GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ditunjuk Golkar Maju di Pilgub Jabar, Bagaimana dengan Elektabilitas Dedi Mulyadi?

Survei Litbang Kompas, Dedi Mulyadi memperoleh tingkat elektabilitas sebesar 12,2%, setelah Ridwan Kamil yang jauh unggul dengan elektabilitas sebesar 36,6%. 
Sabtu, 3 Agustus 2024 - 16:52 WIB
Dedi Mulyadi saat menerima pinangan Golkar untuk maju dalam pencalonan gubernur Jabar 2024.
Sumber :
  • ANTARA/Dok Dedi Mulyadi.

Jakarta, tvOnenews.com - Didukung oleh Partai Golkar untuk maju di Pilgub Jabar 2024, bagaimana elektabilitas Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi, mengalami peningkatan elektabilitas dalam survei terbaru yang dilakukan oleh Litbang Kompas menjelang Pilkada Jabar 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam survei Litbang Kompas, Dedi Mulyadi memperoleh tingkat elektabilitas sebesar 12,2%, setelah Ridwan Kamil yang jauh unggul dengan elektabilitas sebesar 36,6%. 

Litbang Kompas melakukan survei pada tanggal 15-20 Juni 2024, dengan melibatkan 400 responden yang dipilih secara acak melalui metode pencuplikan sistematis bertingkat di Provinsi Jawa Barat. 

Metode survei tersebut memastikan bahwa sampel yang diambil representatif terhadap populasi di wilayah Jawa Barat. 

Hasil survei menunjukkan bahwa meskipun Dedi Mulyadi berada di posisi kedua, ia memiliki potensi yang kuat dalam konteks pemilihan gubernur. E

lektabilitasnya yang mencapai 12,2% merupakan angka yang signifikan, meskipun masih tertinggal cukup jauh dari Ridwan Kamil.

Faktor utama yang mempengaruhi elektabilitas Dedi Mulyadi adalah pengalaman dan rekam jejaknya sebagai mantan Bupati Purwakarta selama dua periode, dari tahun 2008 hingga 2018. 

Pengalaman dan rekam jejak tersebut menjadi modal utama yang memperkuat posisinya pada peta politik Indonesia. 

Selama masa kepemimpinannya hingga sekarang, Dedi identik menggunakan totopong atau udeng berwarna putih yaitu ikat kepala tradisional masyarakat Sunda. 

Hal ini membuat Dedi mudah dikenal oleh banyak orang. Penampilannya yang khas juga membantu membangun citra dirinya sebagai pemimpin yang dekat dengan budaya lokal. 

Selain penampilannya, gaya kepemimpinan Dedi yang proaktif yang mana sering turun langsung ke lapangan untuk berdialog dengan masyarakat, juga turut menyumbang pada tingginya elektabilitasnya. 

Ditambah, Dedi Mulyadi sering muncul di televisi dan media sosial untuk mengadvokasi berbagai isu, termasuk kasus Vina Cirebon. 

Keterlibatannya dalam isu-isu publik seperti ini, semakin memperkuat profilnya sebagai pemimpin yang peduli dan aktif dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun saat ini Dedi Mulyadi berada di posisi kedua dalam survei, masih terdapat 41% responden yang menjawab tidak tahu atau belum menentukan pilihan. 

Angka tersebut menunjukkan bahwa masih ada peluang besar bagi Dedi Mulyadi atau calon lain untuk meningkatkan elektabilitas mereka dan meraih dukungan dari pemilih yang belum memutuskan.(viva/muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni di Indramayu: Adik Aman Yani Bongkar Sikap Aneh Ririn sejak Kakaknya Hilang

Di podcast Denny Sumargo, adik Aman Yani, Titi membongkar semua keanehan dari Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai  Ujung Tombak Partai Golkar

Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai Ujung Tombak Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia hadir dalam kegiatan penutupan Rakernas I dan Rapimnas I Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Tahun 2026 di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/5/2026).
Ini Kata Kapendam Sriwijaya Soal Penyelidikan Kasus TNI Tembak TNI di Palembang

Ini Kata Kapendam Sriwijaya Soal Penyelidikan Kasus TNI Tembak TNI di Palembang

Insiden TNI tembak TNI hingga menyebabkan satu orang tewas terjadi di sebuah cafe di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Pernah Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Kiper Jerman Berdarah Bali Ini Terancam Jadi Pengangguran

Pernah Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Kiper Jerman Berdarah Bali Ini Terancam Jadi Pengangguran

Sempat mengaku pernah dihubungi oleh perwakilan Timnas Indonesia pada 2024 silam, kiper Jerman dengan garis keturunan Bali ini terancam tanpa klub musim depan.
Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Gus Ipang: Dakwah Harus Mampu Hadir di Ruang Digital

Perubahan pola konsumsi informasi masyarakat dinilai telah mengubah wajah dakwah dan komunikasi publik secara total.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Duh! Al Nassr Gagal Bantai Gamba Osaka di Final ACL Two 2025/2026, Ronaldo Lagi-lagi Harus Pulang Tangan Kosong

Di depan pendukungnya sendiri, Al Nassr dipaksa menyerah kalah dengan skor tipis 0-1 dari wakil asal Jepang, Gamba Osaka dalam laga final ACL Two 2025/2026.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Sejak Kecil Hobinya Belajar, Siswi SMAN 1 Pontianak Ocha Sempat Dikhawatirkan Orang Tuanya: Ini Anak Ngga Stres Kah?

Ayah sempat khawatir dengan kebiasaan belajar yang begitu giat dari Ocha atau Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontiana yang viral usai ikut LCC 4 Pilar MPR RI.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

ONE OK ROCK Sukses Gelar Konser di Jakarta, Taka Curhat Soal Beban yang Dialaminya di Awal Tur

Grup asal Jepang, ONE OK ROCK sukses menggelar konser di Jakarta bertajum ONE OK ROCK Detox Asia Tour 2026.
Curhatan JK Soal Karir Politik di Indonesia Ungkap Sulit Jadi Presiden Kalau dari Luar Pulau Jawa

Curhatan JK Soal Karir Politik di Indonesia Ungkap Sulit Jadi Presiden Kalau dari Luar Pulau Jawa

Wakil Presiden (Wapres) RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla alias JK mengomentari terkait karir politik individu di Indonesia.
Selengkapnya

Viral