GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SMRC Bocorkan Kriteria Gebernur yang Diinginkan Rakyat Sumut, Bobby Nasution atau Edy Rahmayadi?

Pilkada Sumut semakin memanas. Apalagi saat ini dua sosok sudah menyatakan maju di Pilgub Sumut, yakin, Bobby Nasution dan Edy Rahmayadi. 
Senin, 12 Agustus 2024 - 19:34 WIB
SMRC Bocorkan Kriteria Gebernur yang Diinginkan Rakyat Sumut, Bobby Nasution atau Edy Rahmayadi?
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pilkada Sumut semakin memanas. Apalagi saat ini dua sosok sudah menyatakan maju di Pilgub Sumut, yakin, Bobby Nasution dan Edy Rahmayadi

Lantas, apakah dua sosok itu merupakan kriteria yang diinginkan rakyat sumut jadi Gubernur Sumatera Utara?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari siaran BTV, pada Senin (12/8/2024), Peneliti dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad bocorkan kriteria Gubernur Sumut yang diinginkan rakyat Sumut. 

Dari analisinya, kata dia, karakteristik yang diinginkan oleh warga Sumatera Utara dalam memilih pemimpin mereka. Menurutnya, masyarakat mengharapkan pemimpin yang dapat menangani masalah akuntabilitas, integritas, dan penegakan hukum.

Bahkan, kata dia, calon yang dapat menjanjikan pembangunan infrastruktur yang lebih baik juga akan menarik perhatian publik.

Selain itu, kata dia, soal  akuntabilitas dan pemberantasan korupsi menjadi perhatian utama.

Kemudian, warga Sumut uga akan menghargai calon yang dapat melanjutkan pembangunan infrastruktur yang sudah dimulai, seperti yang dilakukan di era Presiden Jokowi.

Di samping itu, dia juga ungkapkan, Bobby Nasution saat ini relatif lebih unggul karena faktor popularitasnya yang tinggi sebagai wali kota Medan. 

Sementara, Edy Rahmayadi baru saja diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai bakal calon gubernur Sumut dan kini menjadi kader PDIP.

"Seperti yang kita ketahui, Bobby Nasution memiliki tingkat popularitas yang sangat tinggi. Ini menjadi salah satu keunggulannya dibandingkan calon lain," katanya, seperti yang dikutip dari siaran BTV, pada Senin (12/8/2024).

"PDIP memilih Edy Rahmayadi karena mempertimbangkan popularitas Bobby Nasution yang tinggi. Edy Rahmayadi dianggap sebagai tokoh yang dapat menyaingi Bobby Nasution," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PDIP memutuskan untuk mengusung Edy Rahmayadi karena ia adalah salah satu kandidat yang relatif kompetitif dalam menghadapi Bobby Nasution. Edy Rahmayadi memiliki rekam jejak sebagai mantan gubernur yang dapat digunakan untuk melawan popularitas Bobby," tambahnya.

Sedangkan incumbent, Edy Rahmayadi, kata dia, memiliki modal sosial yang kuat berkat rekam jejak dan popularitasnya. Biasanya, faktor rekam jejak menjadi salah satu pertimbangan utama publik dalam memilih calon kepala daerah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Polda Jambi Dapati Vape Kandungan Etomidate Merk Yakuza dari aringan Narkoba Lintas Provinsi

Empat orang pelaku jaringan peredaran narkoba antarprovinsi yakni Pekanbaru-Sumatera Selatan (Sumsel) diringkus Polda Jambi.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Trend Terpopuler: Aksi Bejat Kiai Cabul Minta Pijat dan Tidur Bersama, hingga Orangtua Korban Curigai Kelakuan Ashari

Trend Terpopuler: Aksi Bejat Kiai Cabul Minta Pijat dan Tidur Bersama, hingga Orangtua Korban Curigai Kelakuan Ashari

Aksi oknum Kiai, Ashari di Ponpes Pati, Jawa Tengah minta pijat hingga tidur bersama santriwati. Kelakuan kiai cabul kepada santriwati dicurigai orangtua korban
Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat produksi CPO nasional sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton atau tumbuh 7,26 persen dibanding tahun sebelumnya.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Operasi pemadaman kebakaran gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, melibatkan teknologi mutakhir. 

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Selengkapnya

Viral