News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat Berfluktuasi di Kudus, Ini Penyebabnya

Harga beberapa kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada pekan ini cenderung berfluktuasi, karena ada beberapa komoditas
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 18 Agustus 2024 - 19:04 WIB
Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat di Kudus Berfluktuasi, Ini Penyebabnya
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Harga beberapa kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, pada pekan ini cenderung berfluktuasi, karena ada beberapa komoditas yang harganya stabil dan ada yang mengalami kenaikan atau sebaliknya.

Menurut salah satu pedagang sayur mayur di Pasar Bitingan Kudus, Titik di Kudus, Minggu, beberapa komoditas bahan pokok masyarakat memang ada yang dijual dengan harga stabil dan naik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa komoditas yang harganya mengalami kenaikan, di antaranya cabai hijau yang awalnya dijual dengan harga Rp24.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp27.000/kg.

Untuk harga cabai merah, kata dia, justru stabil dengan harga Rp30.000/kg. Sedangkan kondisi berbeda terjadi pada cabai setan pekan ini turun dari Rp80.000/kg menjadi Rp60.000/kg.

Sementara bawang merah juga stabil dengan harga Rp25.000/kg dan bawang putih dijual Rp40.000/kg.

Untuk komoditas telur ayam ras, kata dia, pekan ini dijual dengan harga Rp26.000/kg dari sebelumnya dijual Rp28.000/kg.
     
Asiah, pedagang lainnya mengakui harga komoditas pekan ini memang berfluktuasi karena ada yang naik, turun, dan stabil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gula pasir, kata dia, saat ini dijual Rp16.000/kg dan minyak goreng kemasan ada yang dijual Rp16.000/liter dan Rp18.000/ liter. 
     
Bawang bombay, kata dia, juga stabil dengan harga Rp40.000/kg, kentang dijual Rp23.000/kg, dan kubis Rp5.000/kg.

"Meskipun secara umum harga  cenderung stabil, tetapi transaksi penjualan saat ini justru cenderung sepi karena yang membeli masih didominasi pelanggan yang merupakan pemilik warung makan atau katering. Sedangkan konsumen rumahan masih jarang," pungkasnya. (ant/aag)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Teja Paku Alam Syukuri Persib Bandung Tutup Paruh Musim di Puncak Klasemen Super League

‎Teja Paku Alam Syukuri Persib Bandung Tutup Paruh Musim di Puncak Klasemen Super League

Kepastian Persib berada di posisi teratas datang dari laga sarat gengsi melawan Persija Jakarta. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1), Persib sukses meraih kemenangan tipis 1-0.
Belajar dari Musim Lalu, Arne Slot Siap Turunkan Kekuatan Terbaik Liverpool Kontra Barnsley di Piala FA

Belajar dari Musim Lalu, Arne Slot Siap Turunkan Kekuatan Terbaik Liverpool Kontra Barnsley di Piala FA

Arne Slot memastikan Liverpool akan menurunkan kekuatan terbaik saat menjamu Barnsley di Anfield pada laga Piala FA, dengan target melaju ke babak berikutnya.
Prabowo Ungkap Cita-cita di Akhir Masa Jabatannya 2029 Mendatang: Ingin Hilangkan Kemiskinan Ekstrem

Prabowo Ungkap Cita-cita di Akhir Masa Jabatannya 2029 Mendatang: Ingin Hilangkan Kemiskinan Ekstrem

Presiden Prabowo Subianto memiliki cita-cita untuk menghilangkan kemiskinan ekstrem di akhir masa jabatannya pada 2029 mendatang. Ia mengungkapkan akan berusaha mengubah nasib rakyat.
Selidiki Aktor Besar di Balik Tambang Emas Ilegal Sumbar, Bareskrim Turun Langsung ke Lokasi

Selidiki Aktor Besar di Balik Tambang Emas Ilegal Sumbar, Bareskrim Turun Langsung ke Lokasi

Bareskrim Polri turun langsung ke Sumatra Barat menyikapi maraknya aktivitas tambang emas ilegal yang tak hanya merusak lingkungan, tetapi juga diduga memicu aksi kekerasan.
Update Kondisi Setter Jakarta Electric PLN Usai Ditandu Keluar Setelah Kalahkan Livin Mandiri di Proliga 2026

Update Kondisi Setter Jakarta Electric PLN Usai Ditandu Keluar Setelah Kalahkan Livin Mandiri di Proliga 2026

Berikut update kondisi setter Jakarta Electric PLN, Khalisa Azilia Rahma yang sempat ditandu keluar pasca menang dari Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026.
Jakarta Dikepung Banjir, Genangan Air Tercatat Terjadi di 28 RT dan 46 Ruas Jalan di Sepanjang Ibu Kota

Jakarta Dikepung Banjir, Genangan Air Tercatat Terjadi di 28 RT dan 46 Ruas Jalan di Sepanjang Ibu Kota

Banjir di Jakarta makin meluas. Tercatat sebanyak 28 RT dan 46 ruas jalan di Jakarta Selatan, Utara, Timur, dan Barat digenangi air hingga ketinggian 95 cm.

Trending

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Bantah Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Denada Sebut Ressa Dibelikan Mobil dan Ditransfer Uang

Bantah Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Denada Sebut Ressa Dibelikan Mobil dan Ditransfer Uang

Kuasa hukum Denada bantah tudingan penelantaran anak, sebut Ressa sudah dibelikan mobil hingga ada transferan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT