News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curahan Hati Jessica Kumala Wongso Usai Bebas dari Penjara: Sudah Tidak Ada Lagi Kebencian di Hati Saya!

Curahan hati Jessica Kumala Wongso, mantan terpidana kasus kopi sianida 2016 setelah resmi bebas bersyarat pada Minggu (18/8/2024). Jessica ucapkan terima kasih
Minggu, 18 Agustus 2024 - 16:49 WIB
Tersenyum Semringah Jessica Wongso Ucapkan Terima Kasih
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Curahan hati Jessica Kumala Wongso, mantan terpidana kasus kopi sianida 2016 setelah resmi bebas bersyarat pada Minggu (18/8/2024).

Jessica Kumala Wongso bebas bersyarat dan wajib lapor hingga Tahun 2032.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu Jessica dapatkan setelah mendapat diskon potongan masa tahanan 58 bulan 30 hari atau hampir 5 tahun dalam HUT Kemerdekaan ke-79 RI, hari ini Minggu (18/8/2024).

Sebelumnya, Jessica dihukum 20 tahun penjara berdasarkan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana pada 2016.

Kini di momen HUT Kemerdekaan ke-79 RI Jessica Wongso mendapat remisi atau potongan masa tahanan hingga 58 bulan 30 hari.Ā 

Padahal Jessica harusnya bebas murni pada 27 Maret 2032 nanti.

"Saya hari ini bersyukur karena sudah bisa keluar dari Lapas dan bertemu kembali dengan keluarga dan teman-teman dan ini pengacara-pengacara yang sudah seperti keluarga untuk saya," kara Jessica di kawasan Jakarta.

Jessica mengucapkan terima kasih untuk dukungan, doa, dan support yang telah diberikan kepadanya selama ini.

"Itu sangat berarti, yang membuat saya kuat untuk selama ini saya bisa bertahan," katanya gugup.

"Maaf saya gugup, banyak banget orangnya," katanya dalam konferensi pers tadi siang.Ā 

Jessica juga memberikan ucapan terima kasih untuk pendukungnya karena telah menyempatkan hadir dalam acara konferensi pers hari ini.

"Semoga semuanya selalu sehat dan baik-baik saja, terima kasih," ungkapnya.

Jessica telah menjalani masa tahan kurang lebih 9 tahun penjara sejak 2016 lalu. Awalnya Jessica mengaku sangat sedih dan berat untuk dijalani.

"Tapi sejalannya waktu dan saat ini saya sudah memaafkan semua yang telah melakukan hal-hal buruk kepada saya. Sudah tidak ada lagi kebencian di hati saya. Jadi sekarang saya sudah plong saja, saya harus menjalni apa yang saya harus jalani. Jadi saya sudah maafkan semuanya dan saya tidak ada dendam sama sekali, tidak ada kebencian dalam diri saya sama sekali," ungkap Jessica tulus.

Jessica menyerahkan segala proses hukum kepada kuasa hukumnya, Otto Hasibuan.

Bahkan Jessica mengaku masih bingung akan melakukan apa setelah dinyatakan bebas bersyarat dan bisa menghirup udara bebas.

"Saya masih ngeblank habis ini mau ngapain jadi untuk kemananya habis ini saya masih belum bisa menjawab. Nanti saya akan rundingkan lagi dengan orang-orang di sekitar saya," katanya.

Jessica juga tidak mau ambil pusing dengan pandangan orang di luar sana terkait kebebasannya dari lapas.

"Penerimaan orang, saya rasa ini akan berjalan dengan sendirinya, tapi karena seperti yang tadi saya sudah bilang saya sudah tidak menyimpan kebencian atau perasaan negatif dalam hati saya. Jadi mungkin niat dan pandangan saya di masa depan itu saya maunya selalu yang terjadi adalah hal yang positif," katanya.

"Jadi kalau misalnya saya meniatkan seperti itu saya berharap saya dan orang-orang di sekitar saya bisa baik-baik saja menjalni kehidupan di masa depan nantinnya dengan dipenuhi hal-hal yang lebih baik lagi dari pada kemarin," pungkasnya. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Pramono Ungkap Kasus Laporan Dibalas Foto AI di JAKI Bukan Pertama Kali Terjadi, Pelaku Orang yang Sama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan kasus tanggapan laporan palsu pada aplikasi JAKI bukan pertama kali terjadi.
Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral