News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Seruan Aksi Unjuk Rasa Tolak Misa Paus Fransiskus, PBNU Nilai Ada Oknum Ingin yang Coreng Toleransi

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyebut ada oknum yang mendompleng nama NU untuk mencoreng nilai-nilai persaudaraan dan toleransi di Indonesia. Ternyata!
Kamis, 5 September 2024 - 15:43 WIB
Syaifullah Yusuf, Sekjen PBNU
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyebut ada oknum yang mendompleng nama NU untuk mencoreng nilai-nilai persaudaraan dan toleransi di Indonesia.

Tak hanya PBNU, Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) juga mengatakan hal serupa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seruan aksi BEM PTNU se-Nusantara ini adalah tindakan yang nyata-nyata bentuk intoleransi. Untuk itu PBNU meminta dibatalkan dan jangan membawa-bawa nama NU," ujar Sekretaris Jendral (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf di Jakarta, Kamis (5/9/2024).

Syaifullah menanggapi beredarnya pamflet berisi ajakan unjuk rasa yang mengatasnamakan BEM PTNU se-Nusantara.

Unjuk rasa tersebut perihal seruan aksi tolak Misa Paus Fransiskus di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Dalam unjuk rasa itu disebut-sebut Wahyu al Fajri sebagai koordinator aksi.

Menurutnya unjuk rasa yang anti toleransi semacam ini tentu bukan jati diri NU serta bertentangan dengan akhlak NU.

"Kita menghormati umat lintas agama, jadi jangan bikin gaduh apalagi dengan membawa-bawa nama NU," kata Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf.

Gus Ipul mengatakan PBNU telah menelusuri, terkait seruan unjuk rasa tersebut.

Menurut Gus Ipul kelompok yang mengatasnamakan BEM PTNU se-Nusantara di bawah komando Fajri merupakan organisasi liar tidak jelas pembentukannya dan tidak pernah berkoordinasi dengan Lembaga Perguruan Tinggi NU (LPTNU) yang menaungi seluruh PTNU se-Indonesia.

Ia mengatakan LPTNU juga tidak memiliki hubungan organisasi atau legal formal dengan organisasi tersebut. 

Karenanya, jika mereka tetap ngotot berunjuk rasa, PBNU minta polisi tidak segan membubarkan mereka.

"Apa yang menjadi agenda mereka dengan mengatasnamakan BEM PTNU bukanlah cerminan dari nilai yang dipegang oleh mahasiswa di PTNU yang jelas menjunjung tinggi toleransi," kata Gus Ipul.

Terpisah, Presidium Nasional BEM PTNU Achmad Baha’ur Rifqi mengatakan pihaknya tidak pernah menerbitkan pamflet bernada anti toleransi yang beredar di aplikasi pesan WhatsApp tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pamflet tersebut datang dari oknum yang tidak bertanggung jawab serta ingin memecah belah umat. 

"Itu (flyer) bukan dari kita, tapi dari kepengurusan tidak resmi, bahkan tidak diakui oleh PBNU sendiri," kata Rifqi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Sebut RW Kumuh Terbanyak Ada di Jakarta Barat, Tambora Salah Satunya

Pramono Sebut RW Kumuh Terbanyak Ada di Jakarta Barat, Tambora Salah Satunya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan jumlah Rukun Warga (RW) kumuh paling banyak berada di Jakarta Barat.
Persib Tak Pernah Intervensi I.League untuk Buat Persija Pindah Kandang, Profesional Main di Stadion Segiri

Persib Tak Pernah Intervensi I.League untuk Buat Persija Pindah Kandang, Profesional Main di Stadion Segiri

Persija terpaksa berpindah kandang dengan menjamu Persib di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026).
Jimmy Gani Perkenalkan Teori VECI, Kupas Tuntas Masalah Daya Saing BUM Desa

Jimmy Gani Perkenalkan Teori VECI, Kupas Tuntas Masalah Daya Saing BUM Desa

CEO Bakrie Center Foundation, Jimmy Gani, dalam sidang terbuka disertasinya di UI mengupas tuntas masalah daya saing BUM Desa yang kini masih belum optimal.
Pemprov Ungkap Jumlah RW Kumuh di Jakarta Menurun Tahun Ini

Pemprov Ungkap Jumlah RW Kumuh di Jakarta Menurun Tahun Ini

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan jumlah Rukun Warga (RW) kumuh mengalami penurunan pada tahun ini berdasarkan data BPS.
Dipastikan Kehilangan Ahn Hye-jin, GS Caltex Tetap Optimis Bisa Bersaing Perebutkan Gelar Juara V League 2026/2027

Dipastikan Kehilangan Ahn Hye-jin, GS Caltex Tetap Optimis Bisa Bersaing Perebutkan Gelar Juara V League 2026/2027

Setter andalan GS Caltex yang menjadi bagian penting dari skuad mereka saat menjuarai V League 2025/2026, Ahn Hye-jin dipastikan tidak akan bermain di musim ini
Kapolri Terima Adhi Bhakti Senapati dari BSSN, Ajak Semua Pihak Sinergi Hadapi Ancaman Siber

Kapolri Terima Adhi Bhakti Senapati dari BSSN, Ajak Semua Pihak Sinergi Hadapi Ancaman Siber

Kapolri menegaskan bahwa tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati menjadi dorongan untuk semakin memperkuat kerja sama antara Polri dan berbagai pihak, termasuk BSSN.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Resmi! Persija Jakarta Vs Persib Bandung Gagal Digelar di SUGBK, El Clasico Indonesia Berlangsung di Luar Pulau Jawa

Direktur I.League, Ferry Paulus, resmi mengumumkan perpindahan venue Persija Jakarta melawan Persib Bandung. Duel bertajuk El Clasico Indonesia itu gagal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Usai Megawati Hangestri Mundur, Media Asing Soroti Penerus di Timnas Voli Putri Indonesia: Dia Dikenal

Usai Megawati Hangestri Mundur, Media Asing Soroti Penerus di Timnas Voli Putri Indonesia: Dia Dikenal

Pengunduran diri Megawati Hangestri dari Timnas voli putri Indonesia menarik perhatian media asing yang kemudian menyoroti sosok muda Khanza Putri sebagai.
Selengkapnya

Viral