News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Ekstraksi HP Vina Bocor ke Publik, Kesaksian Mega dan Widia Ternyata...

Hasil ekstraksi HP Vina tahun 2016 bocor ke publik, isinya mengejutkan banyak pihak, ternyata kesaksian Mega dan Widia...
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 06:03 WIB
Hasil ekstraksi HP Vina dibeberkan Edwin Partogi Pasaribu
Sumber :
  • kolase foto tim tvOnenews

tvOnenews.com - Hasil ekstraksi HP Vina tahun 2016 menjadi salah satu bukti yang paling ditunggu untuk diungkap ke publik.

Ternyata, ekstraksi HP Vina sudah dilakukan sejak tahun 2016 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hasil ekstraksi HP Vina delapan tahun lalu tersebut tidak pernah dihadirkan dalam putusan persidangan.

Baru-baru ini, data hasil ekstraksi HP Vina terungkap ke publik.


Hasil ekstrasksi HP Vina tahun 2016 dibeberkan Edwin Partogi Pasaribu. Sumber: kolase tim tvOnenews
 

Log panggilan dan pesan singkat di HP Vina ternyata sudah pernah diekstraksi oleh ahli dan berada pada dokumen perkara kasus Vina Cirebon ini.

Hal itu diungkap oleh Edwin Partogi Pasaribu, mantan wakil ketua LPSK sekaligus kuasa hukum Saka Tatal.

Edwin mengaku sudah memiliki data tersebut sejak lama, namun tidak menjadi perhatiannya karena tidak menemukan bukti apapun dari data tersebut serta tidak ada dalam putusan.

Namun, adanya dorongan dari Psikolog Forensik Reza Indragiri yang mengatakan untuk membuka data HP Vina dan Eky, Edwin kembali membuka berkas tersebut.

"Saya sudah lihat bahwa ada pesan yang diekstraksi dari beberapa handphone, namun lewat dari perhatian karena tidak menemukan bukti yang merujuk ekstraksi data dari HP. Artinya tidak pernah dijadikan barang bukti karena tidak ada dalam putusan," ujar Edwin Partogi Pasaribu, dalam tayangan YouTube Uya Kuya TV.

"Dari Reza Indragiri yang mendorong untuk membuka data di HP Vina dan Eky. Saya terdorong untuk menengok kembali berkas yang saya punya," sambungnya.


Edwin Partogi Pasaribu dan Uya Kuya. Sumber: YouTube Uya Kuya TV
 

Ketika membuka kembali data ekstraksi HP Vina tahun 2016, Edwin menemukan hal-hal yang menarik.

Salah satunya pesan keluar dari Vina yang menyebutkan nama Widi.

Hal itu bisa menguatkan saksi Mega dan Widia, bahwa keterangan mereka benar dan tidak bohong.

"Ketika saya buka, ternyata ketemu. Jadi kunci pertama yang buat saya wow itu di angka 58 kalimatnya 'Wah ada dimana pagla, Isun sudah di rumah Widi'," ujar Edwin.

Hasil ekstraksi Vina menunjukkan bahwa betul, Vina, Mega dan Widi berteman dekat.

Selain itu, ada satu pesan yang membuktikan bahwa keterangan saksi Mega dan Widi benar.

Mega dan Widia sebelumnya memberikan kesaksian bahwa mereka masih berkomunikasi dengan Vina sekitar pukul 22.00 WIB lebih beberapa menit.


Saksi Widia dan Mega. Sumber: Tangkapan layar Youtube Diskursus Net
 

Kesaksian Mega dan Widia tersebut bertentangan dengan BAP pengadilan yang mengatakan bahwa sekitar pukul 21.00 WIB Vina dan Eky sudah dianiaya, bahkan Eky sudah meninggal dunia.

Terlebih, adanya saksi Suroto yang mengatakan menemukan Vina dan Eky sudah tergeletak di sekitar Jembatan Talun pukul 22.15 WIB.

Dilihat dari hasil ekstraksi data di HP Vina menunjukkan masih ada komunikasi dengan Widia pada pukul 22.14 WIB.

Hal itu tentunya menjadi bukti pendukung yang meyakini bahwa kesaksian Mega dan Widi kuat diduga kebenarannya.

"Mau ga Mek? Ntar di jmput sma kita" pesan Vina ke Widia pada pukul 22.14.10 WIB

Jika bukti ekstraksi data HP Vina itu benar, artinya sudah dipastikan tidak ada peristiwa penyiksaan dan pemerkosaan sebelum pukul 22.15 WIB atau seperti yang dijelaskan dalam BAP.


Hasil ekstrasksi HP Vina tahun 2016 dibeberkan Edwin Partogi Pasaribu. Sumber: kolase tim tvOnenews

Sebab, menurut keterangan Widia, pada saat dirinya berkomunikasi dengan Vina sekitar pukul 22.00 WIB, Widi menduga bahwa Vina sedang baik-baik saja.

Terdengar dari suara Vina, Widia juga menduga temannya itu sedang bersenang-senang dan main bersama sang pacar, yakni Eky.

"Kesaksian Mega dan Widi tidak berdiri sendiri, terverifikasi sama bukti HP Vina yang sudah diekstraksi," kata Edwin.

(gwn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Farhan dan Dedi Mulyadi Percepat Benahi Kebersihan dan Infrastruktur Bandung: Minggu Ini Targetnya 181 Titik

Farhan dan Dedi Mulyadi Percepat Benahi Kebersihan dan Infrastruktur Bandung: Minggu Ini Targetnya 181 Titik

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan jelaskan, bahwa pembenahan kota terus berjalan khususnya pada sektor kebersihan dan infrastruktur. Salah satunya berkomunikasi
Oman Resmi Umumkan Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Ini Kata PSSI

Oman Resmi Umumkan Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Ini Kata PSSI

Sumardji buka suara soal Oman dikabarkan jadi lawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026.
Resmi! Ini Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Negara dengan Ranking 79 Dunia

Resmi! Ini Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Negara dengan Ranking 79 Dunia

Timnas Indonesia resmi melawan negara Timur Tengah pada FIFA Matchday Juni 2026. Duel ini jadi ujian penting Garuda menjaga momentum di level internasional.
Unggahan Instagram Ahmad Dhani Jelang Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju Disorot Warganet: Ada Aja Dramanya

Unggahan Instagram Ahmad Dhani Jelang Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju Disorot Warganet: Ada Aja Dramanya

Musisi Dewa 19 Ahmad Dhani menuai sorotan warganet terkait unggahan Instagram-nya jelang momen sakral pernikahan putra keduanya El Rumi dengan Syifa Hadju.
Farhan Lontarkan Jawaban Menohok Atas Kekecewaan Dedi Mulyadi soal Penyapu Jalan di Bandung

Farhan Lontarkan Jawaban Menohok Atas Kekecewaan Dedi Mulyadi soal Penyapu Jalan di Bandung

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan lontarkan jawaban menohok atas kekecewaan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi atau akrab disapa KDM terkait sapu jalan. Dalam hal
Pemilik Daycare Little Aresha Diduga Aparat Penegak Hukum, Sahroni: Kalau Benar, Tidak Ada Kata Maaf!

Pemilik Daycare Little Aresha Diduga Aparat Penegak Hukum, Sahroni: Kalau Benar, Tidak Ada Kata Maaf!

Kasus dugaan penganiayaan anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta mendapat perhatian Wakil Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Ia menyoriti sang pemilik daycare.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral