News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nama Iptu Rudiana Lagi-lagi Terseret, Terungkap Ada Kesalahan dalam Laporan Awal Saat Nama Tersangka Kasus Vina Disebutkan

Salah satu terpidana kasus Vina, Rivaldi mengajukan peninjauan kembali (PK). Kuasa hukum menyebutkan ada kesalahan laporan awal dari Iptu Rudiana soal nama..
Minggu, 28 Juli 2024 - 09:50 WIB
Kuasa hukum terpidana kasus Vina Rivaldi, Sindy Sembiring
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Iptu Rudiana lagi-lagi disebutkan oleh pengacara terpidana kasus Vina, Rivaldi. Dikatakan bahwa ada kesalahan di awal laporan tahun 2016.

Menyusul Saka Tatal, salah satu terpidana kasus Vina, Rivaldi kini juga mengajukan peninjauan kembali (PK).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak Rivaldi masih bersikeras bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam kasus pembunuhan Vina.

Bahkan, Rivaldi sebenarnya sudah sempat ditahan di polsek lain atas kasus berbeda dari pembunuhan Vina.

Namun, tiba-tiba pada tanggal 30 Agustus 2016 malam hari, dirinya dipindahkan ke Polresta Cirebon dan menjadi tersangka kasus Vina.

Kuasa hukum Rivaldi juga menyebutkan bahwa pada awal laporan Iptu Rudiana tidak menyebutkan nama Rivaldi, namun Andika.

Meski demikian, Iptu Rudiana juga adalah orang yang mengatakan bahwa Rivaldi adalah Andika.

"Adanya kesalahan dalam pembuatan BAP yang dibuat oleh pelapor yaitu Pak Rudiana yang menyebut Rivaldi itu Andika. Sebenarnya penyebutan Andika itu sudah di awal ya, pada saat Rudiana melakukan pelaporan," kata pengacara Rivaldi, Sindy Sembiring dalam program Apa Kabar Indonesia Malam tvOne, Sabtu (27/7/2024).

Ia menegaskan, di dalam sidang PK untuk Rivaldi yang akan datang, pihaknya akan tetap bertahan pada argumen bahwa kliennya bukanlah Andika.

Selain itu, salah satu terpidana kasus Vina tersebut tidak pernah dikenal oleh temannya sebagai Andika.

Pihaknya pun bingung kenapa tiba-tiba nama kliennya dijadikan seorang tersangka yang tak disebutkan di laporan awal.

"Saksi mahkota yang di mana ke-5 orang (terpidana) itu adalah saksi dari Rivaldi dan Rivaldi juga saksi dari kelimanya, selalu menyebutkan semuanya diurut itu namanya adalah Andika," ujar Sindy.

Nama Andika baru berubah menjadi Rivaldi di tengah jalannya proses pengusutan kasus Vina ini.

Sindy menjelaskan, nama tersebut tepatnya berubah setelah saksi Liga Akbar menyebutkan nama Rivaldi.

Saat ini, Rivaldi menjadi salah satu terpidana kasus Vina yang divonis hukuman penjara seumur hidup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bersama dengan tujuh terpidana lainnya, pria bertato ini harus mendekam dipenjara meski bersikeras tak terlibat kasus Vina.

Selain dirinya, enam terpidana lainnya juga sedang bersiap untuk mengajukan PK. (iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Betrand Peto Sebut ‘Netizen Terdekat’ Jadi Pemicu Rumor Curi Parfum Sarwendah, Begini Kronologinya

Betrand Peto Sebut ‘Netizen Terdekat’ Jadi Pemicu Rumor Curi Parfum Sarwendah, Begini Kronologinya

Betrand Peto blak-blakan sebut 'netizen terdekat' jadi pemicu rumor curi parfum Sarwendah, begini kronologinya.
Joan Mir Beberkan Kelemahan Honda yang Membuatnya Kesulitan Imbangi Para Rival di MotoGP Italia 2026 

Joan Mir Beberkan Kelemahan Honda yang Membuatnya Kesulitan Imbangi Para Rival di MotoGP Italia 2026 

Joan Mir mengungkapkan bahwa MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello jadi gambaran nyata mengenai kekurangan yang masih dimiliki Honda dibanding para pesaingnya.
PLN Klarifikasi Insiden Mati Lampu di Venue Pertandingan Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste

PLN Klarifikasi Insiden Mati Lampu di Venue Pertandingan Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste

Pertandingan laga pekan kedua Grup A antara Timnas Indonesia U-19 melawan Timor Leste di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (4/6/2026) diwarnai insiden mati lampu di tengah pertandingan. 
Oknum Kerap Berulah, Militer Diminta Fokus Urus Pertahanan Negara

Oknum Kerap Berulah, Militer Diminta Fokus Urus Pertahanan Negara

Keterlibatan militer dalam ranah sipil turut menuai respons tajam dari publik.
Rupiah Anjlok Lagi, Mensesneg: Insya Allah Kita Memiliki Fundamental Ekonomi yang Cukup Kuat

Rupiah Anjlok Lagi, Mensesneg: Insya Allah Kita Memiliki Fundamental Ekonomi yang Cukup Kuat

Pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai memicu kekhawatiran pasar terhadap kondisi ekonomi nasional. 
Perkuat Ekosistem AI Nasional untuk Berbagai Sektor Industri, Telkom Luncurkan AIcosystem

Perkuat Ekosistem AI Nasional untuk Berbagai Sektor Industri, Telkom Luncurkan AIcosystem

AIcosystem yang diluncurkan Telkom dirancang untuk mengintegrasikan seluruh kemampuan AI yang dimiliki TelkomGroup ke dalam satu arah pengembangan yang strategis.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Pendiri Cherrybelle Dino Raturandang diduga sindir Sarwendah lewat unggahan viral di Threads yang kini tembus 1,2 juta views. ”Udah terlihat kan?” tulisnya.
Cerita Prabowo Saat Dapat Laporan Korupsi di BGN, Langsung Panggil BPKP hingga PPATK

Cerita Prabowo Saat Dapat Laporan Korupsi di BGN, Langsung Panggil BPKP hingga PPATK

Presiden RI Prabowo Subianto bercerita saat dirinya mendapat laporan adanya dugaan penyelewengan di lembaga Badan Gizi Nasional (BGN)
Soal Kasus Korupsi di BGN, Wakil Ketua DPR Singgung Komitmen Pejabat dan Sikap Integritas

Soal Kasus Korupsi di BGN, Wakil Ketua DPR Singgung Komitmen Pejabat dan Sikap Integritas

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa mengingatkan kepada pejabat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar tetap menjaga integritas.
Mengapa 'Messi Iran' Tiba-Tiba Hilang dari Piala Dunia 2026?

Mengapa 'Messi Iran' Tiba-Tiba Hilang dari Piala Dunia 2026?

berbagai laporan menyebut absennya sang penyerang yang berjuluk Messi dari Iran itu dari Piala Dunia 2026 tidak lepas dari kontroversi di luar lapangan.
Kejagung Bongkar Fakta Baru Korupsi MBG, Barang yang Dimark Up Ternyata Sudah Beredar

Kejagung Bongkar Fakta Baru Korupsi MBG, Barang yang Dimark Up Ternyata Sudah Beredar

Kejaksaan Agung mengungkap fakta baru soal barang operasional pelaksanaan MBG yang dilakukan mark up oleh tiga tersangka, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung
Hasil Survei Poltracking Terbaru Tunjukan 72,2 Persen Masyarakat Indonesia Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Hasil Survei Poltracking Terbaru Tunjukan 72,2 Persen Masyarakat Indonesia Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Kamis (4/6/2026). 
Selengkapnya

Viral