News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komitmen Alumni Al-Azhar Mesir Bersinergi Bangun Ketahanan Sosial Indonesia

Komitmen dari Pacet lahir dari Multaqa Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar Kairo (OIAA), dalam berperan hadapi kondisi politik dan kondisi sosial ekonomi.
Jumat, 13 September 2024 - 19:21 WIB
Alumni Al-Azhar Mesir Siap Bersinergi Bangun Ketahanan Sosial Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Komitmen dari Pacet bakal lahir dari Multaqa Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar Kairo (OIAA), dalam berperan menghadapi kondisi politik, geopolitik, serta kondisi sosial ekonomi, yang mengalami banyak perubahan di banyak negara, termasuk di Asia Tenggara. 

Hal itu disampaikan KH Asep Saifuddin Chalim, pendiri dan pengasuh PP Amanatul Ummah selaku tuan rumah utama acara ini, di Pacet, Mojokerto, Jumat (13/9/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai tuan rumah utama, KH Asep mengundang  banyak pembicara dari dalam dan luar negeri, dalam acara penting ini.

Presiden Terpilih H. Prabowo Subianto sebagai pembicara utama nasional Multaqa OIAA ini.

Sedangkan, pembicara internasionalnya  adalah dari Al Azhar Kairo Mesir yakni Rektor Universitas Al-Azhar Mesir Prof. Dr. Salama Dawood,  serta Ketua OIAA Pusat Prof. Dr. Abbas Shouman.

tvonenews

“Pertemuan akbar Multaqa Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) VIII pada 13 hingga 15 September 2024 ini, diselenggarakan dalam skala internasional. Kita harapkan komitmen dari Pacet Mojokerto ini, bukan sekedar gaungnya yang akan mendunia. Tetapi juga membawa pengaruh bagi kita dan umat sejagad. Karena acara ini diikuti oleh alumni Al Azhar dari Indonesia, Asia Tenggara, hingga Bangladesh, dengan narasumber tokoh nasional dan dari Al Azhar Mesir,” ujar KH Asep Saifuddin Chalim dalam keterangannya. 

KH Asep Saifuddin Chalim, yang juga Guru Besar bidang sosiologi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Jawa Timur menambahkan Azhari (sebutan untuk alumni Al-Azhar-red) harus bisa menjelma menjadi manusia berdaya saing dalam masyarakat baik di bidang keilmuan ataupun kemandirian dan politik kebangsaan seperti para ulama, agar semakin unggul dan kompetitif.

"Sekaligus menjadi tokoh pelopor kemajuan Asia Tenggara pada umumnya,” terangnya.

Dirinya berharap agar perhelatan akbar Multaqa OIAA ke VIII di Pacet ini menjadi tonggak bagi kebangkitan kiprah alumni Al Azhar Kairo dari Indonesia, dan Asia Tenggara pada umumnya, di tengah masyarakat dunia.

Perubahan berbagai kondisi di dunia, mempengaruhi kehidupan masyarakat, terutama menimbulkan kesenjangan ekonomi, kemiskinan, serta pengangguran, menjadi sederet penyebab “klasik” bagi merosotnya ketahanan sosial.

Padahal, rapuhnya ketahanan sosial (social resilience), jika tidak diwaspadai atau bahkan dibiarkan, dapat mempengaruhi ketahanan nasional (national resilience) secara keseluruhan. 

Selain itu, Muhammad Al-Barra, Ketua Organisasi Ikatan Alumni Al-Azhar (OIAA) Jawa Timur, sekaligus tuan rumah acara ini menyebutkan kegiatan multaqa OIAA kali ini hendaknya melecut  semangat baru para alumni Al-Azhar, untuk terus bersinergi dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Saya rasa setiap reuni memberikan petunjuk kebangkitan. Seperti halnya Multaqo OIAA VIII kali ini, tentunya dapat  membuat ikatan alumni Al-Azhar menjadi lebih kuat. Tapi kini saatnya kita bersinergi melalui jalur dan peran masing-masing. Saya percaya, sinergi sangat tertinggi, karena dapat menciptakan alternatif baru yang belum dilakukan. Dengan bersinergi, semangat kita menjadi lebih tebal, dan tindakan kita dalam membangun bangsa dan negara juga menjadi lebih kuat,” papar Gus Barra.

Selain PP Amanatul Ummah dan OIAA, bertindak sebagai tuan rumah Multaqa terbesar selama 15 tahun berdirinya OIAA ini, adalah Universitas KH Abdul Chalim (UAC) di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Di lokasi yang sama, Rektor Universitas KH Abdul Chalim, Mauhibur Rokhman, mengatakan acara multaqo kali ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaralumni Al-Azhar saja, tetapi juga sejumlah tokoh penting nasional.

“⁠Persiapan Multaqa sudah on the track, sesuai rencana awal. Rangkaian acara akan dimulai dari ramah tamah dengan pengasuh pesantren, penyambutan peserta multaqo oleh ribuan santri Amanatul Ummah, gala dinner dengan konsep outdoor, hingga presentasi call paper yang akan dikoordinir UAC,” kata dia.

Agar dapat tercipta diskusi untuk membahas sejumlah isu strategis nasional maupun regional dan global.

Maka, selain Presiden terpilih, pembicara lainnya antara lain  calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa,  Gubernur Lemhanas Letjen TNI Eko Margiyono, Rektor IAIN Kudus Abdurrahman Kasdi, Guru Besar UIN Sunan Ampel Imam Ghazali Said, mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, mantan Rektor Uin Syarif Hidayatullah Jakarta Amany Lubis, Sekretaris HAK KWI, Romo Agustinus Heri Wibowo, Dosen Uin Syarif Hidayatullah Jakarta Iffatul Umniati. 

“Alumni Al-Azhar Mesir menyebar di seluruh Indonesia dengan berbagai latar belakang dan profesi, mulai dari guru hingga pejabat. Ini menjadi momentum penting untuk bersinergi sesama alumni,” kata Gus Mauhib, sapaan akrabnya.

Ketua OIAA Pusat, TGB Muhammad Zainul Majdi menuturkan persiapan acara ini dilakukan dengan sangat baik, mulai dari persiapan tempat, menghadirkan sejumlah tokoh dan tamu undangan hingga rentetan acara yang digelar selama tiga hari.

“Pertama saya sangat mengapresiasi panitia penyelenggara Multaqo OIAA VIII yang telah bekerja keras dalam mewujudkan acara ini. Saya berharap agar acara ini menjadi ajang silaturahmi dan memperkuat ukhuwah sesama alumni Al-Azhar di Indonesia,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesuai agenda, acara ini akan berlangsung selama tiga hari penuh, dimulai pada Jumat 13 - Minggu 15 September 2024 di Kampus Universitas KH Abdul Chalim (UAC) dan di PP Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur.

Sebagai penutup acara, panitia menyiapkan musisi Hamed Uye yang akan membawakan lagu-lagu menarik.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Selengkapnya

Viral