News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembubaran Hajatan Di Kudus Diwarnai Adu Mulut

Kericuhan terjadi saat petugas memberikan edukasi kepada tuan rumah hajat untuk menghentikan acara karena menimbulkan kerumunan, tetapi tidak durespon dengan baik.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 13 Juli 2021 - 15:27 WIB
Petugas lakukan edukasi kepada warga untuk membubarkan hajatan
Sumber :
  • tvone

Kudus, Jawa  Tengah - Aksi adu mulut salah satu warga dengan petugas Satgas Covid-19 Kecamatan Jekulo, Kudus, tak bisa dihindarkan saat petugas berusaha membubarkan hajatan warga  di kecamatan Jekulo, Kudus, Jawa Tengah.

Kericuhan terjadi saat petugas gabungan yang tengah memberikan edukasi kepada tuan rumah hajatan untuk menghentikan acara tersebut karena menimbulkan kerumunan warga. Namun, edukasi petugas tidak direspon dengan baik oleh pemilik acara. Satgas pun langsung  menahan identitas pelaku untuk proses lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembubaran acara hajatan dilakukan petugas lantaran dinilai sudah melanggar PPKM Darurat  dengan mengadakan hajatan yang didatangi lebih dari 10 orang.

“Kami terpaksa membubarkan acara hajatan tersebut lantaran dinilai melanggar intuksi Bupati Kudus yakni melebihi 10 orang dalam acara hajatannya. Selain itu penahanan ktp dilakukan lantaran orang yang bersangkutan melontarkan kalimat yang kurang elok terhadap peugas.” Jelas Camat Jekulo, Wisnubroto.

Selama PPKM Darurat dan meningkatnya angka penularan Covid-19 di Kudus, Satgas gabungan yang terdiri dari unsur Muspika Kecamatan Jekulo bersama dengan bko TNI, Polri dan Bromob terus meningkatkan pengawasan kepada masyarakat.

Selama melakukan pengawasan PPKM Darurat, ada empat titik yang dibubarkan oleh satgas gabungan  kecamatan jekulo, yakni di Desa Klaling, Honggosoco serta dua titik lainya di Desa Bulung Kulon.

Pengawasan secara ketat pelaksanaan PPKM Darurat di Kecamatan Jekulo yang sudah berjalan dengan baik ini. Terbukti, kasus Covid-19 menurun drastis dan selama seminggu sudah tidak ada lagi pemakaman Covid-19 dan kasus kematian yang disebabkan Virus Corona. (Gal/mii)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSN di Kabupaten Merauke Ditarget Rampung Pada Pertengahan Tahun Ini

PSN di Kabupaten Merauke Ditarget Rampung Pada Pertengahan Tahun Ini

Proyek Strategis Nasional (PSN) Wanam di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan ditarget rampung pada April 2026.
Stres karena Pengeluaran Banyak, Syekh Ali Jaber Sarankan Amalan Sunnah ini

Stres karena Pengeluaran Banyak, Syekh Ali Jaber Sarankan Amalan Sunnah ini

Mendiang Syekh Ali Jaber pernah menyarankan satu amalan sunnah, yang bisa membantu mengalirkan rezeki dari segala arah.
Mengejutkan! AS Monaco Coret Paul Pogba Jelang Duel Panas Lawan PSG di Liga Champions

Mengejutkan! AS Monaco Coret Paul Pogba Jelang Duel Panas Lawan PSG di Liga Champions

AS Monaco membuat keputusan mengejutkan jelang laga besar playoff Liga Champions menghadapi Paris Saint-Germain (PSG).
Kabupaten Tumanggus Bakal Optimalkan Potensi Sumber Daya Guna Jalankan Instruksi Presiden

Kabupaten Tumanggus Bakal Optimalkan Potensi Sumber Daya Guna Jalankan Instruksi Presiden

Presiden RI, Prabowo Subianto menginstruksikan kemandirian ekonomi dan kebersihan lingkungan bagi setiap daerah dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026.
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.

Trending

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan paling utama sebelum adzan subuh, pesan Syekh Ali Jaber tentang istighfar di waktu sahur.
Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena terpukul dan sedih adanya tragedi anak SD bunuh diri di Ngada, NTT. Ia menyebut ada faktor kegagalan Pemda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT