News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Sebut Ada Unsur Pidana di Klinik Kecantikan WSJ Depok Usai Kasus Kematian Pasien Sedot Lemak

Klinik kecantikan di Depok yang terlihat mewah itu sudah sepekan tidak beroperasi sejak kasus kematian pasien akibat sedot lemak. Pagar depan terlihat tetutup. 
Sabtu, 3 Agustus 2024 - 21:34 WIB
Penampakan klinik kecantikan WSJ di Depok usai dugaan pasien tewas saat sedot lemak.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi sebut ada unsur tindak pidana di klinik kecantikan WSJ Depok.

Berdasarkan pantauan viva, WSJ Clinic di Jalan Ridwan Rais, Beji Timur, Depok kini masih terlihat sepi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klinik kecantikan yang terlihat mewah itu sudah sepekan tidak beroperasi sejak kasus kematian pasien akibat sedot lemak. Pagar depan terlihat tetutup. 

Saat ini juga dipasang garis polisi di klinik tersebut. 

Kapolres Metro Depok, Kombes Arya Perdana mengatakan garis polisi dipasang untuk menandakan adanya peristiwa pidana di lokasi tersebut. 

Selama garis terpasang, klinik tidak diperbolehkan melakukan kegiatan apapun. Advertisements 

“Kalau lokasi sekarang tutup ya, karena kita police line. Kita tidak mau ada kegiatan-kegiatan yang tidak diinginkan. Sementara memang ada tindak pidana terjadi di sana,” kata Arya pada Sabtu (3/8/2024).

Sebelumnya, polisi sudah mendatangi lokasi dan melakukan penggeledahan. 

Hasil penggeledahan tersebut, ada sejumlah barang bukti yang disita, antara lain plang klinik dan alat sedot lemak yang digunakan untuk melakukan tindakan pada Ella Nanda. 

“Kita melakukan pemasangan police line dan penyitaan barang bukti berupa alatnya. Nanti kita akan mendalami untuk alatnya sendiri, dan penggunaannya dikombinasikan dengan keterangan ahli yang akan kita ambil untuk pemeriksaan beberapa hari kemudian,” ujarnya. 

Alat yang disita berupa mesin yang digunakan untuk sedot lemak. Arya tidak dapat menyebutkan nama alat yang disita penyidik. 

“Alat yang untuk melakukan sedot lemak itu mesinnya. Tapi saya enggak bisa merinci, karena saya enggak ahli di bidang itu, nama-namanya enggak paham,” jelas dia. 

Polisi juga akan melakukan autopsi. Saat ini, penyidik sudah tiba di Sumatera Utara untuk melakukan ekshumasi. 

Penyidik akan melakukan koordinasi dan meminta izin pihak keluarga. 

“Anggota baru saja tiba di Sumatera Utara untuk berkoordinasi dengan rumah sakit, dan keluarga korban untuk tingkatan penyidikan lebih lanjut dan mengumpulkan alat bukti di sana,” katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah saksi sudah diperiksa terkait kasus ini mulai dari dokter, pemilik klinik dan pengurus lingkungan setempat. 

“Saksi sudah 12 orang,” pungkasnya.(muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral