News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadir di PN Cirebon, Ayah Aep Minta Maaf pada Keluarga Terpidana Kasus Vina, Minta Anaknya Itu Katakan yang Sejujurnya

Ayah Aep, Rudi Pelor menyampaikan permintaan maaf kepada terpidana kasus Vina. Selain itu ia juga memberikan pesan kepada anaknya yang sulit dihubungi bahwa..
Kamis, 15 Agustus 2024 - 10:35 WIB
Rudi Pelor ayah Aep
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Ayah Aep, Rudi Pelor meminta maaf kepada keluarga terpidana kasus Vina yang anak-anaknya saat ini berada di penjara.

Aep adalah salah satu saksi kunci yang mengaku melihat kejadian pelemparan batu dan pengejaran terhadap Vina dan Eky tahun 2016 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan kesaksian Aep, ia melihat wajah para terpidana yang saat ini mendekam di penjara melempari batu serta mengejar Vina dan Eky tanggal 27 Agustus 2016.

Hal tersebut membuat 8 pemuda tersebut menjadi terpidana kasus Vina, 7 dipenjara seumur hidup dan satu orang yakni Saka Tatal divonis 8 tahun penjara karena masih di bawah umur.

Terkait hal tersebut, para pemuda yang jadi terpidana kasus Vina itu bersikeras tak pernah terlibat dalam kejadian kriminal tanggal 27 Agustus 2016 itu.

Para terpidana kasus Vina pun telah mengajukan peninjauan kembali (PK) untuk membuktikan mereka tidak bersalah.

Ayah Aep, Rudi Pelor pun ikut mengantarkan pengajuan PK tersebut di Pengadilan Negeri (PN) Cirebon pada Rabu (14/8/2024).

Sambil mengatupkan dua tangannya, di hadapan media Rudi Pelor menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga terpidana kasus Vina.

"Saya ke sini untuk mengantarkan saksi dan mohon maaf sama keluarga terpidana, sekali lagi saya mohon maaf sama keluarga terpidana," kata Rudi Pelor, ditemui wartawan di PN Cirebon, Rabu.

Ia melanjutkan, dirinya meminta maaf atas nama anaknya Aep ataupun dirinya sendiri.

"Atas kesalahan anak saya ataupun pribadi saya, saya minta maaf," kata Rudi Pelor menambahkan.

Di dalam kesempatan itu, ia mengatakan Aep sudah tidak menghubunginya hampir satu bulan lamanya.

Tentunya sebagai ayah, dirinya khawatir dengan kondisi anak laki-lakinya itu.

Saat ini, keinginan Rudi adalah agar bisa berkumpul dengan anaknya Aep serta keluarganya sehingga merasa lebih tenang.

"Pengen saya mah, Aep biar kumpul sama keluarga, jadi enak. Jadi istilahnya, bisa bantu-bantu orang tua kerja," ujar pria paruh baya itu.

Selain itu, ia juga berharap agar anaknya bisa mengatakan yang sebenarnya tentang kasus Vina dan Eky.

"Harapannya, jujur aja," kata dia.

Meski demikian, Rudi mengaku bahwa anaknya tak pernah cerita tentang kasus Vina dan Eky kepada dirinya.

Oleh karenanya, ia pun tidak bisa membenarkan apakah anaknya betul-betul memberikan kesaksian palsu ataupun bicara jujur.

Sebelumnya, Rudi sempat dikabarkan kuasa hukum Iptu Rudiana 'diculik' oleh Dedi Mulyadi.

Diketahui, Dedi Mulyadi aktif mewawancarai pihak yang berhubungan dengan kejadian kasus Vina dan Eky.

Menurut pengacara Iptu Rudiana, Rudi Pelor tiba-tiba diantar ke rumah Dedi Mulyadi tanpa alasan yang jelas.

Selain itu, Rudi juga tidak bisa dihubungi oleh keluarganya. Akhirnya muncul kesimpulan bahwa ayah Aep itu diculik.

Meski demikian, Rudi mengelak bahwa dirinya diculik. Menurutnya, kehadiran ke rumah Dedi Mulyadi adalah mencari pekerjaan untuk anaknya. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral