News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Vina Cirebon Mengira Akan Dinikahi Secara Islam di China: Yang Nikahin Siapa?

​​​​​​​Dedi Mulyadi tak habis pikir dengar pengakuan Vina Cirebon yang mengira akan dinikahi secara Islam di China, hingga mempertanyakan siapa yang menikahkannya.
Rabu, 18 Maret 2026 - 22:32 WIB
Dedi Mulyadi dan Vina Cirebon
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi

tvOnenews.com -  Dedi Mulyadi tak habis pikir saat mendengar pengakuan Vina, perempuan asal Cirebon, yang mengira dirinya akan dinikahi secara Islam di China. Dalam pertemuan yang difasilitasi langsung olehnya, Dedi mempertanyakan logika di balik keputusan tersebut.

Seperti diketahui, Dedi Mulyadi berperan sebagai mediator dan fasilitator dalam kasus yang menimpa Vina. Ia merespons langsung video permintaan tolong Vina yang mengaku menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus “pengantin pesanan” di China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan pihak terkait, Dedi Mulyadi akhirnya berhasil membantu pemulangan Vina ke Indonesia pada awal Maret 2026. Tak berhenti di situ, pada 16 hingga 17 Maret 2026, ia juga memfasilitasi pertemuan antara Vina dan mantan mertuanya yang datang langsung dari China untuk memberikan klarifikasi.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi, Vina, dan Mantan Mertua. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / YouTube Kang Dedi Mulyadi)

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari kejelasan dari kedua belah pihak. Mantan mertua Vina mengklaim telah memperlakukan Vina dengan baik, sementara Dedi Mulyadi berupaya memastikan kebenaran secara objektif agar tidak terjadi kesalahpahaman berkepanjangan.

Meski menilai pihak mantan mertua cukup kooperatif, Dedi Mulyadi terlihat kebingungan saat menggali keterangan dari Vina, terutama terkait alasan dirinya berangkat ke China untuk menikah.

“Gini pertanyaan saya satu, dulu kenapa kamu tidak nikah di Indonesia secara Islam?” tanya Dedi Mulyadi.

Vina pun menjelaskan alasannya.

“Kan ditanya waktu itu, Pak, nikahnya di mana? Dia bilang di China gitu,” jawab Vina.

Namun jawaban tersebut justru membuat Dedi Mulyadi semakin mempertanyakan dasar keputusan tersebut. Ia menekankan pentingnya kejujuran dalam setiap kasus yang ditanganinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pertanyaan saya gini, ini kan kita ini saya nanganin gini kan banyak ya. Maksud saya, saya ingin setiap objek itu jujur gitu loh. Jadi, saya ingin setiap objek itu jujur karena memusingkan pemerintah kalau enggak jujur. Karena kan ujungnya pemerintah-pemerintah juga yang nanganin gitu loh. Setiap orang tuh harus jujur,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memihak siapa pun, namun ingin melihat persoalan secara objektif.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kritik Balik Komnas HAM Soal Hasil Kajian Terkait MBG, Natalius Pigai: Banyak yang Tidak Paham Prinsip HAM

Kritik Balik Komnas HAM Soal Hasil Kajian Terkait MBG, Natalius Pigai: Banyak yang Tidak Paham Prinsip HAM

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, memberikan tanggapan keras terhadap hasil kajian Komisi Nasional (Komnas) HAM yang menyoroti adanya risiko pelanggaran hak asasi dalam program makan bergizi gratis (MBG). 
Kinerja Bertumbuh, Setoran Pelindo ke Kas Negara Tembus Rp7,81 Triliun di Tahun 2025

Kinerja Bertumbuh, Setoran Pelindo ke Kas Negara Tembus Rp7,81 Triliun di Tahun 2025

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mengumumkan peningkatan kontribusi finansialnya kepada negara untuk tahun buku 2025. 
The Papa’s Perkenalkan Single “Menghilang”, Lagu Tentang Perpisahan yang Datang Tiba-tiba

The Papa’s Perkenalkan Single “Menghilang”, Lagu Tentang Perpisahan yang Datang Tiba-tiba

Band pendatang baru The Papa’s siap memperkenalkan single perdana mereka berjudul “Menghilang” pada Jumat, 5 Juni 2026, di Kalingga Sun Coffe, Bekasi.
Dalami Soal Dugaan Aliran 1 Juta Dolar AS ke Pansus Haji, KPK Periksa Mantan Stafsus Yaqut 

Dalami Soal Dugaan Aliran 1 Juta Dolar AS ke Pansus Haji, KPK Periksa Mantan Stafsus Yaqut 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan mantan staf khusus (stafsus) Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Mohammad Nuruzzaman.
PBNU Siapkan Mekanisme Peninjauan Ulang Fatwa, Mirip Peninjauan Kembali di Mahkamah Agung

PBNU Siapkan Mekanisme Peninjauan Ulang Fatwa, Mirip Peninjauan Kembali di Mahkamah Agung

PBNU tengah mematangkan konsep I'adatun Nadzar atau peninjauan ulang terhadap hasil keputusan Bahtsul Masail menjelang Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 di Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, pada 20–22 Juni 2026.
Cuaca Ekstrem Hantam Sumut: 13 Rumah di Deliserdang dan Gunungsitoli Rusak

Cuaca Ekstrem Hantam Sumut: 13 Rumah di Deliserdang dan Gunungsitoli Rusak

Sebanyak 13 rumah warga di Provinsi Sumatera Utara dilaporkan mengalami kerusakan setelah cuaca ekstrem menerjang dua wilayah berbeda pada Selasa (16/6). 

Trending

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Misteri Kematian Jance Zebua Belum Terpecahkan, Publik Kritisi Proses Penyidikan

Duka masih menyelimuti rumah keluarga Jance Zebua di Desa Hilinaa, Dusun 2, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut).
Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Luhut Klaim Perlinsos Digital dan Simbara Bisa Buat Negara Hemat Ribuan Triliun: Orang Tidak Bisa Korupsi

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, menyebut sistem digitalisasi pemerintah melalui Perlinsos Digital dan Simbara bisa membuat hemat ribuan triliun.
Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Komnas HAM Sebut Program MBG Langgar HAM, DPR: Pernyataan Kontradiktif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso menilai pernyataan Komnas HAM soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) terindikasi melanggar HAM adalah tidak tepat.
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja

ESDM menyampaikan pemerintah memilih menahan harga BBM subsidi Pertalite sebagai langkah perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan, seraya mendorong implementasi B50.
Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Sempat Kabur ke Panipahan, Suami Siri Pembunuh Istri di Dumai Ditangkap Polisi

Kepolisian Resor Dumai berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial Nursafika (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok kawasan kebun Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan, RT 006, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.
Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Siapa Yakuza Maneges yang Menyegel Ponpes di Malang?

Media sosial beberapa waktu lalu dihebohkan dengan kabar, adanya pondok pesantren (Ponpes) di Malang, Jawa Timur disegel organisasi bernama Yakuza Maneges
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT