News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Marah Luar Biasa Gara-gara Revisi UU Pilkada, Ada Alasan Tak Terduga yang Buat Gerindra Tiba-tiba Balik Arah

Kabarnya, presiden terpilih Prabowo Subianto merasa geram luar biasa gara-gara ada manuver revisi UU Pilkada dan menyebabkan gelombang protes begitu besar.
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 08:04 WIB
Prabowo Subianto
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Beberapa hari terakhir Indonesia dihebohkan dengan DPR yang berencana melakukan revisi UU Pilkada tidak sesuai dengan Putusan MK. Hal ini kabarnya membuat Prabowo Subianto geram.

Berdasarkan Putusan MK tanggal 20 Agustus 2024, ada dua hal yang diubah dalam revisi UU Pilkada yakni soal ambang batas pencalonan partai politik dan dan batas usia minimal calon kepala daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam Putusan MK terbaru dari UU Pilkada tersebut, partai politik yang tidak memiliki kursi di DPRD bisa mengusung calon di pemilihan kepala daerah.

Selain itu, partai politik tidak perlu memenuhi syarat minimal 20 persen perolehan suara di pemilihan DPRD sebelumnya jika ingin mengusung calon di Pilkada.

Sementara untuk peraturan soal batas usia, Putusan MK menyebutkan bahwa pemenuhan usia minimal calon kepala daerah terhitung sejak penetapan pasangan calon.

Namun, dalam rapat Baleg DPR tanggal 21 Agustus 2024, badan legislatif ini ingin mengabaikan beberapa Putusan MK terkait revisi UU Pilkada.

Padahal, Mahkamah Konstitusi adalah lembaga negara di bidang hukum yang harus dipatuhi putusannya secara menyeluruh.

Hal ini menyebabkan kemarahan masyarakat luar biasa, gerakan besar-besaran dari berbagai lapisan masyarakat turun ke jalan untuk mendesak agar DPR tetap sejalan dengan putusan MK.

Terkait hal ini, kabarnya presiden terpilih Prabowo Subianto merasa marah luar biasa.

"Sayup-sayup saya dengar, pagi ini Pak Prabowo itu marah luar biasa karena kenapa tiba-tiba ada gerakan untuk merevisi UU?" kata mantan Menkumham Hamid Awaluddin  dalam tayangan YouTube KompasTV 'Prabowo Marah Ada Manuver Revisi UU Pilkada' dikutip Sabtu (24/8/2024).

Meski begitu, Hamid pun mengatakan dirinya tak tahu kebenaran soal isu Prabowo marah besar ini.

Namun, jika isu Prabowo marah ini benar maka gerakan tiba-tiba dari beberapa politikus Gerindra seperti Sufmi Dasco Ahmad dan Habiburokhman bisa dipahami.

"Makanya, Dasco sebagai orang Gerindra tiba-tiba balik badan kan. Tidak ada hujan tidak ada guntur, tiba-tiba balik," kata Hamid menambahkan.

Lantas, jika memang benar, mengapa Prabowo marah karena manuver revisi UU Pilkada ini?

Hamid berpendapat, Menteri Pertahanan itu tidak ingin menambah beban besar ketika sudah dilantik menjadi presiden nantinya.

Apalagi Prabowo akan segera dilantik menjadi presiden selanjutnya dalam waktu kurang dari dua bulan ke depan.

"Ya kalau memang itu benar, Pak Prabowo bisa marah begitu, ya dia tidak mau jadi beban ke depan. Dia dilantik kurang dari dua bulan ini beban ke depan dia," kata Hamid.

Menurutnya, gelombang protes akan terus berjalan jika Putusan MK tidak dihormati oleh pemerintah ataupun DPR.

"Gelombang protes masih berlangsung, tidak akan berhenti. Pak Prabowo seharusnya dalam berkalkulasi, 'daripada jadi beban saya karena ini tinggal dua bulan'," tambahnya.

Ia pun menduga, para politikus itu tidak menyangka gelombang amarah masyarakat menjadi begitu besar.

Sebab, selama ini bentuk aksi protes tidak pernah menjadi sangat masif seperti yang sedang terjadi sekarang.

Hamid pun menduga, Prabowo juga merasakan hal yang sama terkait hal tersebut.

"Tidak memikirkan implikasinya seperti ini. Kemarin kan gerakan tiba-tiba, ibaratnya pintu air di Bogor tiba-tiba jebol, Jakarta banjir," kata Hamid. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soroti Kasus Ribuan Jemaah Gagal Umrah, DPR Desak Kementerian Haji dan Umrah Turun Tangan

Soroti Kasus Ribuan Jemaah Gagal Umrah, DPR Desak Kementerian Haji dan Umrah Turun Tangan

Anggota Komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid menyoroti kasus dugaan penipuan atau penggelapan dana calon jemaah umrah oleh Hanania Travel.
Absen Bela Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto Kirim Doa untuk Mathew Baker yang Dipromosikan ke Garuda Senior

Absen Bela Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto Kirim Doa untuk Mathew Baker yang Dipromosikan ke Garuda Senior

Mathew Baker belum bisa memperkuat Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026. Bek muda Liga Australia itu masih mendapat tugas bersama skuad Garuda senior.
Pesan Mendalam KDM saat ke Papua, Gubernur Jawa Barat itu Terpanah pada Sifat Warga yang Tidak Jauh Beda dengan Warga Jabar

Pesan Mendalam KDM saat ke Papua, Gubernur Jawa Barat itu Terpanah pada Sifat Warga yang Tidak Jauh Beda dengan Warga Jabar

Belum lama ini, Dedi Mulyadi berkunjung ke Papua. Dalam kunjungannya tersebut, KDM menyampaikan pesan mendalam.
Tunggakan Pajak Kendaraan di Kabupaten Kudus Sebesar Rp97,87 Miliar, Pemkab Turun Tangan

Tunggakan Pajak Kendaraan di Kabupaten Kudus Sebesar Rp97,87 Miliar, Pemkab Turun Tangan

Tunggakan pajak kendaraan yang ada di wilayah Kabupaten Kudus mencapai Rp97,87 miliar. Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menyatakan siap membantu mengupayakan penagihan piutang pajak kendaraan sesuai instruksi Gubernur Jateng.
Fokus di Timnas Indonesia Senior, Nova Arianto Tak Khawatir Mathew Baker Telat Gabung Garuda Muda di Piala AFF U-19 2026

Fokus di Timnas Indonesia Senior, Nova Arianto Tak Khawatir Mathew Baker Telat Gabung Garuda Muda di Piala AFF U-19 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, tidak terlalu mempermasalahkan keterlambatan Mathew Baker gabung skuad Garuda Muda. Ia yakin chemistry tim terjaga.
Mathew Baker Fix Absen Bela Timnas Indonesia di Pembuka Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Ungkap Kapan Sang Wonderkid Gabung Lagi

Mathew Baker Fix Absen Bela Timnas Indonesia di Pembuka Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Ungkap Kapan Sang Wonderkid Gabung Lagi

Mathew Baker belum bisa memperkuat Timnas Indonesia U-19 pada laga perdana Piala AFF U-19 2026. Kepastian tersebut disampaikan langsung pelatih Nova Arianto.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Cek Tarif Listrik PLN per 1 Juni 2026, Ini Daftar Lengkap Setiap Golongan dan Cara Hitung kWH saat Beli Token Listrik

Cek Tarif Listrik PLN per 1 Juni 2026, Ini Daftar Lengkap Setiap Golongan dan Cara Hitung kWH saat Beli Token Listrik

Tarif listrik PLN subsidi maupun nonsubsidi tidak mengalami perubahan pada awal Juni 2026. Berikut adalah daftar lengkap tarif dan simulasi cara menghitung saat pembelian token.
Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Dari daftar mahal tersebut, ada nama Mathew Baker, pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipromosikan ke tim senior. 
Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur saat ini tengah memfokuskan penyelidikan pada aliran dana para korban penipuan yang dilakukan oleh penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) Marwah. 
Tragedi Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Lima Warga Tewas, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Tragedi Bom Perang Dunia II Meledak di Biak Papua: Lima Warga Tewas, Tiga Orang Masih Dalam Pencarian

Sebuah ledakan hebat yang bersumber dari bom peninggalan Perang Dunia II mengguncang kawasan Komplek Perikanan Biak, Papua, pada Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT. 
Tegas! Dedi Mulyadi: Jangan Coba-Coba Lakukan Pemalakan dan Premanisme di Jawa Barat

Tegas! Dedi Mulyadi: Jangan Coba-Coba Lakukan Pemalakan dan Premanisme di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tegas akan memberantas tindak pemalakan dan premanisme di provinsi yang dipimpinnya.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Megawati Hangestri Dapat Panggilan Baru dari Media Korea

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Megawati Hangestri Dapat Panggilan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri mendapat julukan baru dari media Korea Selatan. Bintang voli Indonesia itu bahkan disejajarkan dengan legenda voli Korea, Kim Yeon-kyung.
Selengkapnya

Viral