecuali ada walinya. Dia suaranya tinggi. Saya menempuh jalur hukum aja dia bilang enggak apa-apa. Dia nantang. Besoknya saya laporan ke Polres Lumajang," kata Mat Rokim.

"Besoknya dia ke rumah karena takut ada laporan. Dia enggak tahu hukum (Indonesia). Dia tahunya hukum Islam. Dia minta cabut laporan. Saya enggak mau. Saya enggak terima anak saya gitu. Dia minta maaf saya maafin. Kalau jalur hukum terus berjalan," sambungnya. 

Mat Rokim menyebut anaknya mau dinikahi Muhammad Erik karena dijanjikan surga. 

"Nanti kalau dinikahi kamu akan masuk surga. Kalau dinikahi dikasih uang. Setelah nikah dikasih uang Rp300 ribu. Dia kalau ingin berhubungan dengan anak saya suka bilang jangan bilang siapa-siapa. Anak saya tertekan. Masih ada rasa takut ketahuan," terang dia. 

"Pernikahannya enggak sah. Enggak ada wali. Sama aja dengan zina. Dia akad sendiri. Anak saya memang polos. Dia nurut. Gampang dipengaruhi orang. Dia kalau soal agamanya itu kan anu terlalu yakin. Soal agama. Nanti kamu masuk surga, dia mau karena dia polos," sambungnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mat Rokim menegaskan di matanya anaknya tidak pernah menikah karena tidak ada wali. (nsi) 

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Raja Juli Tak Kunjung Dipanggil dalam Kasus Bupati Kuansing, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak!

Raja Juli Tak Kunjung Dipanggil dalam Kasus Bupati Kuansing, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak!

Plt Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein mengatakan pemanggilan Raja Juli Antoni merupakan kebutuhan dari penyidikan, bukan soal berani atau tidaknya.
Ada Dzikir dan Doa Kebangsaan Jelang HUT ke-81 RI di Monas, Ini Skema Rekayasa Lalin yang Disiapkan

Ada Dzikir dan Doa Kebangsaan Jelang HUT ke-81 RI di Monas, Ini Skema Rekayasa Lalin yang Disiapkan

Dzikir dan Doa Kebangsaan menyambut HUT ke-81 RI akan digelar di Lapangan Monas, Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026).
Kronologi Petugas Lapas Temukan Wanita 19 Tahun di Kamar Kalapas Waingapu, Mengaku Adik Angkat

Kronologi Petugas Lapas Temukan Wanita 19 Tahun di Kamar Kalapas Waingapu, Mengaku Adik Angkat

Dalam video penggerebekan tersebut petugas lapas mendapati seorang wanita belia berusia 19 tahun di dalam kamar diduga milik Kalapas Waingapu NTT tersebut.
Menko Yusril dan Wakapolri Hadiri Konferensi Internasional Soal TPPO di UNISSULA, Bahas Penguatan Instrumen Hukum

Menko Yusril dan Wakapolri Hadiri Konferensi Internasional Soal TPPO di UNISSULA, Bahas Penguatan Instrumen Hukum

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra dan Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo menghadiri acara Legal International Conference and Studies (LICS) ke-9, yang digelar Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), di Auditorium UNISSULA, Semarang, pada 30-31 Juli 2026.
Polda Metro Jaya 'Bersih-Bersih': 729 Pelaku Pencurian Motor Ditangkap Dalam 14 Hari

Polda Metro Jaya 'Bersih-Bersih': 729 Pelaku Pencurian Motor Ditangkap Dalam 14 Hari

Polda Metro Jaya beserta Polres dan Polsek jajaran mengungkap hasil Operasi Berantas Jaya 2026, sepanjang 4-18 Juli 2026.
Saham Sektor Telekomunikasi Tarik Minat Investor, Infrastruktur Perlu Ditingkatkan

Saham Sektor Telekomunikasi Tarik Minat Investor, Infrastruktur Perlu Ditingkatkan

Saham BACH belakangan waktu turut menarik minat pelaku pasar sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada harga IPO Rp442 per saham.

Trending

Capek-capek Tampil di Podcast, Klarifikasi Sarwendah Malah Dinilai Blunder

Capek-capek Tampil di Podcast, Klarifikasi Sarwendah Malah Dinilai Blunder

Alih-alih meredakan polemik, penjelasan yang disampaikan Sarwendah dalam podcast disebut memicu respons baru dari publik dan membuat persoalan semakin melebar.
Harga BBM per 1 Agustus 2026, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax

Harga BBM per 1 Agustus 2026, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Pertamax

Harga sejumlah BBM Non-Subsidi kembali turun pada 1 Agustus 2026. Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga Pertamax, Pertamax Green dan Pertamax Turbo.
Wajah Tak Bisa Bohong? Pakar Ekspresi Bongkar Gestur Sarwendah saat Tampil di Podcast Denny Sumargo

Wajah Tak Bisa Bohong? Pakar Ekspresi Bongkar Gestur Sarwendah saat Tampil di Podcast Denny Sumargo

Di tengah proses hukum terkait hak asuh anak yang masih bergulir, penampilan Sarwendah di podcast Denny Sumargo justru memunculkan pembahasan baru, yakni mengenai ekspresi wajahnya.
BGN Tegaskan Siap Laksanakan Putusan MK, Soal Skema Anggaran Bakal Dibahas Kemenkeu

BGN Tegaskan Siap Laksanakan Putusan MK, Soal Skema Anggaran Bakal Dibahas Kemenkeu

Kepala BGN Sudaryono menyebut skema anggaran MBG seusai putusan MK nantinya akan dibahas oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan lembaga keuangan terkait.
Singgung Satgas MBG Kadin, Prabowo Kelakar Mau Siapkan Kantor di Istana

Singgung Satgas MBG Kadin, Prabowo Kelakar Mau Siapkan Kantor di Istana

Presiden Prabowo Subianto melontarkan guyonan soal Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kadin. Menurutnya, Satgas ini cukup penting sehingga perlu disiapkan kantor di Istana.
Mulai Hari Ini, Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950 per Liter

Mulai Hari Ini, Harga Pertamax Turun Jadi Rp15.950 per Liter

Berdasarkan laman resmi, Pertamina melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM). PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax turun menjadi Rp15.950 per liter mulai 1 Agustus.
Jembatan Gantung Kendawi Ditarget Rampung pada HUT ke-81 RI

Jembatan Gantung Kendawi Ditarget Rampung pada HUT ke-81 RI

Pembangunan jembatan gantung di Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues, Aceh yang dibangun oleh TNI bakal segera rampung.
Selengkapnya

Viral