News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akibat Cemburu Karena Ketakutan Sang Suami Tak Perhatian, Ibu Kandung Gelap Mata Gorok Leher Bayinya yang Masih Berusia 18 Hari

Seorang ibu tega membunuh anak kandungnya yang baru berusia 18 bulan di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, yang berlangsung pada Senin (23/9/2024).
Kamis, 26 September 2024 - 14:19 WIB
Menguak Tabir Pembunuhan Pasutri Bersimbah Darah di Tangerang, Waktu Hasil Labfor Dibocorkan Polisi
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang ibu tega membunuh anak kandungnya yang baru berusia 18 bulan di Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara pada Senin (23/9/2024).

Pelaku YW (33) menghabisi nyawa anak kandunganya dengan cara menggorok leher korban di ruang tamu rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim Polres Labuhanbatu AKP Teuku Rivanda Ikhsan mengungkapkan kronologi kejadiannya saat pelaku sempat memandikan korban sebelum melakukan pembunuhan sadis tersebut. 

"Setelah memandikan pelaku membawa korban di ruang tamu tepatnya diatas matras bayi, dan setelah itu pelaku langsung ke dapur mengambil satu buah parang dan langsung momotong daripada leher anak korban," ujar AKP Rivanda pada siaran Apa Kabar Indonesia, dikutip pada Rabu (25/9/2024).

Tak hanya itu, pelaku yang merasa kurang puas dengan aksinya kembali ke dapur untuk mengambil senjata tajam lainnya.

tvonenews

"Pelaku kembali ke dapur untuk mengambil satu buah kampak dan kembali melakukan penganiayaan," jelasnya.

Diduga motif pembunuhan tersebut lantaran pelaku merasa cemburu dengan kehadiran anak laki-laki yang sangat diinginkan suaminya. 

"Pelaku ini keberatan dengan adanya kehadiran bayi laki-laki dalam rumah tangga mereka, kemudian pelaku khawatir nantinya sang suami tidak lagi memberikan perhatian kepada sang istri dikarenakan selama ini sang suami sangat menantikan kehadiran putra laki-laki," terang AKP Rivanda.

Adapun tindakan mencurigakan setelah melahirkan, pelaku terlihat seringkali terdiam murung bahkan sempat menyerahkan anak laki-laki tersebut kepada orang tuanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pascapelaku melahirkan anak ketiganya, pelaku sering murung ya sering diam, bahkan seminggu sebelum kejadian pelaku sempat mengantarkan anak laki-lakinya kepada orang tua dengan alasan bahwa yang bersangkutan tidak ingin memiliki anak laki-laki," imbuhnya.

Adapun, pelaku YW dikenakan Pasal 80 Ayat 3 dan 4 Undang-undang Perlindungan Anak, serta Pasal 44 Ayat 3 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang mengakibatkan meninggal dunia dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.(syi/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Selengkapnya

Viral