GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menekuni Bisnis Online, Vivi Amnan Harap Produk Lokal Indonesia Terkenal di Pasar Internasional

Novita Ratnasari yang dikenal sebagai selebgram Vivi Amnan, raih penghargaan di bidang kewirausahaan & ekonomi syariah sejak kuliah di Universitas Airlangga.
Kamis, 3 Oktober 2024 - 13:40 WIB
Novita Ratnasari, wanita kelahiran Kediri, yang dikenal sebagai selebgram Vivi Amnan.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Novita Ratnasari, wanita kelahiran Kediri, yang dikenal sebagai selebgram Vivi Amnan, meraih penghargaan di bidang kewirausahaan & ekonomi syariah sejak kuliah di Universitas Airlangga.

Vivi kini menjadi pebisnis fesyen yang menginspirasi karena usaha fesyen yang berkarakter miliknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seakan tidak terbawa arus fashion FOMO, Vivi Amnan lebih memilih gaya fesyen bertema classic yang menjadi ciri khas rancangan busananya. Istimewanya, tema classic yang diusung Laceyberry adalah karakter aplikasi lace atau renda.

Mulai dari baju, tas, hijab, mukena, hingga masker dengan ciri khas aksen renda.

Ternyata ciri khas yang tak biasa ini juga sangat digemari oleh penganut aliran fashion gaya victorian.

tvonenews

Harga produk Laceyberry pun bila dibandingkan dengan produk lokal lainnya, tidak bisa dibilang murah (dari harga masker ratusan ribu hingga baju & tas seharga jutaan rupiah), karena diproduksi secara eksklusif dan terbatas.

Kendati demikian, Laceyberry sangat diminati oleh para penggemar dan kolektor fashion classic, karena karakter fashion ini tidak mudah ditemukan dan bisa terbilang langka.

Dengan sistem penjualan pre order, Vivi Amnan mendesain sendiri produknya lalu mengeksekusi desainnya dengan menggandeng mitra penjahit lokal dan bordir rekanannya.

Dia juga memiliki sifat perfeksionis, sehingga Laceyberry menghasilkan detail yang rapi, kaya, dan berkarakter, yang menjadikan produk laceyberry menjadi eksklusif, tidak seperti produk pabrikan yang pasaran.

Namun di balik semua itu, merintis Laceyberry tidak semudah yang dibayangkan.

“Dulu saat mengawali bisnis fashion classic ini sejak 2017, banyak orang yang mencibir. Kata teman saya, ngapain susah-susah bikin baju mahal, ga bakal laku, mending beli baju-baju impor murah, ga penting kualitasnya. Yg penting murah apa aja laku," ujar dia dalam keterangannya, Kamis (3/10/2024).

Namun, ibu satu anak ini tidak bergeming karena tetap fokus menekuni Laceyberry di tengah-tengah kesibukannya mengurus putranya yang masih bayi saat itu, menabung sedikit demi sedikit agar bisa membeli beberapa roll kain secara online untuk dikirimkan ke penjahitnya.

Bersamaan dengan itu, pengguna media sosial yang mengetahui produknya melalui Instagram antusias memesannya dan banyak yang memuji hasil karyanya, sehingga menjadi semangat bagi Vivi Amnan untuk membangun bisnis kecilnya.

Sejak saat itu, Vivi Amnan mulai memberanikan diri untuk memperkenalkan produk fashion classic-nya melalui endorsement artis dan selebgram.

Kini, Laceyberry berhasil meluncurkan produk-produk fashion berkarakter classic dengan aksen renda yang sukses mencuri perhatian pengguna media sosial, di antaranya adalah Lacey Sling Bag (tas selempang yang dibuat dengan material kulit berlapis renda prada) yang sempat viral melalui unggahan akun Instagram @vivi_amnan dan @laceyberry.id baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Model-model bule yang memperagakan produk-produk Laceyberry tampil sangat memukau dan elegan, menjadikan Laceyberry semakin melekat di hati para penggemar dan kolektornya.

“Harapan dan doa saya, semoga ke depannya, Laceyberry sebagai produk lokal Indonesia bisa dikenal sampai ke luar negeri karena saya yakin produk yang berkarakter akan lebih diminati di pasar internasional. Semoga ada yang mendengar harapan saya, entah pejabat setempat atau dinas UMKM. Saat ini saya sedang berusaha mengkomunikasikannya," tuturnya.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahasiswa ITB Dikabarkan Hilang di Gunung Puntang, Pihak Kampus Koordinasi dengan Basarnas hingga Kepolisian

Mahasiswa ITB Dikabarkan Hilang di Gunung Puntang, Pihak Kampus Koordinasi dengan Basarnas hingga Kepolisian

Mahasiswa ITB Program Magister Teknik Lingkungan Angkatan 2024 Arief Wibisono dikabarkan hilang di Gunung Puntang.
Bung Binder Puji Strategi Efektif Persib Bandung Usai Kalahkan Persija: Tak Perlu Indah, yang Penting Tiga Poin

Bung Binder Puji Strategi Efektif Persib Bandung Usai Kalahkan Persija: Tak Perlu Indah, yang Penting Tiga Poin

Pengamat sepak bola Bung Binder memuji strategi efektif Persib Bandung asuhan Bojak Hodak saat menaklukkan Persija Jakarta di laga El Clasico, menilai permainan
ITB Ungkap Kronologi Hilangnya Arief Wibisono di Gunung Puntang, Ternyata Mahasiswa S2 Itu Terpisah Saat Turun

ITB Ungkap Kronologi Hilangnya Arief Wibisono di Gunung Puntang, Ternyata Mahasiswa S2 Itu Terpisah Saat Turun

Institut Teknologi Bandung (ITB) buka suara soal hilangnya salah satu mahasiswa Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.
Satu Keluarga Tenggelam di Embung Sigit Sragen, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Satu Keluarga Tenggelam di Embung Sigit Sragen, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Suana syahdu sore di Embung Sigit, Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah berubah menjadi mencekam, Minggu 10 Mei 2026.
Update Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Ketiban Untung, AC Milan Terancam Batal Tampil di Liga Champions

Update Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Ketiban Untung, AC Milan Terancam Batal Tampil di Liga Champions

Emil Audero menerima keuntungan di klasemen sementara Liga Italia 2025-2026. Di sisi lain, AC Milan berada dalam posisi terancam untuk tampil di Liga Champions musim depan.
Rupiah Hari Ini 11 Mei 2026 Bergerak Melemah, Nyaris Rp17.400 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 11 Mei 2026 Bergerak Melemah, Nyaris Rp17.400 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pagi hari ini 11 Mei 2026 bergerak melemah 4 poin atau 0,02 persen.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Selengkapnya

Viral