News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Relawan DIY Donasi Peti Mati ke Rumah Sakit

Herlambang ingin segera berhenti dari membuat peti mati. Jika terus-terusan membuat, artinya ada banyak orang yang meninggal dunia akibat Covid-19.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 13 Juli 2021 - 10:09 WIB
Relawan Tunjukkan Peti Mati untuk RS di DIY
Sumber :
  • Andri Prasetiyo

Daerah Istimewa Yogyakarta - Mungkin tidak pernah tebersit di benak manusia akan ada gerakan untuk menyumbangkan peti mati. Namun, itu benar-benar terjadi di masa pandemi Covid-19. Sejumlah relawan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyumbangkan peti mati untuk Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito dan RS Akademik (RSA) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Saat ini, pihak RS memang membutuhkan peti mati untuk menguburkan jenazah dengan protokol Covid-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa hari belakangan, DIY mencatatkan angka kematian akibat Covid-19 cukup tinggi. Setiap hari, setidaknya ada 30—50 orang yang meninggal terkonfirmasi positif virus corona.

Donasi peti mati ini diinisiasi oleh relawan alumni aktivis Gelanggang Mahasiswa UGM yang bergerak sejak lima hari belakangan.

“Beberapa hari lalu, ide ini muncul setelah mendengar krisis peti jenazah di RS Sardjito,” ungkap Herlambang Yudho, salah satu relawan alumni Gelanggang Mahasiswa UGM.

Produksi ini dipimpin oleh Capung Indrawan, salah satu relawan, meski dia tak punya pengalaman membuat peti jenazah.

Hati Capung terketuk untuk berbuat sesuatu untuk Yogyakarta. Apalagi, pemberitaan tentang banyaknya orang yang meninggal karena Covid-19 cukup gencar di media massa. Otomatis, kebutuhan untuk peti jenazah pasti meningkat.

“Kami merasa prihatin, jenazah yang sudah disucikan atau dimandikan, harus menunggu sekian jam untuk bisa dimakamkan. Tenaga kesehatan yang mengurusi jenazah, tentu saja akan lebih terbebani, sementara risiko terinfeksi juga besar. Kami sekadar ingin memperingan beban-beban ini,” ungkapnya.

Dengan tekad kuat, Herlambang, Capung, dan kawan-kawan berupaya untuk membuat contoh satu peti mati terlebih dahulu.

Mereka awam dalam pembuatan peti mati, sehingga dua tukang ahli pun diikutkan dalam proses produksi.

“Sore ini, kami sudah buat 15 peti. Mungkin besok bisa lebih, tergantung dana dan ketersediaan bahan,” jelas Herlambang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan kerelawanan ini menunjukkan masih banyak orang peduli di Yogyakarta.

Meski begitu, Herlambang dan relawan tetap ingin segera berhenti dari membuat peti mati. Bukan berarti tidak ingin membantu RS. Hanya, jika terus-terusan membuat, artinya ada banyak orang yang pergi meninggalkan dunia di masa pandemi Covid-19.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.

Trending

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Selengkapnya

Viral