News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akui Tidak Menyesal Pernah Buat Tweet Berbau 'Vulgar', Pramono Anung: Tahun 2010 Orang Bermain Twitter Itu Eranya Bercanda

Bakal calon gubernur (cagub) Jakarta dari PDIP, Pramono Anung, mengaku tidak menyesal pernah membuat tweet berbau "vulgar" di sekitar tahun 2010-2011.
Kamis, 29 Agustus 2024 - 07:10 WIB
Tweet vulgar Pramono Anung tahun 2010-2011 kembali di-retweet netizen
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Bakal calon gubernur (cagub) Jakarta dari PDIP, Pramono Anung, mengaku tidak menyesal pernah membuat tweet berbau "vulgar" di sekitar tahun 2010-2011.

Adapun beberapa tweet berbau vulgar yang dia tulis antara lain: 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kesamaan loket dan toket. Kalau pengen tahu sama-sama diintip. #Nyantai," tulisnya tanggal 12 November 2010.

"Lelaki Indonesia pasti banyak yang setuju adanya bank sperma selama nyetornya mudah dan enak #Nyantai ah," tulis dia tanggal 12 November 2010.

"Cewek berbaju seksi itu aneh. Dilihatin dibilang kita kurang ajar. Kalau kita cuekin dibilang kita homo. #Nyantai ah," tulis Pramono Anung tanggal 8 Oktober 2011.

Terkait hal ini, dia mengatakan tweet-nya saat itu merupakan candaan biasa. Dia memposisikan diri sebagai netizen kala itu. 

“Jadi era di tahun 2010, orang-orang yang bermain Twitter itu, eranya adalah era bercanda. Seperti TikTok sekarang. Kalau dilihat dengan potret hari ini TikTok tentunya sangat menarik. Saya termasuk yang menonton untuk itu. TikTok, Twitter, Instagram dan sebagainya,” kata Pramono di Kantor KPU Jakarta, Rabu (28/8/2024).

Pramono menyebut cuitan lamanya tidak bermaksud untuk menyudutkan pihak manapun.

“Kalau ini dipotret 15 tahun kemudian mungkin akan berbeda apa yang saya sampaikan di Twitter saya. Itu lebih pakai hashtag #Nyantai ah dan itu semuanya tentang candaan yang ramai,” ujarnya. 

Pramono yakin semua pengguna Twitter pada tahun tersebut juga melakukan bercandaan yang sama seperti dirinya.

“Saya yakin juga semua pada generasi itu melakukan hal yang sama. Jadi itulah yang terjadi pada saat itu,” terangnya.

Pramono mengaku tidak menyesal pernah menulis tweet seperti itu di Twitter atau X. Pasalnya, ujar dia, cuitannya itu bukan untuk merendahkan seseorang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Apakah saya menyesal melakukan itu? Enggak. Karena saya tidak sama sekali pernah untuk menghujat seseorang, merendahkan orang. Kemudian juga pornografi enggak ada bahwa kemudian ada kata-kata yang sedikit guyonan memang ada dan itu saya bertanggung jawab terhadap hal itu,” pungkasnya. (saa/nsi)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Sukses Singkirkan Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kunci Satu Tempat di Babak Semifinal China Open 2026

Petenis asal Indonesia, Aldila Sutjiadi, berhasil melanjutkan langkahnya di turnamen WTA 1000, China Open 2026 usai meraih kemenangan di babak perempat final.
Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Viral Pria Ngaku Anggota BNN di Garut, DPR Desak Polisi Ungkap Penipuan yang Catut Polri-BNN

Menanggpi kasus viral di Garut, Jawa Barat anggota Komisi III DPR Abdullah mendorong Polri menindak tegas pelaku penipuan berkedok polisi gadungan dan BNN.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Mangkir dari Timnas, Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi dan Tak Bisa Bela Portugal Selama 6 Bulan

Cristiano Ronaldo terancam larangan bela Timnas Portugal hingga 6 bulan. Ancaman tersebut muncul setelah ia disebut meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin.
Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Detik-detik Dua Pelajar SMP Tewas Mengenaskan di Alam Sutera, Diduga Dikejar Pelajar Membawa Sajam

Kedua pelajar ditemukan tergeletak tertelungkup di trotoar dengan kondisi luka di kepala. Masyarakat sekitar sempat mengerubungi kedua jasad tersebut.
Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Pertama di Sirkuit Mandalika!

Hasil Sprint Race MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober yang berhasil dimenangkan oleh sang juara bertahan, Marc Marquez.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Selengkapnya

Viral