GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Tanah Bergerak Terjang Sragen, Ancam Puluhan Rumah Warga

Puluhan rumah di tiga Dukuh di Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah terancam amblas akibat pergerakan tanah.
Rabu, 4 Februari 2026 - 19:22 WIB
Jalan di Dukuh Bendorejo, Desa Sambi , Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen mengalami penurun akibat pergerakan tanah
Sumber :
  • Tim tvOne - Mahfira Putri

Sragen, tvOnenews.com - Puluhan rumah di tiga Dukuh di Desa Sambi, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah terancam amblas akibat pergerakan tanah. Dua rumah rusak berat, delapan rusak ringan serta kerusakan pada infrastruktur jalan dan drainase.

‎Kondisi ini membuat warga khawatir akan adanya pergerakan tanah susulan, mengingat ini bukan kali pertama terjadi di tiga dukuh tersebut. Pergerakan tanah ini terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada akhir januari 2026 malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Kepala Desa Sambi, Kresna Widya Permana mengatakan pergerakan awal ini sudah terjadi pada September 2025 lalu.

Pemerintah desa kemudian  berkoordinasi dengan BPBD untuk melakukan penanganan awal. Lantas kerusakan semakin parah pada Januari 2026.

‎"Laporan awal warga itu sudah September tahun lalu, kemudian pada Januari kerusakan bertambah parah sehingga kami melaporkan kembali ke BPBD dan diteruskan ke Badan Geologi hingga turun untuk mengecek" kata dia, Rabu (4/2/2026).

Untuk mengetahui penyebabnya, Tim Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan peninjauan ke tiga lokasi tersebut. Mereka meninjau area perbukitan, rumah warga, kebun warga, jalan hingga jembatan.

‎Penyidik Bumi Ahli Madya Pusat Vulkanologi dan mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Yudi Wahyudi mengatakan pergerakan tanah yang terjadi di tiga dukuh ini memiliki karakter serupa, yakni tipe rayapan atau pergerakan lambat.

‎Ia mengatakan pergerakan ini ditandai oleh adanya retakan kemudian amblasan membentuk pola terasering, membentuk tapal kuda menuju ke arah tertentu.

‎"Tipe gerakan tanah ini memang boleh dikatakan tidak terlalu membahayakan bagi jiwa, karena sifatnya lambat dan bertahap. Tapi, memberikan dampak kerusakan yang signifikan terhadap infrastruktur. Baik jalan, rumah, maupun jembatan," kata dia.

‎Menurutnya, kondisi ini dipicu oleh kontur wilayah yang berupa lereng dengan kemiringan tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, lapisan tanah lempung yang mudah jenuh air, membuat tanah lebih rentan bergerak saat hujan berlangsung lama. Beban bangunan permanen, kata dia juga turut mempercepat terjadinya pergeseran tanah.

‎Yudi tidak menapik pergerakan tanah akan terjadi lagi jika hujan masih terus mengguyur. Ia mengatakan dengan gerakan tanah tipe lambat atau rayapan ini, hal yang bisa dilakukan segera dan urgent adalah terutama penataan pola air.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seorang Nenek Kejar Dedi Mulyadi di Jalur Sumedang, Ucapannya Bikin Kaget KDM

Seorang Nenek Kejar Dedi Mulyadi di Jalur Sumedang, Ucapannya Bikin Kaget KDM

​​​​​​​Nenek 80 tahun kejar Dedi Mulyadi di jalan Sumedang, ucapannya bikin kaget sekaligus haru. Momen ini viral saat warga berebut salaman dan foto bersama.
Mudik Lebaran 2026 ke Bandung? Ini Tips Cerdas Cari Penginapan Dekat Stasiun, Bisa Jalan Kaki!

Mudik Lebaran 2026 ke Bandung? Ini Tips Cerdas Cari Penginapan Dekat Stasiun, Bisa Jalan Kaki!

Agar tidak salah pilih, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memesan penginapan di sekitar stasiun saat mudik lebaran 2026. Perhatikan akses keamanan dan kenyamanan
Direktur Eredivisie Turun Gunung, Ungkap Masalah Terbesar Dean James dan Nathan-Tjoe-A-On di Klub-klub Liga Belanda, Ada Apa?

Direktur Eredivisie Turun Gunung, Ungkap Masalah Terbesar Dean James dan Nathan-Tjoe-A-On di Klub-klub Liga Belanda, Ada Apa?

Direktur Eredivisie, Jan de Jong, menyebut situasi ini cukup kompleks. Kasus ini bermula dari keberatan klub-klub Belanda terhadap status kewarganegaraan Dean James dan Nathan Tjoe-A-On. 
Cannavaro Beri Peringatan Keras! Italia Terancam Kehilangan Identitas Sepak Bola Jelang Play-off Piala Dunia 2026

Cannavaro Beri Peringatan Keras! Italia Terancam Kehilangan Identitas Sepak Bola Jelang Play-off Piala Dunia 2026

Legenda hidup Timnas Italia, Fabio Cannavaro, melontarkan peringatan serius terkait kondisi sepak bola negaranya saat ini.
Tak Ditutupi, Patrick Kluivert Akhirnya Jujur soal Alasan Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Tak Ditutupi, Patrick Kluivert Akhirnya Jujur soal Alasan Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Perjalanan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia akhirnya mendapat sorotan setelah sang pelatih buka suara soal pengalamannya di 2025 kepada media Belanda.
Ramalan Shio Cinta 26 Maret 2026: Kuda Ayo Buka Hati, Kerbau Potensi Konflik

Ramalan Shio Cinta 26 Maret 2026: Kuda Ayo Buka Hati, Kerbau Potensi Konflik

​​​​​​​Ramalan shio cinta 26 Maret 2026, peruntungan asmara 12 shio, Kuda paling beruntung soal cinta, sementara Kerbau berpotensi menghadapi konflik hingga putus.

Trending

Ipswich Town Beri Sorotan Penuh untuk Elkan Baggott yang Kembali Dipanggil Timnas Indonesia

Ipswich Town Beri Sorotan Penuh untuk Elkan Baggott yang Kembali Dipanggil Timnas Indonesia

Bek jangkung Elkan Baggott dipastikan kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah sempat absen, dan akan tampil di ajang FIFA Series. Ipswich Town akui kaget.
KNVB Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

KNVB Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah mengumumkan melalui juru bicaranya tentang tuntutan NAC Breda. Mereka menuntut mengulang laga kontra Go Ahead Eagles setelah status Dean James dipermasalahkan.
Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis terheran-heran dengan Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia itu dinilai minim ofensif tapi tampil fokus dan disiplin saat laga Lille vs Marseille.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Sorotan tajam datang dari media Vietnam terhadap langkah PSSI dalam membenahi struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Mereka heran PSSI tambah kekuatan baru.
Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Pengamat sepakbola Bung Binder memberikan apresiasi kepada John Herdman atas keputusan mencoret beberapa pemain diaspora yang dianggap tidak tampil maksimal.
Vanja Bukilic Ikut Tryout Draft Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027, Sahabat Megawati Hangestri Siap Reuni Bareng Red Sparks

Vanja Bukilic Ikut Tryout Draft Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027, Sahabat Megawati Hangestri Siap Reuni Bareng Red Sparks

KOVO mengumumkan tanggal tryout dan draft pemain asing untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana sahabat Megawati Hangestri di Red Sparks yakni Vanja Bukilic dikabarkan akan menjadi salah satu peserta.
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Bak jatuh dan kemudian tertimpa tangga, Tim Geypens dicoret dari skuad FC Emmen dalam duel kontra Cambuur, Rabu (25/3/2026) dini hari WIB. Sang pemain Timnas Indonesia sebelumnya sempat masuk skuad John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT