News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Kabareskrim Ungkap Informasi A1 Soal Pemeriksaan Iptu Rudiana di Mabes Polri, Tak Disangka Kapolri...

Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Ito Sumardi mengungkap informasi A1 soal pemeriksaan Iptu Rudiana oleh penyidik Mabes Polri terkait perkembangan kasus Vina.
Jumat, 16 Agustus 2024 - 18:32 WIB
Kolase Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Iptu Rudiana
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Ito Sumardi mengungkap informasi A1 atau info bisa dipertanggungjawabkan soal pemeriksaan Iptu Rudiana oleh penyidik Mabes Polri terkait perkembangan kasus Vina.

Awalnya Komjen Ito mengungkap bahwa Iptu Rudiana kini sudah tidak menjabat sebagai Kapolsek Kapetakan, Cirebon, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu buntut dari Iptu Rudiana yang kini diduga terlibat dalam masalah hukum seusai dilaporkan para terpidana kasus Vina kepada pihak kepolisian.

Adapun Iptu Rudiana dilaporkan para terpidana kasus Vina atas dugaan penganiayaan pada 2016.

Selain itu, kata Ito, pencopotan jabatan Iptu Rudiana itu juga sesuai dengan Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022.

"Dalam Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 itu disampaikan bahwa setiap anggota yang diduga terkait dengan permasalahan hukum, maka yang bersangkutan itu sementara akan dinonaktifkan dari jabatannya, bukan dari status kepolisiannya, karena itu, kan, diatur dalam Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tadi," kata Ito dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne yang tayang pada Rabu (14/8), dikutip Jumat (16/8).

tvonenews

Ito menjelaskan bahwa pelepasan jabatan Iptu Rudiana itu juga untuk memudahkan penyidik memanggil dan memeriksa ayah Eky tersebut.

"Jadi, saat ini Rudiana sudah tidak menjabat sebagai kapolsek sehingga memudahkan untuk pemanggilan," ujar Ito.

Teka-teki dugaan Iptu Rudiana terlibat dalam polemik kasus Vina menjadi sorotan publik.

Bahkan, lanjut Ito, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo belum lama ini memeriksa langsung Iptu Rudiana.

"Sebagai informasi A1 satu minggu yang lalu, Pak Kapolri bersama dengan pejabat utama Mabes Polri itu memeriksa langsung memanggil saudara Rudiana, ini informasi boleh dipegang," ungkap Ito.

Menurut Ito, Kapolri memang benar-benar ingin tahu apa yang terjadi sesungguhnya dalam kasus kematian Vina sehingga orang nomor satu di Polri itu memeriksa langsung Rudiana.

"Kapolri ini betul-betul ingin tahu pasti apa yang terjadi itu Pak Kapolri langsung beliau ya, setelah itu Rudiana diperiksa hari keduanya oleh tim khusus," ujar Ito.

Iptu Rudiana Tak Hadiri Sumpah Pocong

Sebelumnya, Iptu Rudiana kembali menjadi sorotan publik, karena tidak menghadiri ritual sumpah pocong sebagaimana yang dilakukan eks terpidana kasus Vina, Saka Tatal.

Adapun Saka Tatal sudah menjalani ritual sumpah pocong di Padepokan Amparan Jati Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (9/8) lalu.

Hal itu dilakukan Saka sebagai pembuktian dirinya tidak bersalah dalam kasus kematian Vina dan Eky yang terjadi pada 2016 silam.

Pengacara Saka Tatal, Farhat Abbas juga mengungkap bahwa Iptu Rudiana tidak hadir untuk menjalankan sumpah pocong.

“Rudiana tidak hadir tapi Saka Tatal tetap melaksanakan sumpahnya. Bahwa Saka Tatal Tatal bukan pelakunya, bukan pembunuhnya. Semoga tujuh terpidana bisa dibebaskan,” kata Farhat. 

Iptu Rudiana memang sebelumnya mengaku berani melakukan sumpah pocong.

Hal itu dikatakan Rudiana saat konferensi pers dengan kuasa hukum keluarga Vina, Hotman Paris beberapa waktu lalu.

"Saya sumpah pocong, sumpah apapun mau. Artinya, yang meninggal adalah anak saya, yang saya rawat dari kecil," kata Rudiana.

Petunjuk Alam Saat Saka Tatal Jalani Sumpah Pocong

Saat Saka Tatal hendak jalani ritual sumpah pocong, Farhat mengaku seperti merasakan petunjuk alam.

"Keluarga kalian (Saka Tatal dan keluarga) orang baik, semua pasti ada kebaikan, masyarakat mendukung, alam mendukung, tiba-tiba yang saya rasakan itu lagi panas tiba-tiba dingin kayak ada angin-dingin gitu mudah-mudahan ini adalah petunjuk alam bahwa kamu orang benar, kamu orang baik," kata Farhat kepada Saka dikutip dari dari YouTube iNews TV berjudul Saka Tatal: Saya Kesal dengan Tuduhan Banyak Orang yang tayang Jumat (9/8).

Selain itu, pengacara Saka Tatal lainnya, Titin Prialianti juga merasakan hal yang sama. 

"Saya dan tim yang paling dekat waktu itu ada Pak Farhat Abbas itu betul-betul merasakan seperti ada semilir air, jadi kayak kalau kita mah blower gitu yang airnya kayak embun, padahal orang ramai banget loh, kalau kami lihat orang mengerubungi Saka saat sumpah pocong," ujar Titin kepada Tim Catatan Demokrasi tvOne, Rabu (14/8).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iya saat itu kan suasananya panas betul, tapi ketika Saka dibaringkan Demi Allah saya juga merasakan itu seperti ada hembusan embun dan Pak Farhat waktu itu sempat berteriak 'ini kok dingin, dingin' padaahal itu suasana panas betul, saya juga kaget, karena ada suasana dingin sekitar tiga kali hembusan embun, padahal itu suasananya panas betul, karena dikerumuti banyak orang," tambah Titin.

Titin pun mengaku tidak bisa menafsirkan fenomena yang dirasakannya itu. (dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Challenge Hafalan Surah Al-Qur'an Dapat Miras di Konser Ancol Diadukan ke Bareskrim Polri

Viral Challenge Hafalan Surah Al-Qur'an Dapat Miras di Konser Ancol Diadukan ke Bareskrim Polri

Asosiasi Lawyer Muslim İndonesia (ALMI) mendatangi Bareskrim Polri, pada Selasa (11/8) dalam rangka membuat aduan masyarakat terkait viralnya challenge hafalan surah Ad-Dhuha yang berhadiah minuman keras di konser musik The Sounds Project, Ancol, Jakarta Utara.
Tak Tinggal Diam, Paguyuban Cak Ning Surabaya Kawal Kasus Dugaan Aborsi ke Singapura

Tak Tinggal Diam, Paguyuban Cak Ning Surabaya Kawal Kasus Dugaan Aborsi ke Singapura

Seorang Finalis Raka Raki Jawa Timur 2026, Tio Ferdian Rahmana jadi sorotan publik diduga terlibat kasus kekerasan seksual meminta kekasih aborsi ke Singapura
Gus Yaqut Sebut Dakwaan Soal Penerimaan Uang Korupsi Kuota Haji Merupakan Asumsi

Gus Yaqut Sebut Dakwaan Soal Penerimaan Uang Korupsi Kuota Haji Merupakan Asumsi

Terdakwa kasus korupsi kuota haji sekaligus mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut membantah ikut menerima uang dalam kasusnya.
Meski Tujuh Tahun Vakum, Juara Liga Putri Indonesia 2026-2027 Berpeluang Tampil di Liga Champions Asia

Meski Tujuh Tahun Vakum, Juara Liga Putri Indonesia 2026-2027 Berpeluang Tampil di Liga Champions Asia

CEO IWL, Teddy Tjahjono, memproyeksikan kampiun Liga Putri Indonesia nantinya bisa tampil di kompetisi antarklub Asia, Liga Champions Asia
Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

Kemenko Polkam menggandeng Telkom untuk menyusun peta jalan nasional menjadi langkah awal memperkuat ketahanan siber Indonesia di era pasca-kuantum.
Jelang Muktamar NU, KH Imam Jazuli Buka Suara soal Menteri Maju Jadi Ketua Umum PBNU

Jelang Muktamar NU, KH Imam Jazuli Buka Suara soal Menteri Maju Jadi Ketua Umum PBNU

Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 NU kian memanas. Sejumlah nama yang saat ini menjabat sebagai menteri disebut-sebut berpotensi ikut bertarung.

Trending

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menghadapi masalah jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Sebab, pelatih Sassuolo tengah kesulitan mempersiapkan diri.
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

MC dari booth brand miras Newport Revnaldo Ega melayangkan permohonan maaf. Ia juga membagikan POV lain, di mana ada pengunjung yang tawarkan sayembara itu
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Selengkapnya

Viral