News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ikuti Jejak Film Vina, Habib Rizieq Siap Luncurkan Film Pembantaian KM 50

Habib Rizieq Shihab, mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), akan meluncurkan film yang mengisahkan tragedi pembantaian enam laskar FPI di KM 50. Keputusan ini merujuk pada keberhasilan film kasus Vina Cirebon yang viral dan membuka mata publik. 
Minggu, 14 Juli 2024 - 17:14 WIB
Habib Rizieq
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Habib Rizieq Shihab, mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), akan meluncurkan film yang mengisahkan tragedi pembantaian enam laskar FPI di KM 50. Keputusan ini merujuk pada keberhasilan film kasus Vina Cirebon yang viral dan membuka mata publik. 

Habib Rizieq mengungkapkan bahwa kasus Vina Cirebon telah memotivasinya untuk mengungkap fakta di balik pembantaian di KM 50, berharap film tersebut bisa membangkitkan kesadaran masyarakat mengenai keadilan yang belum terwujud.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Habib Rizieq menyatakan keinginannya untuk membangunkan kesadaran masyarakat tentang kejamnya para pelaku pembantaian KM 50 yang masih bebas berkeliaran. Menurutnya, film ini bukan hanya sekadar medium hiburan, melainkan sebuah alat perjuangan untuk menyampaikan pesan keadilan dan memicu kesadaran publik.

Habib Rizieq bahkan bersumpah, bahwa dirinya tidak akan pernah mundur untuk mencari keadilan atas kasus tersebut.

"Saya bersumpah demi Allah saya akan kejar siapapun, pihak manapun yang terlibat di pembantaian KM 50. Saya enggak peduli siapapun orangnya, ingat siapapun orangnya," tegas dia.

Menurut Habib Rizieq, sebenarnya yang menjadi target operasi pembantaian tersebut adalah dirinya. 

"Nah kalau sosok seperti saya saja mereka berani untuk menjadikan sebagai target pembunuhan, sekalipun itu merupakan pelanggaran ham berat, lalu bagaimana dengan sosok masyarakat biasa?" tanya dia.

"Nah, jadi artinya kalau ini dibiarkan ke depan masyarakat sipil biasa setiap saat bisa jadi korban, jangan lupa itu, bisa jadi korban," sambungnya. 

Mantan Imam Besar FPI itu mengaku, telah melakukan berbagai macam upaya hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku, baik nasional maupun internasional untuk mendapat keadilan atas kasus ini. 

"Kita sudah menyuarakan di beberapa pertemuan-pertemuan internasional," ujarnya. 

Bahkan, ia mengklaim telah mengirim delegasi ke DPR untuk bisa membentuk tim investigasi agar kasus ini juga bisa terungkap sebagaimana kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Atas dasar itulah, Habib Rizieq pun berencana akan membuat film terkait kasus pembantaian KM 50 ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin nanti akan lebih hebat dia punya efeknya daripada film Vina Cirebon yang saat ini sedang viral. Mulai hari ini dan ke depan mereka (pelaku) tidak akan pernah bisa tidur tenang," ucapnya. (ebs)

 "Saya ingin membangunkan orang tidur. Biar semua terjaga, bahwa para pembantai KM 50 yang begitu sadis, kejam, masih berkeliaran bebas di sekitar kita," ujarnya dalam tayangan YouTube Semangat 5 Zaman. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK

Persija Jakarta Tertekan 3 Laga Tanpa Kemenangan, Mauricio Souza Andalkan Jakmania Saat Hadapi Persebaya di GBK

Persija dalam tekanan usai 3 laga tanpa kemenangan. Mauricio Souza andalkan Jakmania saat lawan Persebaya di GBK demi bangkit dan amankan 3 poin penting.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026 jadi sorotan media Vietnam. Begini katanya.
Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengungkapkan harapannya agar gencatan senjata perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel berlangsung lama.
Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar mengungkapkan fakta baru soal tersangka terkait kasus pembunuhan dua orang di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, Jumat (10/4/2026) lalu.
Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Media Korea Selatan dalam sebuah artikelnya mengatakan jika Megawati Hangestri justru sangat mungkin tidak ke Red Sparks, melainkan kontestan V-League lainnya.
Kejuaraan Asia 2026: Dihentikan Unggulan Kelima, Rachel/Febi Akui Kurang Tenang dan Berani di Lapangan

Kejuaraan Asia 2026: Dihentikan Unggulan Kelima, Rachel/Febi Akui Kurang Tenang dan Berani di Lapangan

Rachel/Febi langsung lakukan evaluasi usai terhenti di perempatfinal Kejuaraan Asia 2026.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral