News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perseteruan Hebat Antara Kuasa Hukum Saka Tatal dan Iptu Rudiana Soal Sumpah Pocong, Elza Syarief Berani Bilang Begini

Perseteruan hebat terjadi antara kuasa hukum Saka Tatal, Titin Prialianti dengan kuasa hukum Iptu Rudiana, Elza Syarief terkait sumpah pocong. Ini kronologinya!
Minggu, 11 Agustus 2024 - 06:02 WIB
Perseteruan hebat terjadi antara kuasa hukum Saka Tatal, dengan kuasa hukum Iptu Rudiana terkait sumpah pocong.
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Perseteruan hebat terjadi antara kuasa hukum Saka Tatal, yakni Titin Prialianti dengan kuasa hukum Iptu Rudiana, Elza Syarief, terkait sumpah pocong.

Perseteruan itu terjadi saat keduanya dikonfrontasi dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Jumat (9/8/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, kuasa hukum Iptu Rudiana, Elza Syarief menyatakan jika kliennya tak akan menghadiri atau bahkan melakukan ritual sumpah pocong di Cirebon, Jawa Barat.

"Saya hanya bisa menyampaikan Astagfirullah hal aziim, karena itu hal-hal yang saya yakini sebagai seorang muslim ya, terserah yang lain, bahwa itu musyrik dan syirik," ungkap Elza Syarif kepada tvOne beberapa waktu lalu.

Saka Tatal saat lakukan ritual sumpah pocong. (tvOne)

Menurut Elza, kliennya Rudiana sebelumnya berani melakukan sumpah pocong terkait kebenaran anaknya yang sudah meninggal Muhammad Rizky Rudiana pada 2016 silam.

"Dia (Rudiana) sebelumnya tidak tahu akan terjadi demikian," tambahnya.

Namun Elza, menegaskan beban pembuktian Peninjauan Kembali (PK) ada di pihak pemohon yakni kubu Saka Tatal, bukan pada kliennya Iptu Rudiana.

"Novum, apakah ada kesalahan, kekeliruan putusan hakim dan segala rupanya dari putusan yang inkrah, itu bebannya pemohon, PK bukan bebannya Rudiana. Lawannya adalah jaksa silakan," katanya.

Bahkan Elza juga mengatakan agar tidak membuat tandingan persidangan di luar persidangan yang benar sesuai KUHP.

"Ini enggak ada artinya, karena apa? Ini hanya untuk meyakinkan diri mereka, tapi bagi kita, saya enggak mau, saya melarang untuk melarang Allah untuk memberikan azab," tutur Elza Syarief menyinggung soal sumpah pocong.

Elza memastikan kliennya untuk tidak menghadiri ritual sumpah pocong kemarin.

Menanggapi pernyataan Elza Syarief, kuasa hukum Saka Tatal yakni, Titin Prialianti merasa gemas.

"Saya juga Astagfirullah ibu Elza, Saka Tatal sudah berani sumpah pocong yang meyakini dia dan tujuh terpidana lainnya, tidak terlibat dalam pembunuhan dan pemerkosaan," kata Titin.

Menurutnya Saka Tatal berani melakukan sumpah pocong karena dirinya mendapat penyiksaan saat penyidikan kasus pembunuhan Vina dan Eky pada 2016 silam.

"Di PK Aldi (saksi) juga menyatakan bahkan sudah menyebut nama, ada yang namanya Gungun dan Aris Papua yang melakukan penyiksaan. Astagfirullah bu Elza anak kecil sudah berani sampai sumpah pocong masih tidak percaya. Ibu hanya pegang putusan, hanya pegang BAP, Astagfirullah," tuturnya.

Titin menyarakan Elza Syarief agar melihat berkas miliknya secara utuh, untuk meyakinkan bahwa peristiwa yang terjadi pada 2016 silam merupakan kecelakaan lalu lintas bukanlah pembunuhan.

"Ibu begitu kekeuh, ibu lihat berkas dari mana? Saya juga pusing melihat ibu tuh, kasihan bu kalau terjadi betul sebetulnya kecelakaan lalu lintas. Keyakinan sumpah pocong itu karena Saka Tatal dan tujuh terpidana lainnya tidak pernah melakukan pembunuhan dan pemerkosaan. Terserah kalau ibu begitu yakin, ibu buktikan," tantang Titin.

Mendengar respons Titin seperti itu, Elza Syarief seolah tersulut emosi.

"Saya sampaikan ya, jangan bilang pusing sama saya ya! Kita lawyer bukan saling pusing-pusingan," kata Elza sambil menunjuk-nunjuk.

Elza menantang balik Titin untuk membuktikan kepada hakim dalam sidang PK.

"Bukan pusing terhadap saya, anda lawyer saya lawyer, jangan perkara itu dimasukkan pada hati kita. Baru satu perkara saja anda sudah pusing, bagaimana jika perkaranya seribu," kata Elza.

Elza meminta Titin untuk menyudutkan secara pribadi, bahkan Elza mengaku sudah melihat semua berkas perkara kasus pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi 8 tahun lalu.

"Bukan kewajiban saya untuk membuktikan, dia (tim kuasa hukum Saka Tatal) justru punya kewajiban untuk membuktikan. Silakan saya menghormati putusan, nanti apapun putusannya saya juga menghormati," katanya.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RPMK Soal Penyeragaman Kemasan Berpotensi Tumpang Tindih Regulasi Serta Ancam Pekerja IHT

RPMK Soal Penyeragaman Kemasan Berpotensi Tumpang Tindih Regulasi Serta Ancam Pekerja IHT

Rancangan aturan penyeragaman kemasan dalam Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan dan Informasi pada Produk Tembakau dan Rokok Elektronik dinilai berpotensi menjadi beban regulasi yang baru bagi ekosistem pertembakauan.
Analis Nilai Hasil Suvei IndexMundi Terhadap Polri Miliki Kelemahan Metodologi Ilmiah

Analis Nilai Hasil Suvei IndexMundi Terhadap Polri Miliki Kelemahan Metodologi Ilmiah

Lembaga survei internasional yakni IndexMundi Global Surveys merilis laporan Police Corruption Perceptions Index dengan menempatkan Polri pada poin 7,56 atau terbilang kategori tinggi.
Nadira Az Zahra Mahasiswi yang Hilang Sepekan Telah Ditemukan di Bandung, Begini Kondisinya

Nadira Az Zahra Mahasiswi yang Hilang Sepekan Telah Ditemukan di Bandung, Begini Kondisinya

Nadira Az Zahra (21), mahasiswi Telkom University yang dilaporkan hilang selama satu minggu terakhir, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. 
Benarkah Jael Pawirodihardjo Bisa Masuk Radar Timnas Indonesia? Ini Profil Striker Muda MVV Maastricht

Benarkah Jael Pawirodihardjo Bisa Masuk Radar Timnas Indonesia? Ini Profil Striker Muda MVV Maastricht

Siapa Jael Pawirodihardjo? Mengenal profil striker muda MVV Maastricht berdarah Indonesia yang mencuri perhatian dan berpotensi memperkuat Timnas Indonesia.
Rayakan HUT ke-61 Tahun, Telkom Indonesia Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional

Rayakan HUT ke-61 Tahun, Telkom Indonesia Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional

Semarak puncak perayaan HUT ke-61 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menghadirkan gerakan digital bagi UMKM hingga kompetisi AI untuk kreator lokal.
Mencuat Isu Gaji Kepala Daerah Bakal Naik, Ketua Banggar Ingatkan Stabilitas Fiskal: Direm Dulu

Mencuat Isu Gaji Kepala Daerah Bakal Naik, Ketua Banggar Ingatkan Stabilitas Fiskal: Direm Dulu

Mencuat terkait derasnya isu gaji kepala daerah dan wakil daerah akan naik di tengah negeri ini sedang alami ekonomi sulit. Sontak hal itu tuai komentar Banggar

Trending

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Calling! Termasuk Pemain dari Barcelona, 6 Pilar Persija Masuk TC Garuda Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta jadi penyumbang pemain terbanyak dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia. Sebanyak enam pemain Macan Kemayoran dipanggil mengikuti TC di Bali.
Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Daftar Pemain Lokal Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027: Kim Da-in Jadi Andalan

Hyundai Hillstate resmi mengumumkan daftar 17 pemain lokal yang didaftarkan kepada Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) pada tahap pertama untuk menghadapi kompetisi Liga Voli Korea (V-League) 2026-2027. Kim Da-in masih menjadi andalan.
Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Ancelotti Sentil PSSI-nya Brasil usai Selecao Tersingkir di Piala Dunia 2026, Blak-blakan Minta 'Ronaldinho' Baru Buat Juara

Carlo Ancelotti kirim pesan setelah Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih Italia itu menilai sepak bola Brasil butuhkan talenta istimewa yang baru.
Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Pulangkan Raksasa Brasil, Timnas Norwegia Menjadi Kuda Hitam Terkuat di Piala Dunia 2026?

Dengan kombinasi taktik yang solid dan generasi emas yang lapar akan prestasi, Norwegia membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026.
Jadwal Piala Presiden Bentrok sama Piala AFF 2026, Begini Respons Erick Thohir

Jadwal Piala Presiden Bentrok sama Piala AFF 2026, Begini Respons Erick Thohir

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, angkat bicara mengenai jadwal Piala Presiden 2026 yang beririsan dengan Piala AFF. Ia menegaskan keduanya tetap harus berjalan beriringan.
Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Awas Modus Pinjol Ilegal Makin Canggih! OJK Ungkap Skema Salah Transfer hingga Kurir Palsu yang Rugikan Korban Rp3,4 Triliun

Modus penipuan pinjaman online (pinjol) ilegal terus berkembang, mulai dari salah transfer, kurir palsu hingga joki galbay. Kenali ciri-ciri dan cara menghindarinya agar tidak menjadi korban.
Selengkapnya

Viral