News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Menohok Pengamat soal Penunjukan Muhammad Herindra Jadi Kepala BIN, Pakar Intelijen Bilang Ini

Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi mengajukan Letjen TNI (Purn.) Muhammad Herindra ke DPR untuk menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN)
Jumat, 18 Oktober 2024 - 15:45 WIB
Pengamat Berkomentar Menohok soal Penunjukan Muhammad Herindra Jadi Kepala BIN, Pakar Intelijen Bilang Ini
Sumber :
  • tim tvOne - julio

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi mengajukan Letjen TNI (Purn.) Muhammad Herindra ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan Budi Gunawan. 

Pengesahan ini dilakukan dalam rapat paripurna di Senayan, Jakarta, pada Kamis, (17/10/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut analis politik dan intelijen, Boni Hargens, penunjukan Herindra adalah langkah cerdas yang selaras dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto. 

"Herindra punya pengalaman militer yang solid, tepat untuk memimpin BIN, yang merupakan kunci koordinasi komunitas intelijen di Indonesia," ujar Boni pada Rabu, (16/10/2024).

tvonenews

Herindra, yang dikenal dekat dengan Prabowo, dinilai memiliki loyalitas tinggi terhadap presiden terpilih. 

Boni menambahkan bahwa kepemimpinan Herindra di BIN akan melanjutkan peningkatan yang telah dicapai Budi Gunawan selama 8 tahun terakhir.

Dalam menghadapi ancaman global dan konflik yang makin dinamis, kata Boni, BIN menjadi garda terdepan menjaga keamanan nasional melalui koordinasi dengan berbagai lembaga strategis lainnya. 

"Intelijen adalah mata dan telinga negara, deteksi dan pencegahan dini adalah kunci," tegasnya.

- Herindra Dinilai Tepat untuk Pimpin BIN, Kata Pakar Intelijen

Ngasiman Djoyonegoro, seorang pakar intelijen pertahanan, menyebut penunjukan Herindra sebagai Kepala BIN adalah keputusan yang tepat. 

"Dengan latar belakang di Kopassus dan Kementerian Pertahanan, Herindra punya kapasitas untuk mengembangkan BIN ke depan," jelasnya.

Menurut Ngasiman, seorang Kepala BIN harus mampu membaca situasi global, regional, dan nasional, serta mengidentifikasi ancaman yang muncul. 

Pengalaman panjang Herindra di militer, terutama di pasukan elite Kopassus, menjadi modal kuat untuk peran ini.

Kedekatan Herindra dengan Prabowo, lanjutnya, akan memudahkan komunikasi dan koordinasi dalam mengelola intelijen negara. 

"Hal ini akan mempercepat proses penyampaian informasi intelijen kepada presiden," ungkap Ngasiman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tantangan internal dan eksternal yang dihadapi BIN saat ini, mulai dari peningkatan kinerja hingga ancaman siber, membutuhkan sinergi yang kuat antara Herindra dan Prabowo. 

Ngasiman meyakini, di bawah kepemimpinan Herindra, BIN akan siap menghadapi berbagai tantangan yang ada di masa depan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Selengkapnya

Viral