GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hapus Pajak Kendaraan, Kang Dedi Mulyadi Ingin Jalan Berbayar Mirip Tol di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggulirkan wacana berani terkait pengelolaan infrastruktur jalan di wilayahnya. Orang nomor satu di Jawa Barat ini merencana-
Senin, 25 Mei 2026 - 23:52 WIB
Dedi Mulyadi bantu korban kecelakaan di Lembang untuk dilarikan ke rumah sakit
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

tvOnenews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggulirkan wacana berani terkait pengelolaan infrastruktur jalan di wilayahnya. Orang nomor satu di Jawa Barat ini merencanakan pemberlakuan sistem jalan berbayar untuk seluruh ruas jalan yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi (Pemprov Jabar).

Kebijakan revolusioner ini mencuat sebagai langkah alternatif prasyarat apabila skema penghapusan pajak kendaraan bermotor (PKB) di Jawa Barat benar-benar direalisasikan di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih Adil Dibanding Pajak Kendaraan Tetap

Melalui pernyataan di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) ini menilai bahwa sistem tarif penggunaan jalan jauh lebih mencerminkan prinsip keadilan sosial ketimbang penarikan pajak kendaraan tahunan yang bersifat flat atau tetap.

Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jawa Barat
Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @dedimulyadi71

KDM berargumen bahwa intensitas masyarakat dalam menggunakan fasilitas jalan raya tidaklah sama.

"Ada yang setiap hari menggunakan kendaraan pribadi untuk bekerja, namun ada pula yang hanya sesekali. Dengan skema jalan berbayar, beban biaya akan lebih menyesuaikan frekuensi pemakaian jalan," jelas Dedi Mulyadi dikutip Senin (25/5/2026).

Mekanisme yang diusulkan nantinya akan menyerupai sistem jalan tol, di mana pengguna jalan hanya dikenakan tarif saat melintasi ruas jalan provinsi tertentu. Wacana ini diproyeksikan mampu menjadi ladang pendapatan asli daerah (PAD) baru sekaligus pengendali volume kendaraan secara lebih proporsional.

Mengadopsi Sistem ERP Elektronik

Konsep jalan berbayar yang digagas Pemprov Jabar ini merujuk pada sistem Electronic Road Pricing (ERP).

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, ERP merupakan pungutan jalan berbasis elektronik yang jamak digunakan di kawasan metropolitan dunia untuk mengurai kemacetan parah.

Dedi Mulyadi bantu warga Jawa Tengah saat bertemu di pinggir jalan tol Subang
Dedi Mulyadi bantu warga Jawa Tengah saat bertemu di pinggir jalan tol Subang
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Dalam teknis pelaksanaannya, ERP tidak menggunakan gerbang tol konvensional yang memicu antrean, melainkan mengandalkan teknologi mutlak:

  • Sensor Pemantau Otomatis: Dipasang di titik-titik zona masuk tertentu.
  • On-Board Unit (OBU): Perangkat elektronik yang terpasang di dalam kendaraan pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika kendaraan melintas, saldo pengendara akan terpotong secara otomatis berdasarkan tarif yang disesuaikan dengan kondisi kepadatan jalan serta waktu melintas (jam sibuk).

Kebijakan ini secara tidak langsung akan memaksa pengguna kendaraan pribadi berpikir lebih rasional yakni memilih tetap melintas dengan membayar tarif khusus, mencari rute alternatif yang tidak berbayar, atau beralih menggunakan moda transportasi umum yang jauh lebih efisien.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kritik Era Pelatih Sebelumnya, John Herdman Sebut Gaya Main Timnas Indonesia Terlalu Pasif

Kritik Era Pelatih Sebelumnya, John Herdman Sebut Gaya Main Timnas Indonesia Terlalu Pasif

Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap gaya bermain skuad Garuda di era sebelumnya. Pelatih asal Inggris ..
Dua Atlet Dayung Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang Dua Hari di Sungai Laes

Dua Atlet Dayung Pemalang Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Hilang Dua Hari di Sungai Laes

Operasi pencarian terhadap dua remaja atlet dayung yang hilang di Sungai Laes, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, resmi berakhir pada Senin (25/5). 
Kata John Herdman setelah Mau Tidak Mau Andalkan 'Local Pride' di Piala AFF 2026

Kata John Herdman setelah Mau Tidak Mau Andalkan 'Local Pride' di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia dipastikan bakal tampil dengan wajah berbeda di ajang ASEAN Championship 2026 yang akan berlangsung Juli mendatang. Pelatih kepala John Herdman
Pabrik Tembakau Sinte Rumahan di Kendari Digerebek Polisi, Targetkan Pelajar SMP dan SMA

Pabrik Tembakau Sinte Rumahan di Kendari Digerebek Polisi, Targetkan Pelajar SMP dan SMA

Sebuah industri rumahan yang memproduksi narkotika jenis tembakau sintetis (sinte) di Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berhasil dibongkar oleh aparat kepolisian. 
Rating Jeblok Emil Audero hingga Cremonese Degradasi

Rating Jeblok Emil Audero hingga Cremonese Degradasi

Nasib kontras harus dialami oleh kiper Timnas Indonesia Emil Audero Mulyadi pada laga pamungkas Serie A Liga Italia. Emil gagal membawa Cremonese bertahan di -
Miris, Komplotan Maling Motor di Kalideres Jakbar Gunakan Uang Hasil Curian untuk Pesta Sabu

Miris, Komplotan Maling Motor di Kalideres Jakbar Gunakan Uang Hasil Curian untuk Pesta Sabu

Praktik penyalahgunaan narkotika jenis sabu ternyata menjadi motif di balik aksi nekat lima anggota komplotan pencuri sepeda motor yang beroperasi di wilayah Kalideres, Jakarta Barat. 

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Video Pembubaran Ibadah Jemaat GMS Bantul oleh Ormas Viral di Media Sosial, Kesbangpol Ungkap Kronologi Kejadian

Sebuah postingan video yang memperlihatkan adanya peristiwa pembubaran paksa ibadah jemaat di GMS Bantul oleh organisasi masyarakat (ormas) viral di media sosial.
Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Aldi Taher mendadak membuat geger volimania Indonesia karena mengunggah postingan bersama sejumlah pemain Timnas Voli Indonesia. Bahkan nama Megawati Hangestri ikut disinggung.
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT