News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Hadiri Prosesi Sumpah Pocong, Ini yang Bakal Dialami Iptu Rudiana Diungkap Ahli Metafisika: Bahaya Sekali

Ini yang bakal dialami Iptu Rudiana usai tak hadiri proses sumpah pocong, diungkap ahli metafisika, Kirama Wijaya.
Jumat, 9 Agustus 2024 - 16:25 WIB
Penampakan Saka Tatal melaksanakan prosesi sumpah pocong, Jumat (9/8).
Sumber :
  • Tangkapan Layar Youtube tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Ahli metafisika, Kirama Wijaya angkat bicara soal Iptu Rudiana yang tidak menghadiri pelaksanaan sumpah pocong di Padepokan Amparan Jati Cirebon, Jumat (9/8).

Kirama menjelaskan bahwa efek dari seseorang melakukan sumpah pocong itu sangat fatal sekali jika yang bersangkutan berbohong dalam pengakuannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sangat fatal sekali bahkan bisa mengakibatkan kematian begitu, itu yang fatal. Jadi, selain kematian itu biasanya digandrungi dengan kutukan-kutukan yang luar biasa, kutukan Seperti apa, misalnya jadi kena musibah kecelakaan dan sebagainya," kata Kirama kepada tvOne.

Kirama mengatakan, sumpah pocong adalah proses yang sangat sakral. 

Apabila seseorang yang menjalani sumpah pocong tersebut berbohong, maka akan sangat berbahaya untuk yang bersangkutan, karena, kata Kirama, doa dalam sumpah pocong bakal mustajab.

"Ini Insyaallah pasti akan mustajab doanya, karena ini sudah berkaitan dengan fitnah dan zalim gitu loh. Nah itu yang paling bahaya," ujar Kirama.

tvonenews

Kirama kembali menjelaskan bahwa dalam proses sumpah pocong, seseorang bakal dipakaikan kain kafan layaknya mayat. 

Dalam prosesi sakral itu, seseorang akan terasa ditekan sugestinya dan masuk ke alam bawah sadar sehingga sumpah tersebut bakal membuat seseorang mengaku atau terkena karma, jika berbohong.

"Nah prosesi itu sebenarnya sakral jadi (bisa membuat) si manusianya mengaku, bisa si manusia menerima karma dari prosesi itu dan prosesi ini juga diterima dengan alam makanya bahasa saya tadi ya melibatkan Tuhan langsung nah ini bahaya, sakral sekali," ujar Kirama.

Soal Iptu Rudiana yang tak hadiri sumpah pocong, menurut Kirama, jika ayah Eky itu merasa benar terkait kasus Vina, maka sebaiknya hadir saja.

Kirama mengatakan, meskipun Iptu Rudiana tidak jadi melaksanakan sumpah pocong, tetapi dia bisa tetap terkena karma apabila dalam kenyataannya bersalah. 

Hal itu, karena Iptu Rudiana sempat berucap sebelumnya siap untuk lakukan sumpah pocong.

"Sebenarnya biarpun seseorang itu tidak datang, kalau sudah dia memainkan drama, dia akan mendapat karmanya, you play drama you get karma, maksudnya, jadi, drama tuh ketika dia sudah bilang dia mau kan awalnya kan saya lihat di video itu kan dia mau mengaku mau melakukan sumpah pocong, nah terus ternyata dia tidak jadi, ya itu kan seperti tidak sesuai dengan apa yang diucapkan," ujar Kirama.

Sebelumnya, kuasa Hukum Saka Tatal, Farhat Abbas, mengatakan Iptu Rudiana tidak hadir untuk melaksanakan sumpah pocong.

“Rudiana tidak hadir tapi Saka Tatal tetap melaksanakan sumpahnya. Bahwa Saka Tatal Tatal bukan pelakunya, bukan pembunuhnya. Semoga tujuh terpidana bisa dibebaskan,” kata Farhat. 

Adapun Saka Tatal mengatakan dia tetap berani melakukan sumpah pocong. 

“Berani!,” tegas Saka Tatal.

Adapun Iptu Rudiana memang sebelumnya mengaku berani melakukan sumpah pocong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu dikatakannya dalam konferensi pers dengan kuasa hukum keluarga Vina, Hotman Paris beberapa waktu lalu.

"Saya sumpah pocong, sumpah apapun mau. Artinya, yang meninggal adalah anak saya, yang saya rawat dari kecil," kata Rudiana. (dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Kementerian Energi Arab Saudi: Aktivitas Operasional Terhenti di Beberapa Fasilitas Energi di Kerajaan, Akibat Serangan Baru-baru Ini

Kementerian Energi Arab Saudi: Aktivitas Operasional Terhenti di Beberapa Fasilitas Energi di Kerajaan, Akibat Serangan Baru-baru Ini

Kementerian Energi menyatakan bahwa fasilitas energi penting di Arab Saudi baru-baru ini telah menjadi sasaran beberapa serangan, termasuk fasilitas produksi, transportasi, dan penyulingan minyak dan gas.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral