News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PKS Bertemu Prabowo, Koalisi Makin Dekat, Apakah Pantun Jadi Simbol Komitmen?

Para petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertandang ke kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2024). 
Sabtu, 12 Oktober 2024 - 14:07 WIB
PKS Bertemu Prabowo, Koalisi Makin Dekat, Apakah Pantun Jadi Simbol Komitmen?
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Para petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertandang ke kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2024). 

Pertemuan ini semakin memperjelas arah koalisi antara PKS dan Gerindra, menandakan mereka bersiap bergandengan tangan di pemerintahan mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo, yang kini menyandang status sebagai Presiden Terpilih, menyambut hangat rombongan PKS yang dipimpin oleh Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri. 

Hadir pula Sekjen PKS Aboe Bakar Al Habsy, Plt Presiden PKS Ahmad Heryawan, serta Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini. 

tvonenews

Mereka tiba di kediaman Prabowo sekitar pukul 16.45 WIB. 

"Kawan lama bertemu lagi," sapa Prabowo sambil tersenyum.

- Saling Berbalas Pantun, Sinyal Koalisi Kian Menguat

Setelah pertemuan, suasana semakin cair ketika PKS dan Prabowo saling berbalas pantun, seolah memberi tanda bahwa kerjasama ini bukan sekadar formalitas. 

Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf, membuka pantun dengan makna mendalam tentang pentingnya koalisi demi masa depan bangsa.

"Kalau tak ada kapal pinisi
Manalah sanggup kita arungi dunia
Kalau lah kami tidak berkoalisi
Manalah sanggup majukan bangsa,"
ucapnya, diiringi anggukan Prabowo.

Salim menegaskan komitmen PKS untuk bersama Gerindra dalam pemerintahan Prabowo, memastikan bahwa PKS tidak akan menjadi oposisi. 

“Kita akan berkoalisi, insya Allah. Kita bersama untuk memajukan Indonesia,” tambahnya.

Prabowo merespons dengan balasan pantun yang bernuansa nostalgia:

"Satu dua cempaka biru
Tiga empat dalam jambangan
Kalau mendapat kawan baru
Kawan lama dilupa jangan."

Namun, di balik kata-kata yang terdengar akrab, tetap ada jejak ketidakpastian dari perbedaan masa lalu. 

Prabowo mengingatkan bahwa meskipun sempat berada di kubu politik yang berbeda, hubungan baik antara Gerindra dan PKS tetap terjaga. 

“Kemarin mereka ada pilihan berbeda, kita tidak masalah. Begitulah politik yang harus kita jaga, saling menghormati,” ucapnya, meski ada nada ketidakpastian yang tersirat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan ini, menurut Prabowo, adalah bukti tekad kedua partai untuk bersama-sama mengutamakan kepentingan bangsa. 

“Ini pesan kepada seluruh rakyat, kita berkomitmen bekerja sama dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” katanya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan salah satu pemain asingnya Odivan Koerich.
Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah bekerja keras tapi rezeki terasa seret? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang kemungkinan penyebabnya.
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.
Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Dari striker legendaris hingga pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto kembali ke Garuda Muda. Simak profil lengkapnya.
Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT