News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Saksi Kasus Vina Masih Dibully Polisi Berinisial G yang Menangkapnya Tahun 2016: Kalau Lewat Petentang-petenteng

Seorang saksi kasus Vina, Aldi buka suara soal penyiksaan yang dialaminya tahun 2016 bersama para terpidana. Ia mengaku ditangkap dan disiksa Iptu Rudiana.
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 13:50 WIB
Salah satu saksi kasus Vina dan adik terpidana, Aldi
Sumber :
  • Tangkapan layar - YouTube Dedi Mulyadi

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang saksi kasus Vina, Aldi buka suara soal penyiksaan yang dialaminya tahun 2016 bersama para terpidana.

Pada tahun 2016, Aldi mengaku ditangkap bersama dengan para terpidana kasus Vina oleh Iptu Rudiana dan tiga rekannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat itu, Aldi ikut ditangkap karena berkumpul bersama para terpidana kasus Vina lainnya di depan SMP Negeri 11 Cirebon.

Ternyata, ia juga menjadi salah satu pemuda yang ikut disiksa oleh polisi yang menangkapnya pada tahun 2016 agar mengaku bahwa terlibat kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Meski demikian, Aldi tidak berakhir dipenjara karena diduga kakaknya yang bernama Eka Sandi menggantikan dirinya untuk dipenjara atas pembunuhan Vina dan Eky.

Hal itu sudah diungkapkan Aldi saat menjadi saksi di sidang PK Saka Tatal beberapa waktu lalu.

Ia mengaku mengalami penyiksaan luar biasa yang sangat tidak manusiawi agar mengaku sebagai pembunuh Vina dan Eky.

Padahal, ia dan para pemuda lainnya yang ditangkap mengaku tidak tahu menahu soal kematian dua sejoli itu.

Tak hanya itu, Aldi juga mengingat dua nama oknum polisi yang menyiksanya salah satunya berinsial G.

Meski sudah 8 tahun berlalu namun ternyata oknum polisi berinsial G ini masih sering membully Aldi.

Sehari-hari, pria 25 tahun tersebut bekerja di bengkel dekat Kantor Pajak Cirebon. Di situlah ia sering menjumpai oknum polisi yang pernah menyiksanya tahun 2016.

"Setiap hari juga saya di bengkel kantor pajak itu lewat Pak, dulu sebelum disebutin namanya ke saya, bilang kalau lihat muka saya (berkata kalimat kasar) itu Pak," kata Aldi, dalam tayangan YouTube Dedi Mulyadi, dikutip Sabtu (10/8/2024).

Ia mendeskripsikan pada saat ia bekerja di bengkel, maka oknum polisi itu akan lewat dan mengatainya dengan kalimat kasar.

Tak hanya itu, oknum polisi itu pernah menendang baut perlengkapan bengkel yang digunakan Aldi di hadapannya langsung.

"Nggak (minta maaf). Wong kalau lewat petentang-petenteng aja kok. Kalau sayanya lagi ngoprek, sayanya duduk, kan ada baut-baut. Kadang diginiin (menunjukkan gerakan menendang)," kata dia menambahkan.

Setelah delapan tahun yang lalu, penyiksaan yang dialami Aldi ternyata masih belum berakhir.

Meski demikian, kini ia lebih berani karena merasa berada di jalan yang benar dan berkata jujur soal kasus Vina.

Aldi kini berusia 25 tahun dan sudah menikah. Meski demikian, sang kakak bernama Eka Sandi harus mendekam di penjara karena menjadi terpidana kasus Vina dan Eky. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI,World Bank,Ekonomi Nasional

DPR RI,World Bank,Ekonomi Nasional

Revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 oleh World Bank menjadi 4,7 persen dinilai tak bisa dibaca secara hitam-putih.
Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi!

Laporkan Saiful Mujani, MPSI: Jangan Coba-Coba Giring Publik Lengserkan Presiden di Luar Konstitusi!

Direktur Eksekutif Merah Putih Strategik Indonesia (MPSI), Noor Azhari, resmi melaporkan Saiful Mujani atas dugaan ajakan menjatuhkan Presiden di luar mekanisme konstitusional.
Korban SK ASN Palsu di Pemkab Gresik Masuk Kerja dalam Kondisi Hamil Tua

Korban SK ASN Palsu di Pemkab Gresik Masuk Kerja dalam Kondisi Hamil Tua

Pada hari kejadian, sudah ada 14 orang yang menjadi korban penipuan SK Pengangkatan PNS dan PPPK palsu yang bekerja pada hari pertama di sejumlah OPD setelah menerima SK.
Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi Siapkan Roadmap Perang Lawan Hoaks di Era AI, Pemerintah Kejar Disinformasi dengan Teknologi

Komdigi memfinalisasi Roadmap AI Nasional dan Pedoman Etika AI. Dua instrumen ini dirancang untuk memperkuat ekosistem kebijakan, riset, hingga investasi.
Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Saiful Mujani Dilaporkan Terkait Konten Makar, Ini Respons Polda Metro Jaya

Pengamat politik senior, Saiful Mujani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, terkait unggahan di media sosial yang memuatkan ajakan makar untuk menjatuhkan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Percuma Cetak Banyak Gol kalau Tak Bisa Singkirkan Persib, Bung Binder Kirim Pesan Tegas untuk Persija Jakarta

Bung Binder kirim pesan tegas untuk Persija Jakarta. Ingatkan Persija Jakarta jangan fokus cetak banyak gol untuk saingi Persib Bandung. Lebih baik fokus menang

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral