News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Borok Vina dan Eky Sebelum Kecelakaan Diungkal Ismail ke Dedi Mulyadi: Ugal-ugalan Seperti Orang Mabuk

Eks Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi masih terus membahas tentang kasus kematian Vina dan keasihnya Eky Cirebon yang terjadi pada 2016 lalu.
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 09:50 WIB
Dedi Mulyadi dan Ismail, Saksi Baru Kasus Vina dan Eky
Sumber :
  • YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi masih terus membahas tentang kasus kematian Vina dan keasihnya Eky Cirebon yang terjadi pada 2016 lalu.

Secara mengejutkan Dedi Mulyadi kini menghadirkan saksi baru yang mengaku ada di lokasi sebelum kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saksi baru tersebut membuat pengakuan baru mengenai kasus Vina Cirebon yang terjadi 8 tahun lalu semakin terkuak ke publik berkat kesaksian dari salah satu saksi mata yang baru-baru ini muncul. 

Saksi itu, M. Ismail, mengungkapkan detail mengenai kejadian di flyover Talun pada Sabtu, 27 Agustus 2016, di mana motor yang diduga dikendarai Eky dan Vina terjatuh.

Dalam pengakuannya kepada Dedi Mulyadi, Ismail mengaku mengemudikan motor dari arah berlawanan dengan Eky. Ia bersama anaknya pulang melewati jembatan layang Talun Kota Cirebon. 

Saat melintas di jembatan itu, mereka berdua melihat pengendara motor berboncengan melaju kencang dan ugal-ugalan. Ismail menduga kuat pengendara motor itu adalah Eky dan Vina.

"Jalannya berlawanan arah, naik motornya Eky zigzag seperti orang mabuk," ujar Ismail, dikutip dari Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Jumat (9/8/2024).

Menurut Ismail, dalam penglihatannya, Eky kehilangan kendali hingga menabrak trotoar. Badan Eky membentur tiang listrik. 

Ismail juga mengingat motor yang dikendarai Eky berwarna biru telur asin dengan cat kuning dan helm putih merah. Ia melihat dua korban tergeletak dalam kondisi telungkup dan sangat meyakini bahwa Eky dan Vina tewas karena kecelakaan tersebut.

Dalam ceritanya kepada Dedi Mulyadi, Ismail juga menyebut tidak ada aksi kejar-mengejar kendaraan.

"Belakang enggak ada yang ngejar, sepi," ungkapnya.

Bahkan Dedi Mulyadi sampai merinding lemas mendengar kesaksian Ismail.

"Merinding saya pak, lemes. Keterangan bapak ini, keterangan paling puncak dari seluruh orang yang bertemu saya," beber Dedi Mulyadi.

Tidak hanya itu, Ismail juga melihat motor yang ditumpangi oleh Eky dan Vina sempat standing sambil teriak-teriak sebelum akhirnya menabrak trotoar dan terjatuh.

Bahkan Ismail siap bersumpah di pengadilan atas kesaksiannya itu.

“Terus motornya standing pak sambil teriak-teriak kaya orang gembira mabok. Saya siap sumpah pak di pengadilan juga. Terus motornya diangkat turun lagi, pas turun gak seimbang. Motornya nabrak trotoar, badannya nabrak tiang listrik,” jelasnya.

Ismail juga menjelaskan posisi jatuh Eky dan Vina dalam keadaan tengkurap. Sementara Vina saat itu sedang menggunakan jaket biru yang diikat ke pinggang.  

“Si Eky jatuh tengkurap gitu pak, kalo Vina kan pake jaket biru yang diiket ke pinggang itu,” bebernya.

Atas pernyataan Ismail itu, Dedy Mulyadi akan memberikan pengacara untuk mendampingi Ismail memberikan keterangan di pengadilan.

Diberitakan sebelumnya, Dedi Mulyadi juga menghadirkan saksi baru lain yang mengaku melihat detik-detik di malam meninggalnya Vina di jembatan talun Cirebon.

Mantan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi menghadirkan saksi baru dalam kasus pembunuhan Eky dan Vina pada tahun 2016 silam.

Sebagaimana diketahui, Dedi Mulyadi sudah mengawal kasus Vina Cirebon sejak awal, dengan mewawancarai ke para pihak terkait dan juga saksi.

Dedi Mulyadi juga yang pertama kali memunculkan sosok Dede Riswanto (31) untuk membuka fakta mengejutkan soal keterangan palsu yang diberikan kepada polisi atas instruksi Aep dan Iptu Rudiana.

Aep dan Dede merupakan dua orang menjadi saksi kunci dalam kasus pembunuhan Eky dan Vina di Cirebon yang terjadi delapan tahun lalu.

Kedua sosok saksi inilah yang diterima kesaksiannya oleh Polisi dan menjerat delapan orang terpidana dalam kasus pembunuhan Vina.

Di mana tujuh orang terpidana itu divonis hukuman penjara seumur hidup.

Delapan terpidana kasus Vina, dan satunya sudah bebas yakni Saka Tatal.

tujuh terpidana itu adalah Supriyanto, Jaya, Eka Sandi, Rivaldi Aditya Wardana, Sudirman, Hadi Saputra, dan Eko Ramadhani.

Pengakuan Saksi yang melihat Vina

Seperti diketahui, skenario awal penyebab kematian Vina adalah karena kecelakaan tunggal, kemudian berubah menjadi ada peristiwa pengejaran, pelemparan hingga pengeroyokan.

Salah satu saksi, Oki menjelaskan detik-detik saat mendapatkan Vina dan Eky tergeletak di jembatan Talun pada tahun 2016 silam.

Dia mengaku telah ramai orang mengerumuni badan Eky dan Vina saat itu, kemudian datang seorang anak perempuan yang mengaku sebagai teman Vina di TKP.

"Jadi teman yang bilang itu temannya Vina itu lewatnya dari arah Sumber. Kemungkinan rame-rame terus ngelihat motornya si Eky," ucapnya dilansir youtube Kang Dedi Mulyadi.

"Dia itu kenal sama Eky atau Vina?" tanya Dedi Mulyadi.

Sosok perempuan itu lebih kenal sama Vina, sampai menangis-nangis melihat kondisinya.

"Kenal sama Vina-nya, sampai dia tuh menangis,'Ya Allah Vina, Vina, tolong, tolong, cepet naikin ke mobil, ini temen SMP saya," ucap sosok perempuan tersebut berdasarkan penuturan Oki.

Mendengar hal tersebut, Dedi Mulyadi langsung memberi pengumuman untuk mencari sosok perempuan yang mengaku teman SMP dari Vina.

"Siapa tahu ini bisa semakin menambah terang masalah ini, kan saya harus rajin nanya satu-satu, nanti jelasin ya, teteh siapa." ungkap Dedi Mulyadi.  

Oki mengaku sosok perempuan itu sangat terpukul melihat kondisi Vina di malam itu.

"Dia mencoba menelpon," ucapya.

Dia juga mengungkapkan kondisi dari Vina.

"Tangannya patah, kaki patah," terangnya sambil mencoba mengingat-ingat.

Tak hanya itu, Vina berusaha menyentuh tangan Eky saat detik-detik ajal menjemput.

"Tangan kanan Vina patah, tangan kiri (gak patah) karena pas diangkat masih ada gerakan," terangnya.

"Berusaha menyentuh tangan Eky tapi tak bisa?" tanya Dedi Mulyadi.

"Iya Pak," jawab Oki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut kesaksiannya, Vina tampak merintih kesakitan sambil menyebut nama Allah SWT tapi sambil mata terpejam.

"Ya Allah, Astagfirullah," coba menirukan Dedi Mulyadi dan dikonfirmasi oleh saksi. (ind/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Aktivitas Wajib di The NICE Funtastic Park Cianjur, Wisata Keluarga Murah dengan View Pegunungan

5 Aktivitas Wajib di The NICE Funtastic Park Cianjur, Wisata Keluarga Murah dengan View Pegunungan

5 aktivitas seru di The NICE Funtastic Park Cianjur, wisata keluarga murah dengan panorama pegunungan, minizoo edukatif, dan spot foto instagramable.
PB HMI Apresiasi Pemerintah atas Stabilitas Harga BBM dan Penguatan IPR

PB HMI Apresiasi Pemerintah atas Stabilitas Harga BBM dan Penguatan IPR

PB HMI melalui Ketua Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral Rizki Alif Maulana, menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran atas keberhasilan menjaga stabilitas harga BBM di tengah dinamika geopolitik internasional yang penuh ketidakpastian.
Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Tuntas Setahun, Proyek Tak Boleh Gagal

Pramono Anung Targetkan Pengerukan Kanal Banjir Barat Tuntas Setahun, Proyek Tak Boleh Gagal

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turun langsung meninjau pengerukan Kanal Banjir Barat di segmen strategis Pintu Air Manggarai hingga Jalan Kyai Tapa (Roxy)
Klub Milik Pengusaha Indonesia Ini Bakal Bikin Dompet Inter Milan Jebol di Bursa Transfer, Nerazzurri Dipaksa Bayar Mahal untuk 1 Wonderkid

Klub Milik Pengusaha Indonesia Ini Bakal Bikin Dompet Inter Milan Jebol di Bursa Transfer, Nerazzurri Dipaksa Bayar Mahal untuk 1 Wonderkid

Inter Milan mulai bergerak lebih awal dalam menyusun kekuatan musim depan. Langkah yang diambil adalah memantau gelandang muda milik Como FC, Maximo Perrone.
Jakarta Pertamina Enduro 'Hancurkan' Harapan Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026, Amankan Peluang ke Grand Final

Jakarta Pertamina Enduro 'Hancurkan' Harapan Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026, Amankan Peluang ke Grand Final

Jakarta Pertamina Enduro sukses mengamankan kemenangan 3-1 dengan skor 25-19, 25-19, 21-25, dan 25-23. Sementara Gresik Phonska cenderung mengandalkan momen
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Anak Muda Jangan Paksakan Pesta Pernikahan, Siap-siap Diatur Surat Edaran

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Minta Anak Muda Jangan Paksakan Pesta Pernikahan, Siap-siap Diatur Surat Edaran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merencakan penerbitan surat edaran (SE) agar anak muda di Jabar menikah sederhana ketimbang menggelar pesta pernikahan.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Selengkapnya

Viral