News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang PK Saka Tatal Berderai Air Mata, Reynaldi Bongkar Kelakuan Iptu Rudiana dan Polisi Lain: Saya Sudah Ngerasain Neraka di Penjara

Tangis Farhat Abbas pecah mendengar pengakuan mengerian dari Reynaldi di sidang PK Saka Tatal. Ia ternyata juga ikut ditangkap bersama para terpidana sampai..
Selasa, 30 Juli 2024 - 15:56 WIB
Sidang Saka Tatal Berderai Air Mata, Reynaldi Bongkar Kelakuan Iptu Rudiana dan Polisi Lain: Saya Sudah Ngerasain Neraka di Penjara
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Sidang PK mantan terpidana kasus Vina, Saka Tatal berlangsung penuh dengan air mata saat saksi fakta Reynaldi bongkar kelakuan Iptu Rudiana dan polisi lainnya saat menangkap para terduga pelaku.

Reynaldi, sepupu Saka Tatal ternyata juga sempat ditangkap oleh Iptu Rudiana dan kawan-kawan karena tahun 2016 diduga sebagai pelaku pembunuhan Vina dan Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sidang PK Saka Tatal, Reynaldi membongkar semua hal kejam yang ia alami saat ikut ditangkap bersama 8 terpidana kasus Vina lainnya pada tahun 2016 oleh kelompok Iptu Rudiana.

Meski lupa tanggalnya, namun ia ingat saat dirinya tiba-tiba ditangkap Iptu Rudiana bersama dengan Saka Tatal.

Padahal, waktu itu ia dan Saka Tatal baru saja beli bensin motor. Setelah pulang mereka kembali ke arah SMP 11 Cirebon.

"Pas Saka Tatal kan disuruh beli bensin sama kakak saya di batas kota, nah saya beli bensin sama Saka. Abis beli bensin disimpen di SMP 11, dan di SMP 11 itu ada polisi," kata Reynaldi, di sidang PK Saka Tatal sebagai saksi fakta, Selasa (30/7/2024).

Ia menjelaskan saat ditanya Farhat Abbas selaku kuasa hukum Saka Tatal, bahwa keduanya lalu menyebrang menggunakan motor dan hampir sampai ke SMP 11 Cirebon. 

Namun, tiba-tiba polisi yang terlihat di dekat SMP 11 Cirebon menghampiri mereka dan langsung memukuli keduanya.

"Kita mau nyebrang tuh, udah mau nyampe motor masih jalan, udah ditangkap dan langsung dipukulin," kata Reynaldi menjelaskan.

Saat ditanya siapa yang menangkap, ia mengatakan ada Iptu Rudiana dan sejumlah orang lain yang tak dikenalnya.

Dirinya pun mengenali wajah Iptu Rudiana setelah beberapa minggu dibebaskan, usai sering melihat wajah ayah Eky itu di media massa.

Farhat Abbas menangis di sidang PK Saka Tatal mendengar pengakuan Reynaldi

Saat penangkapan, Reynaldi mengatakan tidak ada keterangan apapun dari polisi apalagi surat penangkapan.

Mereka hanya dibawa ke Polresta Cirebon dan kemudian lanjut dipukuli kembali.

"Langsung dipukulin Pak (di kantor polisi), Pak Rudiana, Pak. Sama rekan-rekannya," ujar dia.

Para pemuda yang ditangkap tersebut pun mengaku tak tahu kesalahan apa yang mereka lakukan waktu itu.

Sebab, saat ditangkap dan dimasukkan ke dalam mobil mereka sudah dipukuli.

"Kita nyampe di polsek waktu itu saya turun, itu sudah disuruh jalan bebek. Banyak polisi baris di situ menghadang kita," kata Reynaldi.

Cerita Reynaldi sontak membuat Farhat Abbas menangis dan sejumlah orang yang hadir turut menitikkan air mata.

"Ada yang ditendang, ada yang dipukul, ada yang diinjek. Diperlakukan udah kayak binatang lah Pak kita," lanjutnya.

Berdasarkan kesaksian Reynaldi, dirinya dan pemuda lainnya dipukuli mulai dari sore hingga sore besok harinya.

"Ada yang diinjek, ada yang dibalsem mata, semua dibalsem, mata kan nggak kelihatan Pak," kata dia.

Selama disiksa itu, ia mengatakan diminta untuk mengaku sebagai pelaku pembunuhan Vina dan Eky.

Namun, Reynaldi mengatakan dirinya terus mengatakan tidak tahu. Selama itulah ia terus-terusan dipukul.

Setelah tidak kunjung mengaku, Reynaldi akhirnya dilepaskan. Ia mengatakan, selama satu bulan harus merasakan rasa sakit yang tidak kunjung sembuh.

Bahkan, ia mengaku sampai tidak bisa berjalan karena tubuhnya yang penuh luka.

"Saya tuh masuk penjara sampai kayak di neraka, saya udah ngerasain di neraka satu itu," ujar dia.

Kali ini, air mata Reynaldi sudah tak terbendung. Ia mencoba menceritakan kisah mengerikannya sambil menangis.

Pada akhirnya, Reynaldi tidak dijadikan dihukum apapun. Beredar kabar bahwa ia digantikan oleh kakaknya yakni Eka Sandi.

Eka Sandi kini menjadi salah satu terpidana kasus Vina yang dihukum penjara seumur hidup.

Ia juga mengatakan, selama kurang lebih satu bulan harus terus melapor ke polisi. 

Setiap kali melapor, ia kembali dipukui oleh polisi yang memeriksanya padahal lukanya baru saja sembuh.

"Senin Kamis itu ke situ (kantor polisi dikepret bolak-balik sama Kanit yg di situ. Saya lapor wajib, ditabok bolak-balik tapi saya baru sembuh," kata dia lagi. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Richard Lee Segera Disidangkan Setelah Dinyatakan Lengkap

Kasus Richard Lee Segera Disidangkan Setelah Dinyatakan Lengkap

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten mengonfirmasi telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti atau tahap II dari penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis (4/6/2026).
Top Skor AVC Women's Cup 2026: Ersandrina Devega Tembus 3 Besar, Timnas Voli Putri Indonesia Mendominasi

Top Skor AVC Women's Cup 2026: Ersandrina Devega Tembus 3 Besar, Timnas Voli Putri Indonesia Mendominasi

Top skor AVC Women's Cup 2026, di mana para pemain Timnas Voli Putri Indonesia mendominasi termasuk ada Ersandrina Devega.
Berbondong-bondong Netizen Ramaikan Jualan Online Ruben Onsu, Ayah 3 Anak itu dapat Doa dan Dukungan

Berbondong-bondong Netizen Ramaikan Jualan Online Ruben Onsu, Ayah 3 Anak itu dapat Doa dan Dukungan

Siapa sangka di tengah polemik rumah tangga Ruben Onsu dengan Sarwendah di media sosial. Muncul banyak dukungan dan doa untuk 3 ayah itu.
Reaksi Jujur Kuasa Hukum Ruben Onsu soal Video Permintaan Maaf Sarwendah, Dinilai Tidak Selesaikan Masalah

Reaksi Jujur Kuasa Hukum Ruben Onsu soal Video Permintaan Maaf Sarwendah, Dinilai Tidak Selesaikan Masalah

Kuasa hukum Ruben Onsu tegas menyatakan video permintaan maaf Sarwendah tidak ada kaitannya dengan klien mereka dan dinilai tidak selesaikan masalah pokok.
Misteri Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kosannya di Tanjung Priok, Polisi Sebut Kematiannya Tidak Wajar

Misteri Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kosannya di Tanjung Priok, Polisi Sebut Kematiannya Tidak Wajar

Wanita muda ditemukan tewas di kosannya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (5/6/2026) pukul 02.00 WIB. Penemuan jasad wanita tersebut menjadi misteri.
Klasemen AVC Women's Cup 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Dikangkangi Vietnam

Klasemen AVC Women's Cup 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Dikangkangi Vietnam

Klasemen AVC Women's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia masih belum kuasai posisi puncak yang saat ini dihuni oleh Vietnam.

Trending

DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

DPC Peradi Bekasi Raya Canangkan Kolaborasi Bidang Hukum

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Bekasi Raya resmi mengukuhkan kepemimpinan barunya.
Misteri Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kosannya di Tanjung Priok, Polisi Sebut Kematiannya Tidak Wajar

Misteri Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kosannya di Tanjung Priok, Polisi Sebut Kematiannya Tidak Wajar

Wanita muda ditemukan tewas di kosannya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (5/6/2026) pukul 02.00 WIB. Penemuan jasad wanita tersebut menjadi misteri.
Tanggapi Wapres AS, Paus Leo Sebut Konflik AS-Iran Bukan Perang yang Adil

Tanggapi Wapres AS, Paus Leo Sebut Konflik AS-Iran Bukan Perang yang Adil

-Perang yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran bukan "perang yang adil”. Pernyataan tersebut disampaikan Paus Leo XIV  menanggapi pertanyaan jurnalis terkait klaim Wakil Presiden AS JD Vance yang menggunakan konsep “perang yang adil” untuk membela tindakan militer Washington terhadap Teheran
Emma Warokka Bongkar Jejak Digital Sarwendah, Terlihat Sedang Menggigit Ruben Onsu

Emma Warokka Bongkar Jejak Digital Sarwendah, Terlihat Sedang Menggigit Ruben Onsu

Emma Warokka bongkar jejak digital Sarwendah yang tertangkap kamera sedang menggigit Ruben Onsu penuh kemesraan. Begini reaksi Emma dan warganet di TikTok.
Media Vietnam Heran Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Oman, Tak Menyangka Garuda Sedominan Ini

Media Vietnam Heran Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Oman, Tak Menyangka Garuda Sedominan Ini

Media Vietnam mengaku heran lihat Timnas Indonesia mampu mengalahkan Oman 3-0 dengan permainan yang sangat dominan. Mulai khawatir jelang Piala ASEAN FIFA 2026.
Dugaan Pembunuhan di Situbondo Jatim: Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Saluran Drainase Pantura

Dugaan Pembunuhan di Situbondo Jatim: Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Saluran Drainase Pantura

Sosok mayat perempuan yang ditemukan di saluran drainase jalur Pantai Utara (Pantura) Desa Kalianget, Banyuglugur, Situbondo, pada Sabtu (6/6) malam, teridentifikasi sebagai seorang tenaga kesehatan. 
Gara-gara Rumor Shin Tae-yong, Kondisi Internal Persija Jadi Sorotan Hangat Media Korea

Gara-gara Rumor Shin Tae-yong, Kondisi Internal Persija Jadi Sorotan Hangat Media Korea

Nama Shin Tae-yong kembali menjadi pembicaraan hangat di Indonesia. Media Korea sampai soroti kondisi internal Persija yang dirumorkan bakal ke Macon Kemayoran.
Selengkapnya

Viral