GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bareskrim Polri Kembali Didesak Segera Selidiki Dugaan Peredaran Produk Kosmetik Bercampur Zat Berbahaya Etiket Biru

Dugaan peredaran zat kimia berahaya jenis etiket biru yang terdapat pada bahan campuran produk kosmetik atau skincare berbuntut panjang.
Kamis, 3 Oktober 2024 - 21:26 WIB
Ormas Perisai Konsultasi ke Bareskrim Polri Terkait Dugaan Peredaran Etiket Biru pada Produk Kosmetik
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Jakarta, tvOnenews.com - Dugaan peredaran zat kimia berahaya jenis etiket biru yang terdapat pada bahan campuran produk kosmetik atau skincare berbuntut panjang.

Pasalnya, massa yang mengatasnamakan ormas Pertahanan Ideologi Serekat Islam (Perisai) kembali menggeruduk Mabes Polri pada Kamis (3/10/2024) yang sebelumnya menggelar aksi demo pada Selasa (2/10/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Perisai, Harjono mengatakan kedatangan pihaknya untuk kesekian kalinya ke Mabes Polri guna menanyakan tindak lanjut aduan masyarakat terkait peredaran bahan kimia berbahaya etiket biru.

"Kami mengadu ke Bareskrim untuk kemudian beberapa produk kosmetik yang kemudian diduga di dalamnya mengandung bahan berbahaya. Salah satu produk tersebut itu diproduksi oleh PT S milik H," kata Harjono kepada awak media di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (3/10/2024).

Harjono menuturkan kedatangannya itu bersifat konsultasi ke Bareskrim Polri dalam upaya penelusuran dugaan peredaran zat kimia berbahaya jenis etiket biru.

Pasalnya, ia mengaku telah mendapat sejumlah pengakuan pengguna produk kosmetik tersebut yang telah menjadi korban.

"Kami melakukan konsultasi kepada pihak Bareskrim. Beberapa di media sosial ada yang mengaku (menjadi korban)," katanya.

Pihaknya pun mendesak Bareskim Polri untuk dapat melakukan penelusuran terkait dugaan peredaran zat kimia berahaya etiket biru pada produk kosmetik tersebut.

"Selama ini kami belum melihat klarifikasi sehingga ini masih menimbulkan kegaduhan di masyarakat," ungkapnya.

Mabes Polri Digeruduk, Massa Tuntut Penyelidikan Peredaran Kimia Berbahaya Etiket Biru pada Produk Kosmetik

Sekelompok massa yang mengatasnamakan organisasi masyarakat (ormas) Pertahanan Ideologi Sarekat Islam menggeruduk Mabes Polri pada Selasa (1/10/2024).

Massa menuntut aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti peredaran etiket biru yakni zat kimia berbahaya yang marak dijadikan pencampur bahan kosmetik.

"Datang ke Mabes Polri pertama kami meminta kita berantas mafia skincare, mafia kosmetik," kata Koordinator Aksi, Mansyur kepada awak media, Jakarta, Selasa (1/10/2024).

Aksi unjuk rasa di Mabes Polri tuntut penyelidikan zat kimia berbahaya etiket biru
Aksi unjuk rasa di Mabes Polri tuntut penyelidikan zat kimia berbahaya etiket biru
Sumber :
  • Istimewa

 

Mansyur menuturkan desakan itu dilakukan sebagai upaya penghentian zat kimia berbahaya itu.

Pasalnya, kata Mansyur, penggunaan etiket biru hanya diperuntukkan bagi mereka yang mendapat rekomendasi dokter.

"Kita meminta selidiki dan kemudian segera melakukan penyidikan terhadap perusahaan yang kemudian diduga menjual etiket biru yang seharusnya itu memang tidak digunakan," kata Mansyur.

"Atau kemudian diedar luaskan di pabrik karena memang itu konsumsinya perorangan harus ada resep dokter dan harus ada konsultasi dokter dan kemudian memang harus dari apotek resmi," sambungnya.

Mansyur menuturkan selain menuntut hal tersebut, pihaknya mengaku tengah menyiapkan sejumlah bukti terkait peredaran etiket biru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nantinya bukti tersebut bakal disertakan pihaknya bersamaan dengan laporan polisi ke Mabes Polri.

"Kami dalam proses membuat berkas dengan beberapa bukti-bukti yang kemudian akan kami lampirkan itu sedang on proses. Rencananya kami membuat sebuah laporan dengan lampiran bukti-bukti," ungkapnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tata cara penggunaan obat yang tepat selama menjalankan ibadah puasa.
Lando Norris Lontarkan Sindirin Tajam untuk Max Verstappen yang Sebut Mobil F1 2026 Seperti Formula E: Pensiun Saja!

Lando Norris Lontarkan Sindirin Tajam untuk Max Verstappen yang Sebut Mobil F1 2026 Seperti Formula E: Pensiun Saja!

Komentar pedas Max Verstappen tentang mobil F1 2026 langsung mendapat respons dari juara bertahan Formula 1, Lando Norris, yang memilih untuk tak tinggal diam.
Sekjen PBB Kecam Langkah Israel Daftarkan Tanah Tepi Barat sebagai “Tanah Negara”, Dinilai Langgar Hukum Internasional

Sekjen PBB Kecam Langkah Israel Daftarkan Tanah Tepi Barat sebagai “Tanah Negara”, Dinilai Langgar Hukum Internasional

Sekjen PBB kecam keputusan Israel daftarkan tanah Tepi Barat sebagai tanah negara karena dinilai melanggar hukum internasional dan mengancam solusi dua negara.
Wisatawan di Parangtritis Diimbau Tidak Main Air ke Tengah Pantai

Wisatawan di Parangtritis Diimbau Tidak Main Air ke Tengah Pantai

Wisatawan atau pengunjung pantai selatan diimbau agar tidak bermain air terlalu ke tengah supaya terhindar dari bahaya kecelakaan laut.
Respons Mengejutkan Dustin Poirier Soal Tantangan Nate Diaz untuk Duel UFC

Respons Mengejutkan Dustin Poirier Soal Tantangan Nate Diaz untuk Duel UFC

Dustin Poirier menanggapi tantangan Nate Diaz dengan tegas, membuka kemungkinan kembalinya sang mantan juara interim UFC ke dalam octagon meski sempat pensiun.
Senangnya John Herdman, Bek Timnas Indonesia Ini Kian Konsisten di Belanda

Senangnya John Herdman, Bek Timnas Indonesia Ini Kian Konsisten di Belanda

Bek kiri Nathan Tjoe-A-On tampil konsisten bersama Willem II di Eerste Divisie, kabar positif bagi John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT