News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Pekerja Lepas Pantai Tak Boleh Luput dari BOSIET, Ini Alasannya

Direktur Utama PT. Davai Karya Pratama, Achmad Rivai menyebutkan pekerja lepas pantai ikut berperan di balik fluktuasi angka banderol harga bahan bakar minyak.
Rabu, 4 September 2024 - 21:29 WIB
Pekerja Lepas Pantai Tak Boleh Luput dari BOSIET.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Maraknya tentang turunnya harga minyak mentah, banyak orang yang langsung berfokus pada kebijakan produksi secara makroekonomi, dari mulai soal economic barrier, perang harga, hingga politik distribusi minyak dunia.

Namun tidak banyak yang ingin mengetahui secara mikro, tentang aktor-aktor di balik produksi minyak mentah, yakni mereka tak lain adalah para pekerja lepas pantai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama PT. Davai Karya Pratama, Achmad Rivai menyebutkan para pekerja lepas pantai, secara langsung maupun tidak, ikut berperan di balik fluktuasi angka banderol harga bahan bakar minyak non-subsidi di stasiun pengisian bahan bakar (SPBU). 

Meski memang bukan mereka yang secara langsung menyebabkan turunnya harga minyak dunia, namun para pekerja lepas pantai tersebut adalah pihak yang juga ikut berpengaruh terhadap produksi minyak dan gas di seluruh dunia.

tvonenews

Maka aspek-aspek keselamatan pekerja lepas pantai, baik di sektor minyak dan gas maupun yang lain, merupakan hal yang penting dijamin oleh perusahaan tempat mereka bekerja dan bahkan negara.

Secara internasional program perlindungan bagi para pekerja lepas pantai di sektor minyak dan gas, telah diatur oleh World Health Organization (WHO) dan dikembangkan oleh Organisasi Pelatihan Minyak, Gas, dan Industri Tenaga (OPITO). 

Melalui program OPITO dilaksanakanlah pelatihan standar internasional yang untuk memberikan pelatihan dasar tentang keselamatan, keadaan darurat, dan evakuasi bagi personel yang bekerja di industri perminyakan dan gas lepas pantai.

Pelatihan tersebut adalah Basic Offshore Safety Induction and Emergency Training (BOSIET) yang berbasis pada basic sea survival. 

Di Indonesia, salah satu perusahaan yang mampu menyelenggarakan pelatihan BOSIET adalah PT. Davai Karya Pratama yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat.

PT. Davai Karya Pratama memberikan pelatihan Tropical BOSIET atau induksi keselamatan lepas pantai dasar dan pelatihan darurat di kondisi iklim tropis bagi PT. Oil Spill Combat Team, Indonesia (OSCT). 

Pelatihan untuk PT. OSCT melingkupi materi dan perlengkapan training, mulai dari pengawasan tim kesehatan saat akan melakukan praktek di air.

“Menjadi model perusahaan yang unggul sebagai penggerak ekonomi dengan mengedepankan pelayanan untuk mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang damai dan sejahtera,” ujar Achmad Rivai dalam keterangannya, Rabu (4/9/2024).

Di Indonesia sendiri, berdasarkan analisis terbaru Departemen Teknik Kelautan Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin, yang dirilis akhir 2023 menyatakan keselamatan kerja para pekerja lepas pantai masih dalam tahap baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 telah cukup baik menaungi aspek keselamatan dan kesehatan para pekerja lepas pantai tersebut, sehingga peraturan turunan yang diterapkan perusahaan yang bersangkutan pun dijalankan sesuai perundangan.

“Yang penting terapkan prosedur kerja yang aman. Karena itu adalah kunci mencegah kecelakaan,” ungkap trainer PT. Davai Karya Pratama, Ahmad Firdaus, yang juga lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Miliki Motif Dendam dengan Korban, Tersinggung dan Merasa Direndahkan

Polisi mengungkap motif tiga orang pelaku lakukan penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

Perkuat Pengawasan Pangan di Timur Indonesia, BGN Gandeng Karantina Sulsel untuk Amankan Program MBG

BGN tidak hanya melakukan koordinasi dengan Balai Karantina, tetapi juga meninjau fasilitas laboratorium serta sistem pengawasan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan.
Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

Terungkap, Ini Alasan PBSI Kembali Pasangkan Daniel Marthin dengan Leo Rolly Carnando di Ganda Putra

PBSI ungkap alasan kembali duetkan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin di sektor ganda putra.
Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi Ungkap Pelaku di Bekasi Lakukan Tiga Kali Percobaan Siram Air Keras ke Korban

Polisi mengungkap fakta baru dibalik peristiwa penyiraman air keras oleh tiga orang pelaku, ke seorang warga berinisial TW (54), di Jalan Bumi Sani Permai RT 001 RW 014, Desa Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB.
Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Bukan Cuma Belanda! Kasus Paspor Kini Merembet ke Liga Belgia usai Royal Antwerp Coret Pemain, Joey Pelupessy Ikut Terdampak?

Kasus paspor pemain diaspora kini merambat ke Belgia. Gyrano Kerk dicoret Antwerp, sementara nasib Joey Pelupessy di Lommel SK mulai jadi sorotan.
Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Diiringi Suara Monitor Rumah Sakit, Andrie Yunus Tegaskan akan Terus Berjuang: Teror Itu dari Orang-Orang Pengecut!

Aktivis KontraS, Andrie Yunus memberikan pesan dari dalam kamar rumah sakit tempatnya dirawat usai peristiwa teror penyiraman air keras beberapa waktu lalu.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral